Tuesday, 20 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Saksi Kunci Tewas, Bagaimana Nasib Pengusutan Megakorupsi E-KTP?

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 15:14:46 WIB - 570
Saksi Kunci Tewas, Bagaimana Nasib Pengusutan Megakorupsi E-KTP?Johannes Marliem

NASIONAL - Saksi kunci megakorupsi e-KTP, Johannes Marliem, dikabarkan tewas bunuh diri di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat. Johannes merupakan saksi kunci karena disebut memiliki rekaman pembicaraan proyek e-KTP dengan Ketua DPR Setya Novanto.

Lantas, jika salah satu saksi kunci meninggal, bagaimana nasib penanganan perkara e-KTP yang banyak menyeret sejumlah nama-nama besar di Indonesia?

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang memastikan, tewasnya saksi kunci e-KTP, Johannes Marliem, tak akan menghambat proses penanganan perkara yang sedang berlangsung.

"Saya pribadi 99,9 persen yakin kita tidak terpengaruh dengan kasus yang sedang kita tangani," kata Saut di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Saut berharap agar seluruh pihak tidak mengganggu proses penanganan kasus yang merugikan negara Rp 2,3 triliun ini.

"Harapan kita semua agar membantu (menyelesaikan kasus e-KTP) biar negara kita cepat sejahtera dan memiliki daya saing. Semua kita harus jujur, baru jadi negara hebat," pungkas dia.

Johannes Marliem adalah Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat, perusahaan yang menyediakan layanan teknologi biometrik.

Johannes Marliem merupakan saksi penting untuk membongkar kasus korupsi e-KTP. Pasalnya, Johannes memiliki rekaman pertemuan dengan para perancang proyek e-KTP yang turut dihadiri oleh Ketua DPR RI. Rekaman tersebut disimpan oleh Marliem selama empat tahun lamanya.

Penyidik KPK pun kini tengah fokus dalam menuntaskan kasus tersebut. Dalam perkara ini, dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto sudah divonis masing-masing tujuh dan lima tahun penjara. Keduanya terbukti bersalah melakukan korupsi e-KTP secara bersama-sama.

Tersangka ketiga, yakni Andi Narogong yang diduga sebagai salah satu pemeran utama bancakan proyek senilai Rp 5,9 triliun. Berkas penyidikan Andi sudah lengkap dan akan segera disidangkan di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Ketua DPR Setya Novanto juga ditetapkan sebagai tersangka. Nama Novanto dalam dakwaan dan tuntutan disebut melakukan korupsi e-KTP secara bersama-sama. Namun, dalam vonis namanya menghilang. Politikus Partai Golkar Markus Nari pun ditetapkan sebagai tersangka kelima.(lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Peringati HPN Ke-70 Polres dan Insan Pers Tanah Datar Memilih Melirik Kaum Tak Mampu

Peringati HPN Ke-70 Polres dan Insan Pers Tanah Datar Memilih Melirik Kaum Tak Mampu

Tanah Datar- Jelang puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-70 Tahun 2018 yang dipusatkan di Kota Padang Sumatera...

KPK Amankan 14 Orang dan Uang 1 Milyar Dugaan Penyuapan Persetujuan DPRD Lampung Tengah

KPK Amankan 14 Orang dan Uang 1 Milyar Dugaan Penyuapan Persetujuan DPRD Lampung Tengah

LAMPUNG TENGAH - Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT)...

Tak Ajak Anies Dampingi Jokowi ke Podium Piala Presiden, Ini Alasan Maruarar

Tak Ajak Anies Dampingi Jokowi ke Podium Piala Presiden, Ini Alasan Maruarar

NASIONAL - Ketua SC Piala Presiden 2018 Maruarar Sirait (Ara) mengaku bersalah atas insiden dicegahnya Gubernur DKI...

Ada 58 Event Pariwisata di Sumbar Tahun Ini

Ada 58 Event Pariwisata di Sumbar Tahun Ini

PADANG - Pemerintah bProvinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pariwisata Sumbar meluncurkan kalender acara yang berisi 58...

Ahad Pagi 4/2, Padang Dilanda Angin Kencang dengan Kecepatan 20-35 Kmj

Ahad Pagi 4/2, Padang Dilanda Angin Kencang dengan Kecepatan 20-35 Kmj

PADANG --Angin kencang yang terjadi pada pagi hari di wilayah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Ahad pagi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media