Tuesday, 20 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Opini

Quick Count Putaran Dua Pikada DKI Hasilkan Pemimpin Jakarta Baru

Kamis, 20 April 2017 - 01:50:53 WIB - 660
Quick Count Putaran Dua Pikada DKI Hasilkan Pemimpin Jakarta Baru

Oleh: Ikhwan Arif

Kontestasi Pemilihan Gubermur DKI Jakarta Putaran Kedua Tahun 2017 telah mencapai puncak kematangan. Pemilihan ini menandakan sengitnya persaingan yang terjadi di Jakarta. Persaingan yang ketat berimplikasi terhadap tingginya tensi masyarakat untuk segera mengetahui hasil Pilgub DKI Jakarta kali ini. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, beberapa lembaga survei resmi merilis hasil perhitungan cepat pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Putaran Kedua Tahun 2017.

Dari hasil quick count yang diselenggarakan beberapa lembaga survei pasangan nomor urut 3 Anies Rasyied Baswedan – Sandiaga Salahuddin Uno unggul dari pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat. Salah satunya Lembaga Voxpol Center Research And Consulting dengan perolehan hasil suara Anis – Sandi sebesar 59,40% berbanding Ahok – Djarot 40.60%. Sebagian besar lembaga survey menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 95% dan margin error 1%. Metode yang digunakan pada umumnya untuk Quick Count ini adalah systematic random sampling yang mana sampel diacak secara sistematis sesuai pola yang telah ditentukan.

Pada Pilgub DKI Jakarta kali ini adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam memilih. Partisipasi pemilih pada Pilgub putaran kedua ini naik sekitar 1% dibandingkan pada putaran pertama yaitu sebelumnya 77% menjadi 78%. Berkaca pada putaran pertama pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylvi memperoleh suara sebesar 17%. Pada hasil ini tentuya yang dilihat kemana limpahan suara AHY-Sylvi.

Tepat pada perolehan hasil quick count putaran kedua ini suara Anis meningkat drastis dibandingkan Ahok. Merapatnya segmen pemilih AHY-Sylvi kepada pasangan Anis-Sandi merupakan suntikan positif terhadap perolehan suara Anis. Kemiripan pemilih AHY-Sylvi dan Anis ternyata tidak membuat para pendukung pasangan tersebut menyia-nyiakan hak pilih mereka untuk mendukung pasangan Anis-Sandi.

Kemenangan pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno ini menandakan bahwa pasangan tersebut berhasil mendapatkan limpahan suara yang besar dari pasangan Agus Harimurti – Sylviana Murni. Kesamaan basis pemilih Islam antara AHY- Slyvi menjadi faktor utama adanya kenaikan drastis suara pasangan Anies-Sandi. Pernyataan sikap partai PPP dan PKB secara institusional untuk mendukung pasangan Basuki-Djarot tidak serta merta diikuti oleh para kader dan simpatisannya. Pernyataan sikap partai seakan hanya menjadi himbauan yang terabaikan, oleh para kader dan simpatisan.

Kuatnya kinerja partai pendukung dan relawan pasangan Anies-Sandi juga merupakan faktor penentu yang tidak bisa dihindarkan. Kuatnya basis massa Basuki-Djarot di daerah Jakarta Utara dan Jakarta Barat berhasil dipangkas oleh para relawan dan pendukung Anies-Sandi. Degradasi pemilih ini jelas terjadi di daerah Jakarta Barat yang sebelumnya merupakan basis suara Basuki-Djarot berdasarkan hitungan cepat Voxpol Center, Jakarta Barat diangka 52,74% sekarang hanya menjadi 50,97%. Fenomena serupa juga terjadi di daerah Jakarta Utara paslon nomor urut 2 ini mengalami penurunan suara dari 46,77% menjadi 42,78 %.

Penurunan perolehan suara pada pasangan Ahok-Djarot tidak terlepas dari ketatnya persaingan antara petahana dan Anis. Solidnya pasangan Anis-Sandi dalam memangkas isu-isu miring yang mencoba menjatuhkan elektabilitas pasangan Anis. Kecolongan terjadi pada pasangan Ahok-Djarot yang notabene pemilihnya terkotak-kotak sehingga tidak solid dalam menentukan pilihan. Pasangan Anis-Sandi memang unggul pada hasil quick count di beberapa lembaga begitu juga hasil survei beberapa lembaga sebelum hari pemilihan. Hasilnya positif dan tidak jauh berbeda.

Berkaca pada beberapa hari sebelum pemilihan timses pasangan Ahok-Djarot melakukan blunder politik. Misalnya pembagian sembako oleh timses pasangan Ahok-Djarot pada masa tenang yang berdampak pada kekalahan Ahok di putaran kedua. Sebelumnya pada debat Pilkada yang diadakan KPU DKI Jakarta pasangan Ahok-Djarot diserang oleh pasangan Anis-Sandi dengan program-program petahana yang tidak efektif dan tidak memihak kepada masyarkat di DKI Jakarta.

Momen ini yang kemudian dimanfaatkan oleh pasangan Anis-Sandi yang diajadikan objek figure yang dinantikan oleh masyarakat DKI Jakarta. Disamping itu gejolak di DKI Jakarta pada saat proses kampanye dan masa tenang dijadikan sebagai bentuk aksi penyatuan pemilih Jakarta dalam menyelamatkan DKI Jakarta yang berada pada posisi yang tidak tenang, terlebih setelah Umat Islam diguncang isu penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok. Terbukti di hari pemilihan pasangan Ahok-Djarot tumbang kemudian Anis-Sandi mampu menarik simpati pemilih di DKI Jakarta.(*)


*/ Penulis adalah Direktur Indonesia Political Power / 085263265336 / ikhwanarifaku@gmail.com

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: indonesia,nasional,pilkada,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Indo Jalito Peduli (IJP) Jakarta Kunjungi Bukittinggi, 325 Petugas Kebersihan Dapat Bantuan

Indo Jalito Peduli (IJP) Jakarta Kunjungi Bukittinggi, 325 Petugas Kebersihan Dapat Bantuan

BUKITTINGGI - Memaknai Hari Peduli Sampah Nasional 2018, organisasi Sosial Indo Jalito Peduli (IJP) Jakarta menggelar...

Inilah 5 Fakta Mengerikan Usai Gunung Sinabung Meletus

Inilah 5 Fakta Mengerikan Usai Gunung Sinabung Meletus

NASIONAL - Letusan Gunung Sinabung di Tanah Karo, Medan, Sumatera Utara, membuat sejumlah wilayah di sekitarnya terkena...

MUI Sumbar Keluarkan Maklumat Larangan Perayaan Valentine Day

MUI Sumbar Keluarkan Maklumat Larangan Perayaan Valentine Day

PADANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumbar, mengeluarkan maklumat Larangan untuk memperingati hari kasih...

Polres Bukittinggi Serahkan Kendaraan Dinas Bhabinkamtibmas

Polres Bukittinggi Serahkan Kendaraan Dinas Bhabinkamtibmas

BUKITTINGGI - Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, SIK,MH diwakili oleh Waka Polres Bukittinggi Kompol Albert...

Inilah Daftar 27 Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut di Tanjakan Emen Subang Jabar

Inilah Daftar 27 Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut di Tanjakan Emen Subang Jabar

SUBANG - Sebanyak 27 orang dilaporkan tewas akibat kecelakaan maut bus pariwisata di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media