Thursday, 17 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Babak baru Kasus Kemenakertrans Banggar vs KPK

Minggu, 02 Oktober 2011 - 01:01:26 WIB - 1268
Babak baru Kasus Kemenakertrans Banggar vs KPK


Jakarta, MinangkabauNews -- Kasus korupsi di Kemenakertran yang melibatkan banggar DPR RI memasuki babak baru, setelah empat pimpinan banggar menolak untuk di panggila KPK, Formappi terlihat panic karenakan duduk di kursi pesakitan.
Koordiantor Forum Masyarakat Masyarakat Peduli Parlemen (Formmapi), Sebastian Salang, menilai keberatan pimpinan Banggar diperiksa sebagai saksi oleh KPK menunjukkan kepanikan Banggar dalam kasus tersebut. Empat orang pimpinan Banggar panik. Mereka berpikir dipanggil KPK otomatis mereka duduk di kursi pesakitan. Padahal kan belum tentu, kata Sebastian.

Seharusnya, kata Sebastian, Sabtu (1/10) kemarin, pimpinan Banggar justru menjadikan momentum pemanggilan KPK sebagai ajang klarifikasi dan meluruskan tentang tuduhan tidak benar kepada mereka. ''Kalau tidak ada udang di balik batu, kenapa mesti takut? Tidak semua anggota Banggar begitu kan. Coba jelaskan, Banggar bukan lembaga korup loh, bukan sarang mafia. Itu bisa klarifikasi,'' ujarnya.

Kepanikan pimpinan dan anggota Banggar, kata Sebastian akhirnya berbuah sikap kontroversial dengan mengeluarkan keputusan fatal yaitu mengeluarkan surat penyerahan kewenangan terkait RAPBN 2012 kepada pimpinan DPR atau dikenal dengan ngambeknya Banggar. Parahnya, kata dia, keputusan fatal itu justru didukung pimpinan DPR. Jadi ruwet. Seolah ada pertarungan antara Banggar dan KPK, makanya muncul skor 1-0 KPK menang, kata dia.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan tersangka Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi I Nyoman Suisnaya, Kepala Bagian Evaluasi dan Perencanaan di Kemenakertrans Dadong Irbarelawan, serta Dharnawati, kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua. Mereka ditangkap bersama uang success fee atas nilai proyek yang berhasil dicairkan Rp 1,5 miliar yang sedianya akan diberikan Dharnawati sebagai pelicin proyek. Dalam perkembangannya, kasus ini meluas karena melibatkan Banggar DPR.

Editor/Sumber:
Tag: politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Cabuli Belasan Siswa, Oknum Guru SD di Limapuluh Kota Divonis 20 Tahun Penjara

Cabuli Belasan Siswa, Oknum Guru SD di Limapuluh Kota Divonis 20 Tahun Penjara

LIMAPULUH KOTA - Seorang terdakwa berstatus guru pengajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Limapuluh Kota divonis...

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

LUBUK SIKAPING - Bupati Pasaman Yusuf Lubis yang didampingi Sekretaris Daerah, Mara Ondak menyerahkan secara resmi...

KSAL Dukung Peringatan Hari Nusantara 2019 di Kota Pariaman

KSAL Dukung Peringatan Hari Nusantara 2019 di Kota Pariaman

PARIAMAN -- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M mendukung penuh Peringatan Hari...

Gelar Lomba CTPS, Dinkes Mentawai Ajak Anak-anak Cuci Tangan Pakai Sabun

Gelar Lomba CTPS, Dinkes Mentawai Ajak Anak-anak Cuci Tangan Pakai Sabun

MENTAWAI - Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Gelar Lomba Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Halaman Kantor...

Murid Taman Kanak - Kanak se Kota Padang Panjang Peragaan Manasik Haji

Murid Taman Kanak - Kanak se Kota Padang Panjang Peragaan Manasik Haji

PADANG PANJANG - Prosesi manasik haji tidak hanya dilakukan umat Islam berusia dewasa, murid Taman Kanak - Kanak (TK)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media