Angka Penularan Covid-19 di Agam Capai 7.375 Orang, 623 Jalani Perawan

  • Whatsapp
Ilustrasi virus covid-19 (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, AGAM — Jumlah angka penularan Covid-19 di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) telah mencapai 7.375 orang, Rabu, (25/8/2021). Sebanyak 623 orang diantaranya masih menjalani perawatan atau merupakan kasus aktif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr. Hendri Rusdian mengatakan, angka kasus aktif tergantung kepada jumlah kasus terkonfirmasi, kasus kesembuhan dan kasus meninggal dunia.

Read More

“Saat ini sebanyak kasus Covid-19 bertambah sebanyak 33 orang, sembuh sebanyak 19 orang dan meninggal akibat Covid-19 1 orang,” ujarnya, Kamis, (26/8/2021).

Dikatakannya, dari 33 penambahan kasus baru Covid-19 itu rincinya, 9 orang di antaranya merupakan warga Tilatang Kamang. Lalu 6 warga Tanjung Raya.

Lubuk Basung, IV Koto, Banuhampu dan Candung masing-masing menambah 3 kasus terkonfirmasi Covid-19. Ampek Angkek dan Baso masing-masing 2 kasus, Palembayan dan Kamang Magek masing-masing 1 kasus.

“Dengan penambahan itu, total kumulatif kasus Covid-19 di Agam tercatat sebanyak 7.375 kasus,” katanya.

Sedangkan penambahan pasien sembuh Covid-19, dilanjutkannya, berasal dari Tilatang Kamang sebanyak 7 orang, IV Koto 4 orang, Ampek Angkek 3 orang, Sungai Pua 2 orang.

Lalu Lubuk Basung, Tanjung Raya dan Banuhampu masing-masing menambah 1 warga yang sembuh Covid-19. Total kasus kesembuhan hari ini tercatat sebanyak 6.543 kasus.

Untuk pasien meninggal dunia bertambah 1 kasus yang merupakan warga Lubuk Basung. Total kasus meninggul dunia akibat Covid-19 tercatat sebanyak 191 orang.

“Dari penambahan kasus terkonfirmasi, kasus kesembuhan dan meninggal dunia, hari ini kasus aktif Covid-19 atau warga yang masih dirawar dan menjalani isolasi mandiri sebanyak 623 orang,” katanya.

Dengan demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Menurutnya penularan virus Covid-19 nyaris tidak terlihat, bahkan penularannya bisa datang dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Kita tidak tahu darimana dan dari siapa virus akam menyebar. Untuk itu, kami terus mengingatkan selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tutupnya. (JNS)

Related posts