Tuesday, 22 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Ketua Pengadilan Agama Kota Serambi Mekah Digerebek Satpol PP Saat Onyen Onyen di Hotel Melati

Senin, 10 Oktober 2016 - 16:17:17 WIB - 21501
Ketua Pengadilan Agama Kota Serambi Mekah Digerebek Satpol PP Saat Onyen Onyen di Hotel Melati


BUKITTINGGI - Razia gabungan SK4 Bukittinggi dan Satpol PP Provinsi Sumatera Barat pada Minggu (09/10/2016) dini hari di sejumlah tempat, mengamankan tiga pasangan illegal, salah satu diantaranya, mengaku oknum Ketua Pengadilan Agama Kota Serambi Mekah, Padang Panjang. Pasangan tersebut tertangkap basah tengah berduaan dalam sebuah kamar di salah satu hotel melati di Jalan A. Yani, Kampung Cina, Bukittinggi.

Pada razia ini, tim Pol PP mendapat penolakan dari pasangan yang diketahui bernama Dra. Hj. EW, SH (49) dan masuk dalam Ikatan Hakim Indonesia mengaku sebagai oknum Ketua Pengadilan Agama Padang panjang yang baru dilantik.

Oknum yang digrebek dengan pasangan E ini, pada awalnya mencoba berdalih kalau mereka adalah pasangan suami isteri dan sudah dikaruniai anak. Namun petugas curiga, saat keduanya tidak bisa menunjukkan identitas resmi.

Akhirnya, petugas menginterogasi pasangan ini secara terpisah, pada yang laki-laki ditanyakan tentang nama tiga orang anaknya dan yang bersangkutan terlihat panik dengan menyebutkan nama sembarangan. Ketika ditanyakan pada yang wanita, dengan detail dia menyebutkan nama tiga anaknya yang sudah pasti berbeda dengan nama seperti disebutkan E. Dengan keterangan yang tidak jelas tersebut, akhirnya pasangan ini dibawa ke Satpol PP Bukittinggi.

Kasatpol PP Bukittinggi, Drs. Syafnir memastikan, yang ditangkap itu adalah Ketua Pengadilan Agama Padangpanjang, setelah mengkonfirmasi kebenarannya ke Pengadilan Agama Bukittinggi.

Syafnir menjelaskan, bahwa seluruh pasangan yang terjaring tetap diproses sesuai dengan Perda yang berlaku.

Saat ditangkap, pasangan ini tidak bisa menunjukan surat nikah, begitu juga KTP (Kartu Tanda Penduduk). Dari keterangannya, ED mengaku pisah dengan suami, tapi belum cerai. Lelaki bersama pasangannya itu disebut suami keduanya. Tapi tidak ada surat nikah yang membuktikan kebenaran itu, sehingga kami tidak mempercayainya lalu membawanya ke Mako Satpol PP Bukittinggi," lanjut Syafnir.

Syafnir menambahkan, malam itu juga pasangan ini dilepaskan, setelah diproses dan dibuatkan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP), serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya, seperti yang dilakukan pasangan illegal lain jika tertangkap petugas. (AMOI)

Editor/Sumber: AMOI/romeo
Tag: bukittinggi,hukum,kriminal,metro,padang-panjang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

PMI Provinsi Sumatera Barat Menggelar Musyawarah Ke-10

PMI Provinsi Sumatera Barat Menggelar Musyawarah Ke-10

PADANG -- Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat kembali akan mengadakan perhelatan besar,...

21 Ahli Madya Keperawatan Akper Aisyiyah Padang Wisuda, Ini Pesan Direktur dan Ketua PWA Sumbar

21 Ahli Madya Keperawatan Akper Aisyiyah Padang Wisuda, Ini Pesan Direktur dan Ketua PWA Sumbar

...

Masyarakat Mentawai Sempat Ricuh Akibat Ada Dugaan Dukun Santet, Kapolres: Kondisi Sudah Kondusif

Masyarakat Mentawai Sempat Ricuh Akibat Ada Dugaan Dukun Santet, Kapolres: Kondisi Sudah Kondusif

MENTAWAI - Kapolres bersama Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai kunjungi Dusun Politcoman Siberut Barat, terkait...

Dinkes Lantamal ll Padang Bersama Dinkes Mentawai Gelar Sosialisasi Kesehatan Penyelam dan PHBS

Dinkes Lantamal ll Padang Bersama Dinkes Mentawai Gelar Sosialisasi Kesehatan Penyelam dan PHBS

MENTAWAI - Dinas Kesehatan Lantamal ll Padang melelaui Lanal Tuapejat berkerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten...

Solusi Cegah Stunting, Empat Nagari di Pasaman Barat Ikuti Safari Gemarikan

Solusi Cegah Stunting, Empat Nagari di Pasaman Barat Ikuti Safari Gemarikan

PASAMAN BARAT - Sebanyak 200 orang peserta yang berasal dari Empat Nagari prioritas penanganan stunting yang ada di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media