Sunday, 25 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Simpan Gambar ISIS di HP, Warga Padang Dideportasi dari Malaysia

Kamis, 12 Januari 2017 - 06:14:08 WIB - 760
Simpan Gambar ISIS di HP, Warga Padang Dideportasi dari Malaysia

PADANG - Singapura melarang masuk 8 warga negara Indonesia asal Padang, Sumatera Barat. Imigrasi Singapura mendapati gambar bendera ISIS di telepon genggam salah seorang WNI.

Imigrasi Singapura pun mengenakan status tidak boleh masuk atau Not To Land (NTL) sejak Selasa 10 Januari 2017.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul, membenarkan hal tersebut.

"Itu benar ya, ada sekitar delapan WNI dihentikan di Singapura. Ditemukan tiga gambar yang mengesankan ajaran ISIS di dalam handphone milik salah seorang WNI," ujar Martinus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2017).

Martinus membeberkan ke delapan inisial WNI itu adalah FH (26), ASA (23), AK (28), SA (19), IO (26), MH (25), REH, dan AHP (21).

Pimpinan rombongan ini yang berinisial REH, menyimpan gambar yang menyerupai lambang kelompok militan ISIS. Terlebih, dia masuk Singapura menggunakan paspor Arab Saudi.

"Tujuh dengan paspor Indonesia, satu dengan paspor Arab Saudi," terang Martinus.

Setelah ditolak masuk ke Singapura, REH menjalani pemeriksaan di kepolisian Johor. REH mengaku, menerima gambar tersebut dari salah satu grup Whatsapp.

REH pun mengaku telah keluar dari grup Whatsapp tersebut dan menghapus gambar dari galeri telepon pintarnya. "REH ini mengatakan tidak sadar gambar tersebut masih ada dalam file manager telepon pintarnya," lanjut Martinus.

Menurut dia, berdasarkan kesimpulan yang dibuat kepolisian Johor, delapan WNI yang hendak ke Malaysia ini telah menjalankan ajaran Sunni Wal Al Jammah. Mereka tidak mendukung perjuangan ISIS pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi.

Muatan gambar tersebut, REH diterima secara tak sengaja dari grup Whatsapp dan bukan bertujuan mendukung perjuangan ISIS.

Kini, delapan WNI itu tersebut dibebaskan dan dipulangkan ke Indonesia melalui Batam, Kepulauan Riau. Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui alamat WNI tersebut di Sumatera Barat.

"Setelah dilakukan pemeriksaan diserahkan ke lihat Polri, melalui Kementerian Luar Negeri, dibawa ke Batam sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri," ucap Martinus. (lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional,padang

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Wapres Jusuf Kalla Setuju Penghinaan Presiden Diatur di RKUHP, Asalkan..

Wapres Jusuf Kalla Setuju Penghinaan Presiden Diatur di RKUHP, Asalkan..

NASIONAL - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) setuju dengan dihidupkannya kembali pasal penghinaan Presiden dan wakil...

Sedot Dana Rp 9,1 Triliun, Tol Padang-Pekanbaru Bakal Ada Terowongan Terpanjang di RI

Sedot Dana Rp 9,1 Triliun, Tol Padang-Pekanbaru Bakal Ada Terowongan Terpanjang di RI

PADANG - Sumatera Barat (Sumbar) segera memiliki jalan tol. Kemarin (9/2), Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi...

Anggota DPD RI Leonardi Harmainy Beri Dukungan Inyiak Candung Jadi Pahlawan Nasional

Anggota DPD RI Leonardi Harmainy Beri Dukungan Inyiak Candung Jadi Pahlawan Nasional

AGAM - Anggota DPD RI Leonardi Harmainy mengusulkan nama Syekh Sulaiman Arrasuli yang populer dengan nama Inyiak...

Insiden Kartu Kuning, Jokowi Ingin Kirim Ketua BEM UI ke Asmat

Insiden Kartu Kuning, Jokowi Ingin Kirim Ketua BEM UI ke Asmat

NASIONAL - Presiden Joko Widodo menanggapi aksi "kartu kuning" yang dilakukan oleh Ketua Badan Eksekutif...

Persoalan Irigasi, Petani di Padang Demo, Ini Kata Pjs Walikota

Persoalan Irigasi, Petani di Padang Demo, Ini Kata Pjs Walikota

PADANG - Pjs Walikota Padang Alwis menerima perwakilan petani dari beberapa Gapoktan yang berasal dari enam kelurahan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media