Friday, 10 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Babak baru Kasus Kemenakertrans Banggar vs KPK

Minggu, 02 Oktober 2011 - 01:01:26 WIB - 1353
Babak baru Kasus Kemenakertrans Banggar vs KPK


Jakarta, MinangkabauNews -- Kasus korupsi di Kemenakertran yang melibatkan banggar DPR RI memasuki babak baru, setelah empat pimpinan banggar menolak untuk di panggila KPK, Formappi terlihat panic karenakan duduk di kursi pesakitan.
Koordiantor Forum Masyarakat Masyarakat Peduli Parlemen (Formmapi), Sebastian Salang, menilai keberatan pimpinan Banggar diperiksa sebagai saksi oleh KPK menunjukkan kepanikan Banggar dalam kasus tersebut. Empat orang pimpinan Banggar panik. Mereka berpikir dipanggil KPK otomatis mereka duduk di kursi pesakitan. Padahal kan belum tentu, kata Sebastian.

Seharusnya, kata Sebastian, Sabtu (1/10) kemarin, pimpinan Banggar justru menjadikan momentum pemanggilan KPK sebagai ajang klarifikasi dan meluruskan tentang tuduhan tidak benar kepada mereka. ''Kalau tidak ada udang di balik batu, kenapa mesti takut? Tidak semua anggota Banggar begitu kan. Coba jelaskan, Banggar bukan lembaga korup loh, bukan sarang mafia. Itu bisa klarifikasi,'' ujarnya.

Kepanikan pimpinan dan anggota Banggar, kata Sebastian akhirnya berbuah sikap kontroversial dengan mengeluarkan keputusan fatal yaitu mengeluarkan surat penyerahan kewenangan terkait RAPBN 2012 kepada pimpinan DPR atau dikenal dengan ngambeknya Banggar. Parahnya, kata dia, keputusan fatal itu justru didukung pimpinan DPR. Jadi ruwet. Seolah ada pertarungan antara Banggar dan KPK, makanya muncul skor 1-0 KPK menang, kata dia.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan tersangka Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi I Nyoman Suisnaya, Kepala Bagian Evaluasi dan Perencanaan di Kemenakertrans Dadong Irbarelawan, serta Dharnawati, kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua. Mereka ditangkap bersama uang success fee atas nilai proyek yang berhasil dicairkan Rp 1,5 miliar yang sedianya akan diberikan Dharnawati sebagai pelicin proyek. Dalam perkembangannya, kasus ini meluas karena melibatkan Banggar DPR.

Editor/Sumber:
Tag: politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Polres Padang Panjang Gelar Panen Raya Dalam Rangka Ketahanan Pangan Nusantara

Polres Padang Panjang Gelar Panen Raya Dalam Rangka Ketahanan Pangan Nusantara

PADANG PANJANG -- Kepolisian Resort Padang Panjang menggelar Panen Raya dalam rangka Ketahanan Pangan Nusantara, di...

Gawat! Lawan India, Kapal Selam Nuklir China Bakal Lewati Perairan Indonesia

Gawat! Lawan India, Kapal Selam Nuklir China Bakal Lewati Perairan Indonesia

INTERNASIONAL - Pernyataan Sekretaris Negara Amerika Serikat Mike Pompeo dalam konferensi virtual Forum Brussels pada...

Ketua DPRD Kabupaten Solok Ajak Perantau Majukan Ekonomi Kampung Halaman

Ketua DPRD Kabupaten Solok Ajak Perantau Majukan Ekonomi Kampung Halaman

KABUPATEN SOLOK -- Ketua DPRD Kabupaten Solok Jon Firman Pandu, mengajak perantau menjadi warga Kabupaten Solok terbaik...

Terungkap, Inilah Klub Tujuan Messi Setelah Hengkang dari Barcelona

Terungkap, Inilah Klub Tujuan Messi Setelah Hengkang dari Barcelona

BOLA - Ancaman hengkangnya Lionel Messi dari Barcelona begitu nyata. Itu setelah proses negosiasi kontrak Messi dengan...

Sebanyak 18 Milyar dari Kemen PUPR Untuk Kabupaten Solok

Sebanyak 18 Milyar dari Kemen PUPR Untuk Kabupaten Solok

KABUPATEN SOLOK -- Pemerintah Daerah Kabupaten Solok mendapatkan dana hibah sebanyak Rp18 M dari Kementerian Pekerjaan...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu