Sunday, 15 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Lewat Rendang, GenPI Bukittinggi Mengangkat Kembali Budaya Kuliner Tradisional Minangkabau

Minggu, 25 Desember 2016 - 20:11:54 WIB - 1437
Lewat Rendang, GenPI Bukittinggi Mengangkat Kembali Budaya Kuliner Tradisional Minangkabau


BUKITTINGGI - Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Bukittinggi yang merupakan perpanjangan tangan dari Kementrian Pariwisata RI, turut membantu pemerintah dalam memvote Word Halal Tourism Award (WHTA) tahun 2016 untuk pemenangan tingkat Internasional. GenPi sendiri adalah wadah berkumpulnya generasi dari berbagai elemen institusi pendidikan mulai dari tingkat SLTA sederajat sampai Perguruan Tinggi, dan juga komunitas-komunitas kegemaran anak-anak muda.

Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke-232 tahun, Hari Ibu dan merayakan kemenangan di ajang WHTA 2016. Kreatifitas para pembina Genpi Bukittinggi menuangkan gagasan untuk mengangkat kembali budaya lama yang mulai tergeser oleh perkembangan zaman, yaitu kuliner masakan rendang. di Minangkabau sendiri rendang biasa disebut dengan samba. Pada tahun 2011 rendang dinobatkan sebagai makanan terpopuler no.1 didunia. (CNN.go).

Walikota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH memberikan apresiasi acara yang dilaksanakan generasi muda dengan menggelar suatu ivent unik dan menarik yaitu festival "Buktitinggi Marandang", Dia menjelaskan masakan randang itu sudah banyak dikenal orang diseluruh dunia, kini yang akan dikembangkan dan dipatentkan yaitu “Rendang Kurai”.

Ketua GenPI Bukittinggi Rahmadina Z. SH mengatakan, setelah sukses mengantar Sumatera Barat dan Indonesia menjadi pemenang dalam ajang Kompetisi pariwisata Halal Dunia “World Halal Tourism Award 2016”, GenPI Bukittinggi mencoba mengangkat kegiatan pariwisata yang berhubungan dengan pelestarian budaya lokal yaitu prosesi memasak rendang dengan konsep tempoe doeloe.

Pembina GenPi Bukittinggi, Muhammad Abdi, SE.MM, ketika dikonfirmasi wartawan di sekretariat panitia Bukittinggi Marandang, kampus Fakultas Pariwisata UMSB, mengatakan, menyambut baik dan memberikan dukungan terhadap kegiatan yang diadakan GenPi Bukittinggi.

Lanjut Abdi, Kota Bukittinggi merupakan salah satu kota kunjungan favorit bagi para wisatawan nusantara maupun mancanegara yang berwisata ke Sumatera Barat, dan jika tidak berkunjung ke kota Bukittinggi belum merasakan berwisata ke Sumatera Barat. Maka dari itu kegiatan festival Bukittinggi Marandang tersebut sangat positif dan sekaligus untuk mempromosikan pariwisata Bukittinggi.

"Kita berharap generasi muda yang tergabung dalam wadah Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Bukittinggi kembali memahami berbagai nilai-nilai seni budaya tradisional sehingga dapat diangkat kedalam berbagai bentuk event pariwisata," ucap Abdi yang juga Dekan Fakultas Pariwisata UMSB.

Begitu juga pembina GenPi lainnya, Iwin SB jurnalis yang konsen dalam bidang kepariwisataan sebagai penggagas acara festival, menjelaskan kegiatan itu sengaja digelar yang maksudnya untuk mengangkat kembali budaya kuliner tradisional Minangkabau, dalam festival itu peserta lomba menampilkan proses pembuatan randang kurai, mulai dari memangkua kelapa sampai mengaco randang dikuali. Festival Bukittinggi Marandang baru pertama kali diadakan dan diharapkan melalu pemeritah kota dapat diadakan setiap tahun dan tentu juga dianggarkan pemerintah kota, ucap Iwin SB.

Sedangkan ketua panita pelaksana, Wina Asty. S.Pd., MM. Par, mengatakan, kegiatan yang dilakukan para generasi ini adalah karena kecintaan dan kepeduliannya terhadap kotanya sendiri, Dia menjelaskan tentang festival “Bukittinggi Marandang” ini yang digelar tanggal 24 Desember 2016 di pedestrian Jam Gadang, festival itu sangat unik dan menarik, karena peserta dalam proses membuatnya memakai pakaian basiba, tangkuluak dan alas kaki memakai tengkelek, kemudian memasaknya diatas tungku api dengan kayu bakar, untuk menyalakan apinyapun memakai suluah.

Pembina GenPi Bukittinggi lainnya, Iwan Susanto, menjelaskan festival Bukittinggi Marandang tahun 2016 adalah jerih payah para pembina dan adik-adik generasi muda di GenPi Bukittinggi untuk menyelenggarakan acara, Ia melanjutkan, bahwa mulai dari awal hingga berlangsungnya acara festival Bukittinggi Marandang, secara materi maupun tenaga dan pikiran, murni digerakkan pembina dan adik-adik GenPi Bukittinggi, ibarat kata dari kecil menjadi besar. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: bukittinggi,pariwisata,perempuan,seni-budaya,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

UMSB Resmi Pecat Oknum Dosen Terlibat Hubungan Sejenis dengan Mahasiswa di Padang

UMSB Resmi Pecat Oknum Dosen Terlibat Hubungan Sejenis dengan Mahasiswa di Padang

PADANG -- Menyikapi viralnya pemberitaan dosen dan mahasiswa LGBT yang digereberk warga di Padang, Rektor Universitas...

Mengenal Anasrul, Calon Wali Nagari Termuda Nagari Kampung Tangah Kabupaten Agam

Mengenal Anasrul, Calon Wali Nagari Termuda Nagari Kampung Tangah Kabupaten Agam

...

Ormas Makassar Apel Kebangsaan, Ini 7 Poin Deklarasi Damai untuk Papua

Ormas Makassar Apel Kebangsaan, Ini 7 Poin Deklarasi Damai untuk Papua

MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar bersama elemen masyarakat, menggelar Apel Kebangsaan. Apel kebangsaan diadakan...

Ceramah Ustadz Abdul Somad Soal Hukum Nonton Film Korea, Begini Reaksi Fans K-Pop

Ceramah Ustadz Abdul Somad Soal Hukum Nonton Film Korea, Begini Reaksi Fans K-Pop

NASIONAL - Demam K-Pop tengah mewabah di Indonesia. Apapun yang berhubungan dengan K-Pop, mulai dari drama Korea, film...

Asap Pekat Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang 100-150 Meter

Asap Pekat Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang 100-150 Meter

PEKANBARU -- Kota Pekanbaru, Riau masih diselimuti asap pekat akibat kebakaran hutan di sejumlah wilayah di Provinsi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media