Thursday, 22 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

LAPAN : Benda Asing yang Jatuh di Sumbar Ternyata..

Minggu, 23 Juli 2017 - 11:00:06 WIB - 3754
LAPAN : Benda Asing yang Jatuh di Sumbar Ternyata..Benda asing mirip kendi jatuh dari Sumbar

PADANG - Sebuah benda misterius jatuh dari langit di Jorong Kubu Nagari, Agam, Sumatera Barat, Selasa (18/7/2017) lalu. Benda yang bentuknya seperti kendi tersebut telah diteliti oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

LAPAN menjelaskan jika benda itu merupakan tabung hydrazine yang menjadi tabung bahan bakar roket Chang Zheng 3-A.

Roket tersebut adalah milik China yang mengantarkan satelit navigasi Beidou M1 pada April 2007. Beidou merupakan satelit yang termasuk bagian dari Compass Navigation System. Yakni sebuah sistem yang membantu pengguna alat komunikasi untuk memberi informasi soal lokasi, waktu, dan kecepatan yang lebih tepat.

Keterangan LAPAN tersebut mengundang pertanyaan, karena roket tersebut diluncurkan pada 13 April 2007, akan tetapi baru jatuh pada tahun 2017, atau 10 tahun setelahnya.

Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin mengatakan, roket Chang Zheng 3-A memiliki orbit yang lonjong dengan ketinggian 10.000 Km. Setelah sampai di orbit, benda itu mengelilingi Bumi.

Thomas menjelaskan jika pada ketinggian 10.000 km, gravitasi bumi tak begitu bekerja. Ia menerangkan jika tidak semua benda yang melintas di sekitar bumi akan langsung turun.

Sementara itu, "kendi" yang jatuh di Sumatera Barat tersebut diperkirakan berkurang ketinggiaanya karena adanya gesekan, semakin lama puing dari roket tersebut makin rendah hingga akhirnya jatuh.

"Itu yang menyebabkan 10 tahun baru jatuh," ungkapnya

Pada ketinggian 120 km, sebuah obyek tak bisa lagi mengelak dari gravitasi bumi. “Dia masuk ke atmosfer padat dan jatuh," katanya.

Thomas juga menerangkan jika semua benda yang mengorbit bumi selalu akan melintasi ekuator.Dalam satu kali orbit, benda antariksa melintasi ekuator dua kali pada titik yang berseberangan.

Oleh karena itu, kemungkinan jatuhnya sampah antariksa di ekuator menjadi lebih tinggi.

"Jatuhnya bisa di mana pun di permukaan bumi. Karena inklinasinya 54 derajat dan wilayah ekuator menjadi wilayah yang selalu dilewati oleh obyek yang mengorbit bumi, maka dia bisa jatuh di Indonesia," ujar Thomas.(kp)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: agam,indonesia,internasional,limapuluh-kota,nasional,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Padang, Satu Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Padang, Satu Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

PADANG - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (17/2/2018) sekira...

Sapu Bersih Pungli, Dari SMP di Tanah Datar ini Disita Uang Puluhan Juta

Sapu Bersih Pungli, Dari SMP di Tanah Datar ini Disita Uang Puluhan Juta

TANAH DATAR - Team Tindak Saber Pungli UPP tanah Datar melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan), Senin, (5/2/2018) sekira...

Dilematis Gedung Tua Rusak dan Terbengkalai di Muaro Padang, Ini Kata Kadis Pariwisata

Dilematis Gedung Tua Rusak dan Terbengkalai di Muaro Padang, Ini Kata Kadis Pariwisata

PADANG - Jejak kolonial bisa dirasakan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dengan beberapa bangunan...

Kecelakaan Proyek Infrastruktur Pemerintah Terus Terjadi, Presiden Jokowi Angkat Bicara

Kecelakaan Proyek Infrastruktur Pemerintah Terus Terjadi, Presiden Jokowi Angkat Bicara

JAKARTA - Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait sejumlah kecelakaan konstruksi pada proyek infrastruktur...

Presidium Alumni 212: Rizieq Shihab Pulang Jika Dijemput Anies Baswedan

Presidium Alumni 212: Rizieq Shihab Pulang Jika Dijemput Anies Baswedan

JAKARTA - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab diklaim bakal kembali ke Indonesia jika dijemput...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media