Monday, 19 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

GEMPABUMI 5,5 SR Guncang Pessel, Ini Penjelasan BMKG

Senin, 09 Januari 2017 - 22:28:55 WIB - 778
GEMPABUMI 5,5 SR Guncang Pessel, Ini Penjelasan BMKG

JAKARTA - Hari ini Senin, (9/1/2016), pukul 18.28 WIB, Gempa tektonik berkekuatan 5,5 SR mengguncang wilayah Pesisir Selatan Sumbar

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Drs. Mochammad Riyadi, mengatakan Analisis pendahuluan BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=5.5 dengan episenter pada koordinat 1,69 LS dan 100,31 BT, tepatnya di laut pada jarak 64 km arah barat laut Pesisir Selatan Sumbar pada kedalaman 17 km. Hasil pemutakhiran analisa BMKG didapat bahwa gempabumi tersebut berkekuatan M=5,3 dengan kedalaman 69 km.

Menurutnya, Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukan bahwa dampak gempabumi dirasakan hampir semua orang (skala SIG II yang setara dengan skala III - IV MMI) dapat terjadi pada daerah yang berdekatan dgn sumber gempa diwilayah Sumatra Barat, mulai Padang Panjang, Kota Padang, Batusangkar, Teluk Bayur, Pariaman, Sungai Penuh sampai dengan Painan. Wilayah Bengkulu di daerah Muko-muko  juga merasakan serupa II SIG, sebagaimana sebagian besar kepulauan Mentawai seperti daerah tuapejat dan sekitarnya. Selain itu gempa ini juga dirasakan luas di wilayah lain dengan intensitas lebih kecil antara II-III MMI. Hal ini sesuai dengan laporan masyarakat bahwa gempa ini dirasakan Pesisir Selatan II SIG-BMKG (IV MMI), Padang II SIG-BMKG (III-IV MMI), Pariaman II SIG-BMKG (III MMI), PadangPanjang-Bukittinggi I SIG-BMKG (II  MMI). Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dari lapangan.

Gempabumi Pesisir Selatan jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempabumi menengah, sehingga wajar jika guncangannya dirasakan dalam wilayah yang luas. Gempabumi ini terjadi akibat aktivitas Subduksi lempeng Indo Australia terhadap lempeng Eurasia. Dari hasil analisis mekanisme fokal, gempabumi ini mempunyai mekanisme sesar naik.

Patut disyukuri bahwa dengan kedalaman hiposenter di kedalaman menengah ini, dan kekuatan gempa yang relatif kecil, hasil modelling tsunami menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hasil monitoring BMKG hingga saat ini belum terjadi gempabumi susulan. Untuk itu kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi dari BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Pulau Sumatera dan sekitarnya dihimbau agar tidak terpancing isu mengingat gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami. (RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: nasional,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pilpres 2019, Prabowo Disebut akan Gandeng Anies Baswedan

Pilpres 2019, Prabowo Disebut akan Gandeng Anies Baswedan

POLITIK - Jurnalis senior Asia Times, John McBeth, membuat satu tulisan tentang Jokowi-JK yang kemungkinan bakal maju...

Prabowo Akui Fadli Zon Penuh Kontroversi, Ini Alasannya

Prabowo Akui Fadli Zon Penuh Kontroversi, Ini Alasannya

POLITIK - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Umum Gerindra,...

Tanah Datar Diguyur Hujan Lebat, Jokowi Tak Batal Turun ke Sawah

Tanah Datar Diguyur Hujan Lebat, Jokowi Tak Batal Turun ke Sawah

TANAH DATAR - Didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wakil Bupati Tanah Datar...

Lolos Verifikasi Faktual, Demokrat Tanah Datar Optimis Raih Kursi Pimpinan DPRD di 2019

Lolos Verifikasi Faktual, Demokrat Tanah Datar Optimis Raih Kursi Pimpinan DPRD di 2019

TANAH DATAR - Kamis,(1/2/2018) Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Ketua Panwaslu Tanah Datar di dampingi Bawaslu...

UP2U, Napas Baru Band Rock Indonesia Rilis Single Terbaru

UP2U, Napas Baru Band Rock Indonesia Rilis Single Terbaru

SHOWBIZ - Denyut kebangkitan musik rock di Tanahair kian mengencang. Ditandai kembalinya para rocker dan band rock...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media