minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Opini

Pemain Sandiwara dalam Hak Angket KPK

Selasa, 02 Mei 2017 - 16:21:00 WIB - 388
Pemain Sandiwara dalam Hak Angket KPKLuthfi Mutty, Anggota Fraksi Partai NasDem

Oleh: Media Center Fraksi NasDem

DPR resmi menyetujui usulan hak angket terhadap pelaksanaan tugas dan kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuh dari sepuluh fraksi yang ada menyatakan setuju dengan penggunaan hak ini dalam rapat paripurna, Jumat (28/4) kemarin. Adapun tiga fraksi yang menyatakan tidak setuju adalah Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, dan Fraksi Partai Gerindra.

Adanya penolakan dari sebagian fraksi ini mengundang kritis dari anggota Fraksi Partai NasDem, Luthfi Mutty. Dalam pesan singkatnya, Luthfi menyatakan bahwa Senayan adalah ruang sandiwara, dan lakonnya adalah para anggota DPR.

"Dua setengah tahun sudah saya berda di Senayan. Dua setengah tahun ternyata belum cukup membuat saya jadi politisi yg bisa memainkan lakon sandiwara yg penuh dinamika. Di Senayan, lakon di panggung belakang sering kali berbeda 180 derajat dgn apa yg harus dimainkan di panggung depan," demikian kata Luthfi dalam pesan tersebut, Selasa (2/5).

Lebih lanjut politisi asal Sulawesi Selatan ini menyebut, mereka yang menolak hak angket sebenarnya begitu garang terhadap KPK. Namun ketika berada di "panggung" mereka ramai-ramain menyatakan penolakannya.

"Lihat saja kasus angket KPK. Ketika masih berada di panggung belakang, betapa garangnya para pemain sandiwara di Senayan ini. Tapi begitu pentas di panggung depan, semua bermuka manis kpd para penonton," tambah Luthfi.

Agaknya, dia melanjutkan, mereka yang menolak hak angket memang sadar betul bahwa masyoritas warga negara ini masih menaruh kepercayaan lebih kepada lembaga anti rasuah yang didirikan tahun 2001 itu.

"Itu semua didasari pada kesadaran bhw mayoritas penonton masih percaya kpd KPK sebagai lembaga yg diharapkan dapat membersihkan negara ini dari para bandit dan rampok negara. Berseberangan dgn sikap penonton sama saja dg melakukan bunuh diri secara politik. Karena itu maka perubahan sikap yg sangat ektrim dari sikap awal, tiada lain krn berharap simpati para penonton agar tetap terpilih sebagai pemain sandiwara pada pileg berikut," pungkasnya. (mediacenterfraksinasdem2gmail.com)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: mediacenterfraksinasdem2gmail.com
Tag: indonesia,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ingin Beli Mobil atau Motor Bekas? Pelajari Cara Balik Nama dan Pembuatan STNK

Ingin Beli Mobil atau Motor Bekas? Pelajari Cara Balik Nama dan Pembuatan STNK

NASIONAL - Bagi Anda yang ingin membeli mobil atau motor bekas, sebaiknya Anda mengetahui proses balik nama. Balik...

Penulis Buku Jokowi Undercover Bikin Video dari Penjara, Kepala Rutan Ngaku Kecolongan

Penulis Buku Jokowi Undercover Bikin Video dari Penjara, Kepala Rutan Ngaku Kecolongan

NASIONAL - Video berdurasi sekitar 40 detik tersebar luas di media sosial. Video tersebut berisi rekaman diri Bambang...

Pemko Lakukan Pembenahan RRI Studio Produksi Pariaman

Pemko Lakukan Pembenahan RRI Studio Produksi Pariaman

PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman melalui Diskominfo akan melakukan pembenahan terhadap RRI Studio Produksi (SP)...

Malam Tahun Baru di Padang, 26 Pasangan Ilegal Terjaring Razia

Malam Tahun Baru di Padang, 26 Pasangan Ilegal Terjaring Razia

PADANG - 26 pasang muda-mudi yang bukan berstatus suami istri ditertibkan petugas penegak Perda Kota Padang di malam...

Viral Video Minum Kencing Unta Ustadz Bachtiar Nasir, Ini Kata MUI

Viral Video Minum Kencing Unta Ustadz Bachtiar Nasir, Ini Kata MUI

NASIONAL - Video Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menjadi viral di media sosial karena dalam video tersebut UBN meminum air...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media