minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Kosmo

Tanpa Disadari, Pengeluaran Harian ini Dapat Menyebabkan Kantong Kering

Kamis, 15 Desember 2016 - 20:00:41 WIB - 1831
Tanpa Disadari, Pengeluaran Harian ini Dapat Menyebabkan Kantong Kering

LIFESTYLE - Pernah mengalami gaji habis sebelum waktunya? Atau pengeluaran Anda lebih besar daripada gaji bulana? Apabila hal itu sering terjadi pada finansial Anda, berarti ada yang salah dalam cara pengaturan keuangan bulanan Anda. Anda harus lebih teliti dan mengencangkan pengeluaran bulanan. Jangan sampai setiap bulan selalu mengalami kantong kering.

Ada beberapa pengeluaran harian yang tanpa disadari bisa menyebabkan kantong kering. Bila tidak berhati-hati dari awal, Anda akan mengalami kebangkrutan dini. Namun, tenang saja, ada beberapa pengeluaran yang dapat dihemat sehingga finansial Anda ke depannya lebih tertata. Berikut beberapa pengeluaran harian yang bisa menyebabkan kantong kering ;

1. Pengeluaran Makanan Yang Tidak Terkontrol

Pengeluaran untuk makan memang harus menjadi prioritas karena pada dasarnya makanan adalah kebutuhan pokok setiap manusia. Namun, jika setiap hari Anda selalu membeli makan dan jajan di luar, bisa-bisa gaji bulanan Anda lenyap tak bersisa. Cara paling mudah mengatasinya adalah membeli bahan pokok di awal bulan untuk dimasak sendiri. Kemudian, Anda bisa mengolahnya untuk bekal makan siang di kantor atau kampus.

Dengan membawa bekal makan siang, Anda bisa menghemat biaya hingga Rp 50.000 per hari. Meski demikian, bukan berarti Anda sama sekali dilarang menggunakan penghasilan sendiri untuk makan di luar. Hal tersebut boleh dilakukan seminggu dua sampai tiga kali. Asal Anda tetap menganggarkan biaya makan tersebut dalam bujet bulanan serta nominalnya tetap harus dibatasi sesuai kemampuan.

2. Transportasi Publik? Kenapa Tidak!

Membawa kendaraan pribadi untuk menunjang aktivitas memang lebih nyaman ketimbang harus berdesak-desakan di dalam transportasi publik. Di balik kenyamanan tersebut tentu ada harga mahal yang harus dibayar seperti biaya bensin, parkir dan tol. Pengeluaran tersebut jelas akan membuat kantong kering apabila hampir setiap hari Anda menggunakan kendaraan pribadi untuk beraktivitas.

Solusi paling mudah untuk menghemat biaya transportasi adalah dengan menggunakan transportasi publik. Saat ini sudah banyak transportasi publik yang menawarkan kenyamanan dan keamanan. Misalnya, jasa transportasi online yang semakin marak di Indonesia. Beberapa perusahaan transportasi online ini bahkan tak segan-segan menebar promo setiap harinya. GoJek dengan diskon 50% apabila membayar dengan GoPay, Grab dengan kode promo potongan harga yang berbeda-beda setiap harinya. Jadi, Anda bisa memanfaatkan promo-promo tersebut untuk menghemat biaya transportasi.

Di samping itu, menggunakan TransJakarta yang hanya membayar Rp 3.500 sekali jalan pun bisa menjadi alternatif ketika mau bekerja. Meskipun kondisi di dalam TransJakarta kerap penuh sesak namun Anda tak perlu bertemu kemacetan karena transportasi ini memiliki jalurnya sendiri. Pun, Anda tak usah membayar biaya parkir berjam-jam yang jumlahnya bisa ditukar semangkok bakso.

3. Pulsa Selalu Sedot Gaji

Pengeluaran pulsa rupanya turut menyedot gaji bulanan kita. Tanpa disadari, biaya pulsa menjadi salah satu kebutuhan pokok saat ini. Apalagi pulsa bukan hanya untuk menelepon dan sms saja, sifatnya sudah lebih berkembang menjadi menawarkan data. Pulsa data inilah yang dipergunakan untuk mengakses internet pada telepon genggam, Maka tak jarang pulsa sering habis karena sudah tak ada kuota untuk mengakses data.

Agar pengeluaran pulsa tak melulu menggerus keuangan maka caranya adalah menggunakan wifi saat berada di kantor. Hal ini mumpuni menghemat berkurangnya data internet. Anda juga bisa menggunakan pasca bayar dan meminta pihak operator sim card Anda untuk membatasi dengan limit tertentu. Misalnya, dalam sebulan hanya ingin menggunakan pemakaian hingga Rp 100.000 saja. Di luar itu maka data internet bisa di non aktifkan.

4. Belanja Yang Tidak Menentu

Pengeluaran satu ini juga mumpuni menyebabkan kantong kering. Apalagi bagi kaum wanita. Belanja baju, sepatu, tas hingga kosmetik rasanya wajib dilakukan setiap bulan. Anda boleh belanja asal sudah ada anggarannya. Jika memaksakan kehendak dengan menghalalkan segala cara, salah satunya dengan berutang maka abaikan segera. Itu akan menimbulkan hasrat belanja impulsif hingga membuat Anda bangkrut.

5. Hiburan

Pergi ke mall setiap akhir pekan, nonton bioskop setiap minggu dan ngopi-ngopi tiap Jumat malam perlu dibatasi mulai dari sekarang. Memang Anda berhak untuk menikmati hasil kerja keras selama sebulan, tapi perlu juga mengerem pengeluaran yang tidak penting. Solusinya, jadwalkan saja acara nongkrong di mall dan kedai kopi sebulan dua kali, serta buat anggaran untuk hiburan 10% dari gaji bulanan. (AturDuit)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: nasional,showbiz,unik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ingin Miliki Berat Badan Ideal? Coba 7 Kebiasaan Makan Ini

Ingin Miliki Berat Badan Ideal? Coba 7 Kebiasaan Makan Ini

NASIONAL - Siapa yang tidak ingin memiliki berat badan ideal, fit, dan sehat? Semua orang, termasuk kamu pasti juga...

Inilah Kronologi Ambruknya Balkon Gedung BEI Versi Polisi

Inilah Kronologi Ambruknya Balkon Gedung BEI Versi Polisi

JAKARTA - Sebanyak 72 orang menjadi korban ambruknya balkon lantai 1 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kebayoran Baru,...

VIDEO: Detik-detik Balkon di Bursa Efek Indonesia Ambruk, Puluhan Terluka

VIDEO: Detik-detik Balkon di Bursa Efek Indonesia Ambruk, Puluhan Terluka

VIDEO - Selasar atau balkon tower II Gedung Bursa Efek Indonesia, Sudirman, Jakarta Selatan ambruk, Senin, (15/1/2018)...

Instagram Stories Bakal Tersambung ke Status WhatsApp?

Instagram Stories Bakal Tersambung ke Status WhatsApp?

TEKNOLOGI - Instagram meluncurkan kemampuan cross-posting pada Oktober 2017 lalu. Yang memungkinkan pengguna mengunggah...

Setnov Berniat Bongkar Nama-nama Besar Lain di Kasus e-KTP, Ini Kata Fahri Hamzah

Setnov Berniat Bongkar Nama-nama Besar Lain di Kasus e-KTP, Ini Kata Fahri Hamzah

NASIONAL - Setya Novanto mengajukan diri sebagai justice collaborator dan berniat mengungkap nama-nama besar lain di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media