Tuesday, 20 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Ekonomi

Penurunan Aset Perbankan Syariah Sangat Disayangkan

Jumat, 27 Januari 2017 - 16:15:59 WIB - 894
Penurunan Aset Perbankan Syariah Sangat Disayangkan

JAKARTA - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perbanas Institute, Hidajat Sofyan, sangat menyayangkan terjadinya penurunan aset perbankan syariah. Menurut Laporan Perkembangan Perbankan Syariah oleh Bank Indonesia, aset perbankan syariah mencapai 49,2% di tahun 2011 kemudian terus-menerus turun hingga 12,4% di tahun 2014. Padahal industri perbankan syariah memiliki peluang yang besar untuk berkembang, pasalnya masyarakat dunia kini mulai menyadari kelemahan sistem perbankan konvensional dan menemukan bahwa sistem perbankan syariah dapat menjadi solusi dari kelemahan tersebut.

Sistem ekonomi syariah, termasuk perbankan syariah diyakini dapat memberikan kondisi ekonomi yang lebih stabil, sejahtera, lebih adil dan menguntungkan segala pihak.

"Jika semua masyarakat dunia menjalankan prinsip ekonomi syariah dengan benar, maka krisis seperti yang pernah menimpa kawasan Asia di tahun 1997 dan global di tahun 2008 dapat dihindari, karena prinsip ekonomi syariah yang menghindari riba, spekulatif, derivatif atau segala hal yang bersifat memperjual belikan uang. Kita bisa lihat pada saat krisis, banyak sekali investment bank yang hancur," imbuh Hidajat Sofyan pakar Ekonomi Syariah dari Institut Keuangan Perbankan dan Informatika PERBANAS.

Hidajat Sofyan menambahkan, alasan mengapa industri perbankan syariah belum mengalami perkembangan yang pesat adalah karena memang usianya yang jauh lebih muda dibandingkan perbankan konvensional, sehingga masih perlu penyempurnaan.

"Untuk mengembang pesatkan industri ini, perbankan syariah memerlukan sumber daya insani yang telah memiliki edukasi dan pemahaman yang kuat mengenai ilmu ekonomi dan perbankan syariah, dan menjadi penting untuk setiap perguruan tinggi untuk membuka program studi mengenai ekonomi syariah, khususnya dalam rangka memperkenalkan sistem ekonomi yang lebih sehat dan aman," tuturnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan harus ada kesiapan dalam hal penanganan dan penerapan hukum karena masih terkendala keseragaman dalam memutuskan paham dan aturan fikih, karena saat ini penentuan aturan fikih masih belum memiliki ketetapan yang lebih lengkap dan jelas.

*/ Arus Akbar Silondae, Wakil Rektor Bidang Umum dan Kemahasiswaan Perbanas Institute yang membidangi Bagian Humas sebagai Person in Charge

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/Perbanas Institute
Tag: aspirasi,bisnis,ekonomi,indonesia,internasional,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Jemput Bola, Ponpes Al-Kautsar Dikenal Hingga ke Provinsi Tetangga

Jemput Bola, Ponpes Al-Kautsar Dikenal Hingga ke Provinsi Tetangga

LIMAPULUH KOTA - Menghadapi tahun ajaran baru 2018/2019, Ponpes Modern Al-Kautsar Limapuluh Kota mengadakan kunjungan...

Soroti Kartu Kuning Untuk Jokowi, Fadli Zon Tulis Puisi Menohok

Soroti Kartu Kuning Untuk Jokowi, Fadli Zon Tulis Puisi Menohok

NASIONAL - Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali membuat puisi. Kali ini, puisi ditujukan untuk Mohammad Zaadit Taqwa,...

Bertemu Pegulat Muslim Rusia Khabib Nurmagomedov, Ronaldo: Assalamualaikum

Bertemu Pegulat Muslim Rusia Khabib Nurmagomedov, Ronaldo: Assalamualaikum

BOLA - Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mengucapkan salam Assalamualaikum ketika bertemu dengan pegulat asal...

VIDEO: Penangkapan Ular Piton Sebesar Paha Orang Dewasa di Bukittinggi jadi Tontonan Warga

VIDEO: Penangkapan Ular Piton Sebesar Paha Orang Dewasa di Bukittinggi jadi Tontonan Warga

VIDEO - Kemunculan Ular piton sebesar paha orang dewasa yang panjang mencapai 4,5 meter dengan berat sekira 50 kg...

Gempa 4,6 SR Guncang Pessel, BMKG Minta Warga Tetap Tenang dan Waspada

Gempa 4,6 SR Guncang Pessel, BMKG Minta Warga Tetap Tenang dan Waspada

PESISIR SELATAN - Gempa tektonik berkekuatan 4,6 SR membuat kaget warga Painan Pessel, Solok, dan juga Kota Padang....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media