Monday, 19 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

Rabu, 04 Januari 2017 - 14:44:03 WIB - 1000
TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

NASIONAL - Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi mendukung langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghentikan sementara kerja sama militer dengan pasukan khusus Australia. Dia merasa Australia iri lantaran kerap kalah dalam kompetisi militer, sehingga melecehkan TNI dan Pancasila.

"Sudah seharusnya negara Australia menghargai Indonesia sebagai mitra yang sejajar, bukan melecehkan. Militer Australia ini mungkin iri dengan kemampuan TNI kita, lomba menembak di kandang sendiri saja kalah, sudah bagus perwira kita mau sharing di sana," kata Bobby saat dihubungi, Rabu (4/1/2017).

Menurut dia, militer Australia telah menunjukkan sikap provokatif. Karena masalah ini, DPR akan meminta keterangan pihak TNI terkait bentuk pelecehan dilakukan militer Australia terhadap Indonesia saat rapat kerja masa sidang akan datang.

"Rapat kerja masa sidang berikut, kami akan konfirmasikan secara detail bagaimana bentuk pelecehan tersebut. Dan akan kami sampaikan ke seluruh masyarakat kita, siapa sahabat Indonesia yang menghormati bangsa kita , dan mana yang tidak," tegasnya.

Simak juga : Pancasila Dihina, TNI Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia

Politisi Golkar ini menegaskan apabila militer Australia terbukti menghina Pancasila, pemerintah harus mengambil langkah diplomasi untuk menyelesaikan masalah ini. "Saya masih berharap ini adalah kesalahpahaman, tetapi kiranya benar ada pelecehan, bukan hanya penghentian kerjasama, kalau perlu langkah-langkah diplomatik harus dilakukan," pungkasnya.

Sebelumnya, TNI akan menghentikan seluruh kerja sama dan latihan militer dengan Australia untuk sementara. Mabes TNI menegaskan seluruh kerja sama akan dikaji kembali sebelum TNI bersedia membuka kembali hubungan dengan Australia.

Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto menjelaskan penyebab penghentian sementara ini karena masalah teknis dan turun naiknya hubungan bilateral antara kedua negara. Saat dikonfirmasi adanya pelecehan terhadap lambang negara Pancasila saat Prajurit Kopassus tengah melatih pasukan khusus di Australia, Wuryanto tak menampik. Tapi dia tak menjelaskan detilnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Teler Usai Tenggak Miras, Seorang Pelajar SMP di Pasaman Diamankan Satpol PP

Teler Usai Tenggak Miras, Seorang Pelajar SMP di Pasaman Diamankan Satpol PP

PASAMAN - Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) inisial V (13) Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman,...

Sapu Bersih Pungli, Dari SMP di Tanah Datar ini Disita Uang Puluhan Juta

Sapu Bersih Pungli, Dari SMP di Tanah Datar ini Disita Uang Puluhan Juta

TANAH DATAR - Team Tindak Saber Pungli UPP tanah Datar melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan), Senin, (5/2/2018) sekira...

Wabub Tanah Datar: Khatam Al Quran Usai Bukan Berarti Berhenti ke Surau

Wabub Tanah Datar: Khatam Al Quran Usai Bukan Berarti Berhenti ke Surau

TANAH DATAR - Masjid Raya Saruaso yang terletak dipinggir jalan raya Batusangkar-Lintau mewisuda khatam sebanyak 27...

Striker Persija Jakarta Marko Simic Siap Bela Timnas Indonesia?

Striker Persija Jakarta Marko Simic Siap Bela Timnas Indonesia?

BOLA - Belum juga genap dua bulan berada di Indonesia, Marko Simic telah menarik perhatian pencinta sepak bola Tanah...

Fakultas Pariwisata UMSB Bukittinggi Go International

Fakultas Pariwisata UMSB Bukittinggi Go International

BUKITTINGGI - Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Dekan Fakultas Pariwisata...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media