Thursday, 17 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

BMKG : Gempa Bumi 4,0 SR Landa Bukitinggi Dipicu Sesar Aktif Sianok

Selasa, 27 September 2016 - 19:15:26 WIB - 2368
BMKG : Gempa Bumi 4,0 SR Landa Bukitinggi Dipicu Sesar Aktif Sianok


BUKITTINGGI - Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, gempa bumi berkekuatan 4,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kota Bukittinggi, Sumatera Barat Selasa (27/9/2016) dipicu aktivitas sesar aktif. Pusat gempa berada di darat dengan jarak sekitar 7 km Timur Laut Bukittinggi pada kedalaman 10 kilometer.

"Gempabumi Bukittinggi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Sesar aktif yang dimaksud adalah zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone). Dugaan kuat segmen yang aktif dan memicu gempa bumi saat ini adalah aktivitas segmen Sesar Sianok dengan laju geser 23 cm/tahun," ucap Daryono melalui akun twitter BMKG

Gempa tersebut terjadi pukul 12.38 WIB pada titik koordinat 0,24 LS dan 100, 41BT. Daryono menyebut berdasarkan analisis peta guncangan BMKG, tampak bahwa guncangan gempa bumi ini dirasakan di Padang panjang, Koto baru, Bukittinggi, Gadut, Tarok, Baso, Sungaibarlantik, Kotatangah, Padang luar, Maninjau, dan Sungai puar pada skala intensitas II SIG BMKG (II-III MMI).I).

"Di Bukittinggi dan sekitarnya gempa bumi dirasakan cukup kuat oleh orang banyak, sementara benda-benda tergantung berayun dan jendela kaca bergetar," kata Daryono.

Daryono mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan. Dia mengimbau agar masyarakat Sumbar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab tentang gempa susulan yang lebih besar.

Hasil analisis tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan kuat dirasakan di Padangpanjang, Kotabaru, Bukittinggi, Gadut, Tarok, Baso, Sungai barlantik, Kota tangah, Padang luar, Maninjau, dan Sungai puar pada skala intensitas II SIG BMKG (II-III MMI).

Katanya, Gempabumi Bukittinggi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Dugaan kuat pembangkit gempabumi ini adalah aktivitas segmen Sesar Sianok yang merupakan bagian Sesar Besar Sumatera. Panjang segmen sesar ini sekitar 90 km berarah baratlaut-tenggara melewati Ngarai Sianok hingga Danau Singkarak dengan laju pergeseran 23 mm/tahun. Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran mendatar. Ini sesuai dengan pola pergerakan Sesar Besar Sumatera.

Menurut laporan warga, guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh banyak orang. Banyak warga berlari berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri karena terkejut oleh guncangan gempabumi yang terjadi dengan tiba-tiba. Meskipun terjadi gempabumi susulan sebanyak 4 kali, namun hingga saat ini belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak gempabumi.

Sekedar diketahui, Gempabumi kuat dan merusak pernah terjadi di zona ini pada 4 Agustus 1926 dengan pusat di antara Bukittinggi dan Danau Singkarak. Selanjutnya pada 6 Maret 2007 juga terjadi 2 kali gempabumi pertama dengan kekuatan 6,4 SR dan gempa kedua 6,3 SR yang mengakibatkan kerusakan di Batusangkar, Padang Panjang, dan Solok. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: bukittinggi,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ketua KPU 50 Kota Disanksi Peringatan Keras, Empat Komisioner Peringatan Biasa

Ketua KPU 50 Kota Disanksi Peringatan Keras, Empat Komisioner Peringatan Biasa

LIMAPULUH KOTA - Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) akhirnya mengeluarkan putusan terhadap kasus dugaan...

FKPT Sumbar Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme, Kaum Perempuan Berpotensi Jadi Agen Perdamaian

FKPT Sumbar Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme, Kaum Perempuan Berpotensi Jadi Agen Perdamaian

PADANG -- Perempuan memiliki peranan penting dalam upaya mencegah meluasnya paham radikalisme yang bisa menjurus ke...

Menyongsong Pilkada Tahun 2020, Pemkab Pasaman Gelar Penandatanganan NPHD

Menyongsong Pilkada Tahun 2020, Pemkab Pasaman Gelar Penandatanganan NPHD

LUBUK SIKAPING - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten...

447 PNS di Pasaman Barat Terima SK Kenaikan Pangkat, Bupati Pesankan Ini

447 PNS di Pasaman Barat Terima SK Kenaikan Pangkat, Bupati Pesankan Ini

PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat H. Yulianto menekankan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar mengutamakan...

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

PADANG --Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menghapus peredaran minyak curah mulai 1 Januari 2020 karena dianggap...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media