Saturday, 15 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Menteri PPPA : 2030 Indonesia Negara Layak Anak

Kamis, 20 April 2017 - 01:37:50 WIB - 865
Menteri PPPA : 2030 Indonesia Negara Layak Anak


SOLOK - Indonesia ditargetkan menjadi negara layak anak pada tahun 2030. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise saat Lounching dan Komitmen Kab/ Kota se-Sumbar layak anak (KLA) di Halaman Kantor Bupati Solok, Rabu (19/4/2017).

"Target tersebut ditandai dengan tergabungnya Indonesia didalam komitmen global dunia layak anak dan kemudian Presiden RI sudah meratifikasi komitmen tersebut" terangnya.

Dalam mencapai terget tersebut, menurut Yohana suksesnya komitmen tersebut sangat tergantung pada pimpinan-pimpinan yang ada disetiap Kabupaten/ Kota di Indonesia.

"Saya minta kepada Bupati/ Walikota agar memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan anak, karena perlindungan anak sudah tertuang didalam UUD 45 dan UU tentang perlindungan anak," sebutnya.

Yohana juga menjelaskan, saat ini di Kementeriaan PPPA terdapat satu program yakni program perlindungan anak berbasis masyarakat apabila program tersebut dilaksanakan sejalan dengan program KLA, maka masalah-masalah yang dihadapi selama ini akan dapat diatasi secara bertahap.

"Langkah yang sudah dibuat oleh Provinsi Sumatera Barat dalam membuat komitmen KLA ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Sumatera dan hal ini akan dapat dijadikan contoh untuk Kabupaten/ Kota lain yang ada di Sumatera," ujarnya.

Dengan sudah adanya komitmen diantara Bupati/ Walikota se Sumbar, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menjelaskan, sejak tahun 2006, Kementerian PPPA sudah melakukan kebijakan KLA dengan tujuan untuk membangun semua sistem pembangunan anak yang lebih terintegrasi, berkelanjutan dalam dimensi Kab/ Kota dengan mensinergikan sumber daya pemerintah , masyarakat dan dunia usaha, sehingga pemenuhan hak-hak anak lebih dapat dipastikan.

"Jadi saya harapkan kepada seluruh Bupati/ Walikota, dengan adanya komitmen ini bukan hanya sekedar tanda tangan saja, namun kita bersama harus bergerak cepat dan turun kelapangan agar program tersebut dapat berjalan dengan baik," tutupnya. (hm)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: perempuan,solok,sumatra-barat,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Jokowi: Seperti Komputer, Perekonomian Semua Negara Sedang Hang

Jokowi: Seperti Komputer, Perekonomian Semua Negara Sedang Hang

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka pidato sidang tahunannya di depan anggota parlemen dengan menjelaskan...

Ledakan Dahsyat Luluh Lantakan Ibukota Lebanon, Ini Kata Dubes RI Hajrianto Y. Tohari

Ledakan Dahsyat Luluh Lantakan Ibukota Lebanon, Ini Kata Dubes RI Hajrianto Y. Tohari

INTERNATIONAL -- Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajrianto Y. Tohari mengatakan Ledakan sangat besar yang telah kami...

Gempa Bumi M 3,4 Guncang Mentawai, Minggu (2/8/2020) Senja Hari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi M 3,4 Guncang Mentawai, Minggu (2/8/2020) Senja Hari, Tak Berpotensi Tsunami

KEP. MENTAWAI -- Gempa bumi terjadi di wilayah Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumbar pada Minggu, (2/8/2020) malam...

Dinkop UKM dan Perdagangan Bukittinggi Jamin Pasar Atas Steril dari PKL

Dinkop UKM dan Perdagangan Bukittinggi Jamin Pasar Atas Steril dari PKL

BUKITTINGGI -- Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi, menjamin Pasar Atas steril dari Pedagang Kaki Lima...

Dinas Perkim LH Padang Panjang Minta Masyarakat Kurangi Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai

Dinas Perkim LH Padang Panjang Minta Masyarakat Kurangi Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai

PADANG PANJANG -- Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Kota Padang Panjang, Wita Desi...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1