Tuesday, 20 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Kesehatan

Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

Rabu, 14 September 2016 - 19:28:03 WIB - 757
Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

PADANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan akan menghentikan sementara kepesertaan BPJS Kesehatan bila terlambat melakukan pembayaran iuran kepesertaan.

Aturan baru ini berlaku dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin.

"Peserta BPJS Kesehatan yang terlambat membayar iuran dalam satu bulan tidak akan dikenakan denda keterlambatan, tetapi kepesertaannya langsung dinon-aktifkan," kata Direktur Hukum, Komunikasi, dan Hubungan Antar-lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Menurut dia, aturan baru ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan yang sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Maret 2016 lalu.

Ketentuan baru tersebut berlaku bagi peserta bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah (PPU).

Tujuan pemberlakuan aturan baru ini untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin. Pasalnya, dalam perkembangan program BPJS Kesehatan, banyak peserta yang sudah menggunakan fasilitas, tetapi tidak mau menanggung beban iuran.

Bayu menjelaskan, di aturan lama, peserta BPJS Kesehatan yang telat membayar iuran akan dikenakan denda sebesar dua persen dari total tunggakan. Batas toleransi menunggak adalah selama tiga bulan.

Pada aturan baru, layanan yang dinon-aktifkan sementara karena telat membayar iuran dapat kembali aktif jika peserta penjaminan membayarkan iuran dengan jumlah iuran yang tertunggak.

Dengan status kembali aktif, peserta bisa mendapat pelayanan kesehatan yang dijamin BPJS Kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan rawat jalan pada fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL). (kmp)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,kesehatan,nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kelurahan Benteng Atas Jadi Prioritas Pariwisata Kota Bukittinggi

Kelurahan Benteng Atas Jadi Prioritas Pariwisata Kota Bukittinggi

BUKITTINGGI - "Benteng Pasa Ateh merupakan wajah kota. Di sini ada Jam Gadang, Pasa Ateh, dan perhotelan. Untuk...

Hujan Deras, Padang Banjir, Warga Keluhkan Drainase Buruk

Hujan Deras, Padang Banjir, Warga Keluhkan Drainase Buruk

PADANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dari pukul 19.00 Wib hingga 22.00 WIB, Rabu...

Verifikasi Faktual oleh KPU Bukittinggi kepada Partai PPP Berjalan Lancar

Verifikasi Faktual oleh KPU Bukittinggi kepada Partai PPP Berjalan Lancar

BUKITTINGGI - Setelah keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.53 tahun 2018, dimana seluruh partai politik harus...

Gelar Razia Rutin, Petugas Satpol PP Padang Amankan Puluhan Botol Miras

Gelar Razia Rutin, Petugas Satpol PP Padang Amankan Puluhan Botol Miras

PADANG - Puluhan botol minuman beralkohol (Minol) disita Satpol PP Padang, Kamis malam (1/2/2018) sekira pukul 23.00...

Digerebek Lagi Gituan dengan Pasangan Homonya, Oknum ASN Pariaman ini Nyaris Dipermak Warga

Digerebek Lagi Gituan dengan Pasangan Homonya, Oknum ASN Pariaman ini Nyaris Dipermak Warga

PARIAMAN - Oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) SM yang berdinas di salah satu intitusi dinas di lingkungan Kota Pariaman,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media