Friday, 06 Dec 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Babak baru Kasus Kemenakertrans Banggar vs KPK

Minggu, 02 Oktober 2011 - 01:01:26 WIB - 1279
Babak baru Kasus Kemenakertrans Banggar vs KPK


Jakarta, MinangkabauNews -- Kasus korupsi di Kemenakertran yang melibatkan banggar DPR RI memasuki babak baru, setelah empat pimpinan banggar menolak untuk di panggila KPK, Formappi terlihat panic karenakan duduk di kursi pesakitan.
Koordiantor Forum Masyarakat Masyarakat Peduli Parlemen (Formmapi), Sebastian Salang, menilai keberatan pimpinan Banggar diperiksa sebagai saksi oleh KPK menunjukkan kepanikan Banggar dalam kasus tersebut. Empat orang pimpinan Banggar panik. Mereka berpikir dipanggil KPK otomatis mereka duduk di kursi pesakitan. Padahal kan belum tentu, kata Sebastian.

Seharusnya, kata Sebastian, Sabtu (1/10) kemarin, pimpinan Banggar justru menjadikan momentum pemanggilan KPK sebagai ajang klarifikasi dan meluruskan tentang tuduhan tidak benar kepada mereka. ''Kalau tidak ada udang di balik batu, kenapa mesti takut? Tidak semua anggota Banggar begitu kan. Coba jelaskan, Banggar bukan lembaga korup loh, bukan sarang mafia. Itu bisa klarifikasi,'' ujarnya.

Kepanikan pimpinan dan anggota Banggar, kata Sebastian akhirnya berbuah sikap kontroversial dengan mengeluarkan keputusan fatal yaitu mengeluarkan surat penyerahan kewenangan terkait RAPBN 2012 kepada pimpinan DPR atau dikenal dengan ngambeknya Banggar. Parahnya, kata dia, keputusan fatal itu justru didukung pimpinan DPR. Jadi ruwet. Seolah ada pertarungan antara Banggar dan KPK, makanya muncul skor 1-0 KPK menang, kata dia.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan tersangka Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi I Nyoman Suisnaya, Kepala Bagian Evaluasi dan Perencanaan di Kemenakertrans Dadong Irbarelawan, serta Dharnawati, kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua. Mereka ditangkap bersama uang success fee atas nilai proyek yang berhasil dicairkan Rp 1,5 miliar yang sedianya akan diberikan Dharnawati sebagai pelicin proyek. Dalam perkembangannya, kasus ini meluas karena melibatkan Banggar DPR.

Loading...
Editor/Sumber:
Tag: politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

KPU Kota Solok Gelar Rakor Analisis Pengelolaan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu dan Pilkada

KPU Kota Solok Gelar Rakor Analisis Pengelolaan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu dan Pilkada

SOLOK -- Komisi Pemiliham Umum Kota Solok merilis tahapan-tahapan pilkada, Rabu (04/12/2019), di Relazion Resto, di...

Mahyeldi Hadiri Reuni Akbar 212 di Jakarta Disambut Hangat Ulama

Mahyeldi Hadiri Reuni Akbar 212 di Jakarta Disambut Hangat Ulama

JAKARTA -- Mahyeldi menghadiri acara reuni 212 di Monas, Jakarta, Senin, (2/11/2019). Ia sempat memberi sambutan dan...

MPI Sumbar: Kader Harus Sampaikan Dakwah Efektif dengan Semangat Amal Maruf Nahi Mungkar

MPI Sumbar: Kader Harus Sampaikan Dakwah Efektif dengan Semangat Amal Maruf Nahi Mungkar

PADANG -- Menyikapi tulisan oknum IMM yang ditulis di website IMM Sumbar terkesan menyudutkan Ketua Pemuda Muhammadiyah...

Wakil Walikota Padang Panjang Ingatkan OPD Serius dan Bertanggung Jawab dalam Bekerja

Wakil Walikota Padang Panjang Ingatkan OPD Serius dan Bertanggung Jawab dalam Bekerja

PADANG PANJANG -- Wakil Walikota Padang Panjang Asrul, mengingatkan kepada seluruh pimpinan OPD (Organisasi Perangkat...

KPU Sumbar Luncurkan Pedoman Tekhnis Pilkada 2020

KPU Sumbar Luncurkan Pedoman Tekhnis Pilkada 2020

PADANG -- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumbar meluncurkan pedoman teknis tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada)...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media