Antisipasi Kerawanan Pangan Balita, Ketua TPPKK Tanah Datar Serahkan Bantuan Susu Formula

  • Whatsapp
Antisipasi Kerawanan Pangan Balita, Ketua TPPKK Tanah Datar Serahkan Bantuan Susu Formula
Foto: Shutterstock

MINANGKABAUNEWS.COM, TANAH DATAR – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, serahkan bantuan berupa paket susu formula kepada balita di Nagari Singgalang, Kamis (30/09) di ruangan kantor wali nagari setempat.

Hal itu guna antisipasi kerawanan pangan pada balita di Kabupaten Tanah Datar.

Read More

Kegiatan didampingi Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Tanah Datar Hilmi, Sekretaris II TP PKK dan Pengurus TP PKK Kabupaten Pokja IV.

Ada juga Kepala UPT Puskesmas Kecamatan X Koto dan Dokter, Ketua TP PKK Kecamatan X Koto, Sekretaris Nagari Singgalang dan Bundo Kanduang.

Secara simbolis Ny. Lise Eka Putra menyerahkan paket susu formula kepada perwakilan orang tua balita dari 30 balita.

Yang akan mendapat manfaat dari bantuan, dan telah diakomodir Dinas Pangan dan Perikanan Tanah Datar.

“Kegiatan pemberian bantuan pangan bagi balita ini tertuang melalui anggaran Dinas Pangan dan Perikanan, dengan tujuan mengantisipasi kerawanan pangan pada suatu wilayah dengan kondisi ketidakcukupan pangan yang dialami masyarakat atau rumah tangga,” ucap Kadis Pangan dan Perikanan Hilmi.

Untuk target dari kegiatan ini dikatakan Hilmi, pengadaan susu formula sebanyak 210 kotak, dengan berat per kotaknya 750 gram.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra menyampaikan bantuan susu formula ini guna mengantisipasi kerawanan pangan dan gizi buruk pada balita.

Untuk usia 6-12 bulan, 11-36 bulan, dan 36-59 bulan.

“Kami atas nama TP PKK sampaikan ucapan terima kasih kepada OPD Dinas Pangan dan Perikanan yang telah bekerjasama dengan TP PKK dan berupaya menganggarkan untuk bantuan susu formula bagi balita ini,” ucapnya.

Ny. Lise menambahkan jika kekurangan gizi pada awal kehidupan akan menurunnya produktifitas dan menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatnya kemiskinan. Kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga periode awal kehidupan anak atau 1000 hari setelah lahir, bisa menyebabkan stunting.  (romeo)

Related posts