Sunday, 18 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

Selasa, 01 Agustus 2017 - 12:49:29 WIB - 333
Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tuntaskan Kasus Novel BaswedanKapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian

NASIONAL - Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk segera menuntaskan kasus dugaan penganiayaan terhadap Novel Baswedan.

"Itu perintah beliau, tapi kami sudah sampaikan langkah-langkah yang sudah kami lakukan. Prinsip, kita ingin agar sesegera mungkin tapi kadang kadang ada kendala-kendala di lapangan," ucap Tito di Kantor Presiden, Senin (31/7).

Hal ini disampaikan Kapolri setelah dirinya dipanggil Presiden ke Istana Merdeka untuk menjelaskan perkembangan penanganan kasus dugaan penganiayaan Novel Baswedan. Hingga saat ini, pihaknya telah mendengarkan setidaknya keterangan dari 59 saksi.

"Ada lima orang yang sudah kita amankan. Sejumlah cctv ada lebih kurang 50 cctv dalam radius 1 km juga sudah kita dapatkan juga. Berikut ada beberapa sekitar 100 lebih toko kimia yang sudah kita datangi yang menjual H2SO4, ini juga masih dalam pengembangan kita,” ucap Tito.

Dari saksi-saksi yang telah dimintakan keterangannya, ia mengatakan bahwa pihak kepolisian belum menemukan saksi yang melihat atau mengetahui wajah tersangka pada waktu kejadian.

"Kita belum mendapatkan saksi pada saat kejadian. Yang ada adalah dua orang ibu-ibu, yang menggunakan mukena pulang dari masjid. Ada juga saya kira di cctv yang di medsos, itu sudah kita dengar keterangannya juga. Tapi tidak, hanya melihat kejadian, tidak melihat wajah tersangka," ujar Tito.

Namun Kapolri mengaku bahwa pihak Kepolisian telah berhasil menemukan saksi yang cukup penting, tapi yang bersangkutan tidak ingin disebutkan namanya untuk alasan keamanan.

"Dia melihat kira-kira lima menit sebelum peristiwa, ada orang yang berdiri di dekat masjid, yang itu sosoknya mencurigakan, yang diduga dia adalah pengendara sepeda motor penyerang," ucap Tito.

Dari keterangan saksi ini, pihak Kepolisian mulai dapat melakukan sketsa pelaku, mulai dari sketsa tangan sampai dengan menggunakan teknologi yang mutakhir.

"Kita bekerja sama dengan rekan-rekan dari AFP kepolisian Australia, kemudian kita rekonstruksikan menggunakan sistem komputer, sehingga terakhir kita dapatkan yang ini. Ini mungkin belum dipublished ya, karena ini baru kira-kira dua hari yang lalu ini,” kata Tito.

Tito menambahkan, pihak Kepolisian juga telah menyampaikan perkembangan kasus ini kepada KPK. "Kita ingin agar teman-teman dari KPK juga bisa bergabung untuk membentuk tim gabungan Polri khususnya Polda Metro Jaya. Baik tim lidik (penyelidik) maupun tim analisnya, dan kita akan terbuka untuk itu. kami sudah menawarkan dari tanggal 16 Juni,"kata Tito.(Romeo)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Romeo
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional,pos-polisi

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Habib Rizieq Dikabarkan Pulang, Ini Reaksi Firza Husein

Habib Rizieq Dikabarkan Pulang, Ini Reaksi Firza Husein

NASIONAL - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, belum berencana pulang dalam waktu dekat. Dia masih...

DPR: Dana Otonomi Khusus Papua Tidak Salah, Skema Tranfernya yang Harus Dievaluasi

DPR: Dana Otonomi Khusus Papua Tidak Salah, Skema Tranfernya yang Harus Dievaluasi

NASIONAL - Wabah campak dan gizi buruk di Agats, Kabupaten Asmat, Papua, menyisakan pertanyaan terkait dana Otonomi...

Tiba di Dharmasraya, Presiden Jokowi Awali Kunjungan Kerja Ke Ranah Minang

Tiba di Dharmasraya, Presiden Jokowi Awali Kunjungan Kerja Ke Ranah Minang

DHARMASRAYA - Presiden Joko Widodo pagi ini, Rabu, (7/2/2018), bertolak menuju Provinsi Sumatra Barat. Didampingi...

Dilematis Gedung Tua Rusak dan Terbengkalai di Muaro Padang, Ini Kata Kadis Pariwisata

Dilematis Gedung Tua Rusak dan Terbengkalai di Muaro Padang, Ini Kata Kadis Pariwisata

PADANG - Jejak kolonial bisa dirasakan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dengan beberapa bangunan...

BIN Akui Sudah Prediksi Penyerangan Tokoh Agama di Tahun Politik

BIN Akui Sudah Prediksi Penyerangan Tokoh Agama di Tahun Politik

NASIONAL - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (purn) Budi Gunawan mengaku sudah memprediksi maraknya...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media