Saturday, 19 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Nevi Irwan Prayitno : Pengrajin Harus Beriovasi, Tidak Terpaku Pada Satu Produk yang Itu-itu Saja

Rabu, 14 September 2016 - 19:15:53 WIB - 621
Nevi Irwan Prayitno : Pengrajin Harus Beriovasi, Tidak Terpaku Pada Satu Produk yang Itu-itu Saja


PARIAMAN - Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat ibu Nevi Irwan Prayitno, mengunjungi pengrajin UMKM binaan Dinas Koperindag dan Dekranasda Kota Pariaman, bertempat di rumah dinas walikota pariaman, Selasa (13/9/2016).

Kunjungan ini juga dalam rangka memberikan masukan dan memberikan bimbingan teknik (Bimtek), tentang kiat pengrajin dalam memasarkan hasil kerajinannya, dan ibu Nevi juga berkesempatan mengunjungi salah satu UKM yang telah sukses di Kota Pariaman, yaitu sulaman Elok Yun yang berada di Naras.

Dalam keterangan istri Gubernur Sumbar ini mengatakan agar kepada para pengrajin hendaknya mulai bisa memasarkan dengan memakai produknya sendiri, dan mulai untuk bisa berkreasi dan berinovasi dalam setiap produk yang dihasilkan.

"Pengrajin hendaknya mau beriovasi, jangan hanya terpaku kepada satu produk dan motif yang itu-itu saja, karena saat ini, pangsa pasar yang lebih banyak itu ada di masyarakat umum. Kalau hanya produk handmade yang telah ada, tidak dapat dijangkau oleh masyarakat," tuturnya.

Nevi Irwan Prayitno juga mengungkapkan kepada pengrajin untuk dapat mengakali hasil kerajinannya sehingga dapat dijangkau dengan harga yang murah, salah satu caranya dengan menggunakan mesin bordir atau mesin sulam, karena dapat mengurangi biaya produksi yang selama ini membayar gaji pegawai, tutupnya.

Wakil Ketua Dekranasda Kota Pariaman Ny. Lucy Genius mengatakan hasil kerajinan dari Kota Pariaman telah dikenal sampai ke mancanegara, yang jadi masalah adalah mahalnya hasil produk yang dihasilkan oleh pengrajin kita, sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang dapat membeli, ucapnya.

"Kedepan kita akan membuat Koperasi bagi pengrajin UKM dan UMKM yang ada di Kota Pariaman, sehingga dengan adanya koperasi nanti, dapat mengurangi biaya produksi dari pengrajin, dan nantinya harganya pun dapat bersaing dengan produk lain," ujarnya.

Apalagi saat ini Indonesia telah memberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang mana produk dari Negara-Negara Asean seperti cina, telah merajai produksinya di segala bidang di Indonesia, karena itu kita harus dapat melestarikan kerajinan kita dan berkreasi dan berinovasi setiap hasil produk kerajinan dan harga yang bersaing, tutupnya.

Kunjungan ini didampingi oleh Ketua Dharmawanita Kota Pariaman Kartini, Kadis Koperindag Gusniyeti Zaunit dan jajaran, serta pengurus Dekranasda Kota Pariaman yang hadir. (rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: pariaman,perempuan,seni-budaya,sumatra-barat,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Fakta Menarik Buya Gusrizal, Video Ketum MUI Sumbar yang Singgung Jabatan Ketum MUI Maruf Amin

Fakta Menarik Buya Gusrizal, Video Ketum MUI Sumbar yang Singgung Jabatan Ketum MUI Maruf Amin

VIDEO -- Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar yang dikenal dengan ceramahnya. Namanya semakin hangat dibicarakan oleh...

IAIN Batusangkar Sikapi Cara Umat Islam Berkontribusi Nyata

IAIN Batusangkar Sikapi Cara Umat Islam Berkontribusi Nyata

TANAH DATAR - Program Pascasarjana IAIN Batusangkar Melalui "Batusangkar International Conference" (BIC-4)...

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

PADANG --Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menghapus peredaran minyak curah mulai 1 Januari 2020 karena dianggap...

Sambut Wisatawan, Objek Wisata Pincuran Gadang Agam Direnovasi

Sambut Wisatawan, Objek Wisata Pincuran Gadang Agam Direnovasi

AGAM - Pemerintahan Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Renovasi...

Mandi Malam Antara Ilmiah dan Mitos

Mandi Malam Antara Ilmiah dan Mitos

KESEHATAN -- Banyak orang yang mempercayai terkait mitos mandi malam, meskipun belum ada fakta ilmiah mengenai hal...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media