minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

Video Viral Yale-yale Bunuh-bunuh Menterinya Aksi Tolak FDS, Ini Kata KPAI

Senin, 14 Agustus 2017 - 15:34:10 WIB - 701
Video Viral Yale-yale Bunuh-bunuh Menterinya Aksi Tolak FDS, Ini Kata KPAIAksi tolak full day school

NASIONAL - Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty mengungkapkan KPAI menyayangkan Ucapan Kasar dan Pelibatan Anak-anak dalam Demo Tolak Full Day School terkait Beredar video berdurasi singkat 1:03 menit di Youtube yang menggambarkan sejumlah anak-anak menggunakan baju koko, sarung dan kopiah tengah melancarkan aksi atau demonstrasi di ruangan terbuka diduga untuk menolak Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah yang kemudian kerap disebut Fullday School.

Pada aksi tersebut, terlihat anak-anak itu membentangkan spanduk dan membawa bendera seraya meneriakkan takbir serta memekikkan ucapan "bunuh, bunuh, bunuh menterinya, bunuh menterinya sekarang juga."

Atas hal itu KPAI menyatakan sikap sebagai berikut

Satu. Bila benar adanya, KPAI menyayangkan dan prihatin atas pelibatan anak-anak dalam aksi demonstrasi yang diduga untuk menolak Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Sebab, masih ada cara lain yang lebih efektif untuk menyampaikan aspirasi atas suatu kebijakan.

Dua. Ucapan atau ujaran kasar yang dilontarkan anak-anak dalam aksi sebagaimana cuplikan video tersebut sangat tidak patut dan berbahaya bagi tumbuh kembang anak. Pasalnya, anak-anak dididik dan disekolahkan agar nantinya mereka dapat lebih beradab dan berkasih sayang untuk hidup bermasyarakat.

Tiga. KPAI melihat dengan adanya ucapan atau ujaran kasar sebagaimana dimaksud tidak sesuai dengan etika dan moral kebangsaan kita.. Apalagi hingga berteriak "membunuh" hanya untuk menolak suatu kebijakan. Membunuh tidaklah dibenarkan dalam ajaran agama apapun, bertentangan dengan tata aturan perundang-undangan, dan bukan cerminan murni jiwa anak-anak.

Empat. Dengan adanya ucapan tidak patut dari anak-anak tersebut, KPAI prihatin adanya fihak-fihak yang sengaja memanfaatkan anak untuk kepentingan tertentu, seolah rasa kasih sayang di antara sesama anak bangsa sudah mulai luntur.

Lima. Karena itu, KPAI mengimbau agar semua pihak menahan diri dan tidak memanfaatkan anak untuk kegiatan atau aktivitas yang sangat membahayakan tumbuh kembangnya.

Enam. Sebaiknya saluran aspirasi penolakan atas suatu kebijakan diganti dari melakukan aksi turun ke jalan, menjadi dialog untuk mencapai kesepakatan. KPAI percaya negara mendengar setiap aspirasi warga negaranya asalkan disampaikan dengan santun dan membuka diri untuk berdialog. (RI)

Simak Videonya

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,nasional,video

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

82 Tahun Penyair Minang Papa Rusli Marzuki Saria

82 Tahun Penyair Minang Papa Rusli Marzuki Saria

PADANG - Tanggal 26 Februari 2018 mendatang, penyair Minang Rusli Marzuki Saria (Papa) akan genap berusia 82 tahun....

Kasus Korupsi Setnov, Dokter RS Medika dan Fredrich Yunadi jadi Tersangka, Ini Penjelasan KPK

Kasus Korupsi Setnov, Dokter RS Medika dan Fredrich Yunadi jadi Tersangka, Ini Penjelasan KPK

NASIONAL - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan tersangka eks kuasa hukum Ketua DPR RI nonaktif Setya...

Mukhlis Rahman jadi Narasumber Apel Gabungan Danramil dan Babinsa Kodim 0308 Pariaman

Mukhlis Rahman jadi Narasumber Apel Gabungan Danramil dan Babinsa Kodim 0308 Pariaman

PARIAMAN - Mukhlis Rahman menjadi narasumber dalam acara apel Danramil dan Babinsa Kodim 0308 Pariaman di ruang...

Ini Isi Surat Terbuka Alumni 212 Soal Konflik La Nyalla dengan Prabowo

Ini Isi Surat Terbuka Alumni 212 Soal Konflik La Nyalla dengan Prabowo

NASIONAL - Tudingan La Nyalla Mattalitti terkait permintaan mahar ratusan miliar rupiah sebagai syarat pencalonan di...

Lagi, Pemain Semen Padang FC Merapat ke Klub Malaysia

Lagi, Pemain Semen Padang FC Merapat ke Klub Malaysia

BOLA - Satu lagi pemain Semen Padang FC yang hijrah ke klub Malaysia. Setelah Cassio de Jesus bergabung ke Kelantan FA,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media