Tuesday, 20 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

BPOM Padang Musnahkan Makanan dan Obat Ilegal Senilai Rp. 1,8 Milyar

Jumat, 11 Agustus 2017 - 20:48:18 WIB - 475
BPOM Padang Musnahkan Makanan dan Obat Ilegal Senilai Rp. 1,8 MilyarBPOM bersama Walikota Padang musnahkan makanan dan minuman ilegal, Jumat (11/8)

PADANG - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemusnahan obat dan makanan ilegal senilai lebih dari Rp. 1,8 milyar di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, Jumat (11/8/2017). Pemusnahan tersebut didahului dengan pembakaran secara simbolis oleh Kepala BPOM RI Penny Kusumastuti Lukito bersama Walikota Padang diwakili Sekda Asnel serta perwakilan lembaga terkait lainnya.

Kepala BPOM menyebut, produk yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengawasan BB POM di Padang. Produk tersebut terdiri dari 860 item jenis obat, 50 item pangan, 745 item kosmetik, 519 item obat tradisional serta barang bukti titipan Kejaksaan yang sudah berkekuatan hukum.

"Seluruh barang bukti yang dimusnahkan sudah mendapatkan ketetapan pemusnahan dari Pengadilan Negeri setempat," kata Penny.
Dalam upaya pemberantasan peredaran produk ilegal tersebut, menurut Penny, BPOM bersama BB POM terus melakukan pengawasan secara komprehensif. Pengawasan meliputi pre-market evaluation dan past-market control secara rutin di seluruh Indonesia.

"Selain pengawasan, BPOM juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat pelaku UMKM agar memperoleh izin edar (MD) dari BPOM," ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Padang Asnel mengatakan, Pemko Padang selaku memberikan dukungan terhadap BPOM dan BB POM dalam pengawasan dan pemberantasan penyalahgunaan obat dan keberadaan produk ilegal.

"Pemko Padang terus mendukung BPOM dan BBPOM dalam pengawasan dan pemberantasan (produk ilegal) di Padang," kata Asnel.

Pada kesempatan ini Kepala BB POM Padang Zulkifli menyebutkan, sepanjang tahun 2016 telah dilakukan penindakan secara pro-justitia atas 24 perkara pelanggaran di bidang obat dan makanan melalui beberapakali operasi. Semua perkara tersebut terdiri atas 11 perkara terkait obat ilegal, 7 perkara terkait obat tradisional ilegal dan 5 perkara terkait kosmetik ilegal serta 1 perkara terkait pangan ilegal.

"Kita telah melakukan operasi dan penindakan. Dari 2016 ada 24 perkara terkait obat dan makanan ilegal," tukasnya.(Charlie)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Verifikasi Faktual oleh KPU Bukittinggi kepada Partai PPP Berjalan Lancar

Verifikasi Faktual oleh KPU Bukittinggi kepada Partai PPP Berjalan Lancar

BUKITTINGGI - Setelah keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.53 tahun 2018, dimana seluruh partai politik harus...

Habis Makan Nangka, Jangan Buang Bijinya, Ini Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh

Habis Makan Nangka, Jangan Buang Bijinya, Ini Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh

KESEHATAN - Nangka merupakan salah satu buah tropikal khas Indonesia. Si manis ini sarat dengan protein dan nutrisi...

Sibuk Urus Banjir Jakarta, Anies Batal Ikut Jokowi ke Padang

Sibuk Urus Banjir Jakarta, Anies Batal Ikut Jokowi ke Padang

NASIONAL - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatalkan agenda mendampingi Presiden Joko Widodo dalam perayaan Hari...

Gempa 4,8 SR Hoyak Pariaman, Goyangannya Terasa Kuat di Padang

Gempa 4,8 SR Hoyak Pariaman, Goyangannya Terasa Kuat di Padang

PARIAMAN - Gempa tektonik berkekuatan 4,8 SR membuat kaget warga Pariaman, Padang Panjang, dan juga Kota Padang....

Meriahkan HPN 2018, PMI Bukittinggi Luncurkan Media Informasi

Meriahkan HPN 2018, PMI Bukittinggi Luncurkan Media Informasi

BUKITTINGGI - Dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018 di Kota Padang, Sumatera Barat yang diadakan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media