minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Teknologi

Terkait Informasi Viral Big Data Cyber Security dan Cybercrime Police Menkominfo Nyatakan Hoax

Rabu, 09 November 2016 - 21:04:47 WIB - 551
Terkait Informasi Viral  Big Data Cyber Security dan Cybercrime Police Menkominfo Nyatakan Hoax

JAKARTA - Menanggapi informasi yang beredar melalui berbagai media beberapa waktu belakangan ini terkait dengan adanya sistem big data cyber security dan cybercrime police di tegaskan kementrian kominfo adalah HOAX dalam Siaran Persnya NO.84/PIH/KOMINFO/10/2015

Informasi tersebut merupakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau merupakan informasihoax.Kementerian Kominfo telah berkoordinasi baik secara internal maupun dengan instansi lain untuk mengkonfirmasi hal ini dan fakta yang ada menegaskan bahwa sistem sebagaimana dimaksudkan dalam hoax tersebut tidak diterapkan pada Instansi Pemerintah di Indonesia.

Teknologi Big Data merupakan teknologi pengolah data yang telah umum diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat saat ini, termasuk di Indonesia; baik untuk kepentingan korporasi maupun pemerintahan. Teknologi ini, pada dasarnya, dimaksudkan untuk memampukan pengolahan data dari berbagai sumber dengan efektif dan efisien.

Akan tetapi, penerapan teknologi big data disertai pembatasan-pembatasan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam rangka melindungi Hak Asasi Warga Negara.Peraturan perundang-undangan di Indonesia telah mengatur perlindungan data atau informasi dan pembatasan penggunaannya.

Antara lain dalam UU ITE, UU Telekomunikasi, UU Keterbukaan Informasi Publik, UU Perbankan, UU Perlindungan Konsumen, dan sebagainya. Oleh karena itu, penerapan teknologi big data juga harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang dimaksud. Pada prinsipnya, pengawasan terhadap aktivitas seseorang di Internet dapat melanggar hak konstitusi warga negara khususnya mengenai privasi dan kebebasan berekspresi serta berkomunikasi. Perlindungan terhadap privasi, dan kebebasan berekspresi serta berkomunikasi merupakan bagian penting dari pengembangan demokrasi dan selaras dengan instrumen internasional.

Indonesia menjunjung tinggi penegakan hak asasi manusia melalui berbagai peraturan perundang-undangan yang ada. Oleh karena itu, penerapan sistem informasi yang dapat melanggar hak asasi manusia akan dilakukan assessment yang komprehensif untuk memastikan tidak terjadinya pelanggaran hak asasi manusia.Dalam perundang-undangan di Indonesia dikenal adanya intersepsi atau penyadapan.

Hal ini dilakukan untuk kepentingan penegakan hukum berdasarkan ketentuan-ketentuan yang tetap menjaga dan menghormati hak asasi manusia.Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh terhadap informasi yang menyesatkan tersebut.(romeo/kominfo)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: romeo
Tag: indonesia,nasional,sumatra-barat,teknologi

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Polemik Mahar Politik yang Mahal, Fahri Hamzah Usul Pemerintah Biayai Kampanye Pilkada

Polemik Mahar Politik yang Mahal, Fahri Hamzah Usul Pemerintah Biayai Kampanye Pilkada

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai praktik mahar politik mustahil dihindarkan dalam Pilkada. Fahri...

Bocah Perempuan 11 Tahun di Padang Kakinya Dirantai dan Dipasaksa Mengemis

Bocah Perempuan 11 Tahun di Padang Kakinya Dirantai dan Dipasaksa Mengemis

PADANG - ZR, bocah sebelas (11) tahun yang beralamat di Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Sumatera Barat (Sumbar)...

Ini Isi Surat Terbuka Alumni 212 Soal Konflik La Nyalla dengan Prabowo

Ini Isi Surat Terbuka Alumni 212 Soal Konflik La Nyalla dengan Prabowo

NASIONAL - Tudingan La Nyalla Mattalitti terkait permintaan mahar ratusan miliar rupiah sebagai syarat pencalonan di...

DPRD Padang Gelar Paripurna Tutup Buka Masa Sidang III tahun 2017 dan Buka Masa Sidang I 2018

DPRD Padang Gelar Paripurna Tutup Buka Masa Sidang III tahun 2017 dan Buka Masa Sidang I 2018

PADANG - DPRD Kota Padang Sumatera Barat menggelar rapat Paripurna penutupan masa sidang tiga Bulan September-Desember...

PHRI Bukittinggi-Agam, Klarifikasi Bukittinggi Akan Sepi Kunjungan Wisatawan

PHRI Bukittinggi-Agam, Klarifikasi Bukittinggi Akan Sepi Kunjungan Wisatawan

BUKITTINGGI - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bukittinggi-Agam, Vina Kumala yang didampingi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media