minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Makan

Masakan Padang Jadi Primadona dalam Festival ASEAN Plus di Vientiane Laos

Senin, 14 November 2016 - 05:44:43 WIB - 1016
Masakan Padang Jadi Primadona dalam Festival ASEAN Plus di Vientiane Laos

PADANG - Masakan Padang menjadi andalan utama anjungan Indonesia dan menjadi favorit pengunjung pada Festival Musik dan Kuliner ASEAN Plus yang diselenggarakan 12-13 November di Vientiane, Laos.

Festival musik dan kuliner yang diikuti negara anggota ASEAN ditambah delapan negara mitra dialog tersebut diprakarsai oleh KBRI Vientiane yang dipimpin Duta Besar Irmawan Emir Wisnandar.

"Melalui festival ini, masing-masing negara bisa membawa seni budaya berupa musik dan kuliner agar saling berbagi dalam semangat kebersamaan," kata Dubes Irmawan di Vientiane, Minggu (13/11/2016) dikutip kompas.com.

Masakan Padang, terutama rendang menjadi favorit ratusan pengunjung yang memadati area parkir Mal ITECC.

Pengunjung yang datang tidak hanya keluarga para diplomat asal negara peserta festival, tapi juga warga lokal yang ingin merasakan langsung beraneka kuliner yang ditampilkan.

"Para pengunjung stand Indonesia pada umumnya adalah WNI yang bekerja di Laos atau warga asing yang pernah tinggal di Indonesia dan ingin kembali bernostalgia dengan mencicipi berbagai kuliner yang khas," papar Irmawan.

Salah satunya David (12) yang berasal Australia. "Wah....rasanya pedas, tapi enak dan tidak sepedas yang saya pernah rasakan waktu di Jakarta," katanya.

Sementara itu Simon Tobing, pria asal Bandung yang bekerja di perusahaan tambang Phu Bia Mining, juga tampak lahan menikmati seporsi nasi dengan lauk rendang bersama seorang rekannya asal Filipina.

"Jarang event seperti ini di Laos, makanya saya bela-belain datang, lagi pula saya memang sudah rindu masakan padang," kata Simon yang juga didampingi istri dan anak.

Dikenal secara internasional

Dubes Irmawan mengatakan bahwa ia memang sengaja menampilkan masakan padang sebagai ikon anjungan Indonesia karena sudah dikenal luas bahkan di dunia internasional.

Masakan Padang akhir-akhir ini semakin naik daun setelah seorang pria bule asal Norwegia bernama Audun Kvitland mengunggah klip video berjudul "Nasi Padang."

Lagu yang menggambarkan kekaguman Kvitland atas masakan asal Sumatera Barat itu menjadi viral di media sosial dan sudah ditonton lebih dari 600 ribu kali.

Tidak berlebihan jika Dwito Satmoko, chef profesional yang diundang khusus ke Laos, sengaja menampilkan rekaman video Kvitland di depan gerai Indonesia untuk menarik minat pengunjung.

Selain masakan Padang, juga ditampilkan masakan khas dari daerah lain seperti tahu bacem, empal, nasi bakar dan gudeg asal Yogyakarta.

Pentas musik

Indonesia tidak hanya berhasil menarik perhatian para pengunjung di gerai kuliner, tapi juga penampilan penampilan di pentas musik.

Setelah penampilan beberapa kelompok negara lain, penyanyi dangdut Oza Kioza kemudian menggebrak dan membuat suasana lebih hidup.

Berapa lagu yang dibawakan di antaranya Madu dan Racun, Sakitnya Tuh Disini dan Mencari Pokemon berhasil mengajak ratusan penonton untuk berjoget mengikuti irama lagu.

Penonton juga hanyut terbawa lagu saat ditampilkan lagu berbahasa Inggris "Sombong Like You" yang dibawakan dengan irama dangdut.

Berikutnya, grup musik rock "Rebel Suns" asal Indonesia yang terdiri atas lima anak muda, membuat suasana terasa berbeda ketika tampil diatas panggung dengan membawakan lima lagu berbahasa Inggris, yaitu Save Your Breath, World Number Two, Pontianak, Things We Did dan Sukar.

Pada penampilan Minggu malam, Indonesia akan menampilkan kelompok musik Andra & The Backbone, menyusul aksi penyanyi Filipina yang juga cukup dikenal di Indonesia yaitu Christian Bautista yang pernah berduet dengan Bunga Citra Lestari. (kp)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: indonesia,internasional,makan,nasional,padang,pariwisata,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Indonesia Menjadi Magnet Pameran Pariwisata Terbesar di Norwegia Reiselivsmessen 2018

Indonesia Menjadi Magnet Pameran Pariwisata Terbesar di Norwegia Reiselivsmessen 2018

OSLO, NORWEGIA - Ditengah musim dingin yang mengigit di dataran Eropa Utara, KBRI Oslo langsung memulai kerja mesin...

Gubernur DKI Anies Baswedan Siap Kembalikan Duit Pulau Reklamasi, Ini Kata Gerindra

Gubernur DKI Anies Baswedan Siap Kembalikan Duit Pulau Reklamasi, Ini Kata Gerindra

JAKARTA - Gubernur DKI Anies Baswedan siap mengembalikan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) ke...

Setnov Berniat Bongkar Nama-nama Besar Lain di Kasus e-KTP, Ini Kata Fahri Hamzah

Setnov Berniat Bongkar Nama-nama Besar Lain di Kasus e-KTP, Ini Kata Fahri Hamzah

NASIONAL - Setya Novanto mengajukan diri sebagai justice collaborator dan berniat mengungkap nama-nama besar lain di...

Dihadang Golok, Penertiban PKL di GOR Agus Halim Padang dan JL Diponegoro Tetap Lanjut

Dihadang Golok, Penertiban PKL di GOR Agus Halim Padang dan JL Diponegoro Tetap Lanjut

PADANG - Petugas penegak Perda Kota Padang (Satpol PP) kembali menertibkan PKL di seputaran Kota Padang, Sumatera...

Profesor Korea Selatan Kagum dengan Padusi Minangkabau

Profesor Korea Selatan Kagum dengan Padusi Minangkabau

BUKITTINGGI - Seorang tokoh perempuan di Korea Selatan, Prof. Eje Kim, PhD dari Seoul University Korea Selatan ternyata...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media