Tuesday, 20 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Dinkes Padang Pariaman Luncurkan Aplikasi Papa Tangkas Gada 11

Senin, 21 Agustus 2017 - 19:05:18 WIB - 429
Dinkes Padang Pariaman Luncurkan Aplikasi Papa Tangkas Gada 11Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Padang Pariaman dr H Aspinuddin

PADANG PARIAMAN - Dinkes. Padang Pariaman akan luncurkan program Papa Tangkas 119 dalam waktu dekat.

"Saat ini kami sedang mempersiapkan sarana dan prasana, perangkat teknis serta sumber daya manusia yang akan menangani program tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Padang Pariaman dr H Aspinuddin kepada wartawan, Senin (21/8/2017).

Program Papa Tangkas Gada 119 yang dimaksudkan Aspinuddin adalah singkatan dari Padang Pariaman Tanggap Kasus Gawat-Darurat. Sedangkan angka 119 merupakan nomor telepon sentral yang dapat diakses masyarakat untuk memperoleh layanan penanganan medis bagi korban kasus-kasus gawat-darurat.

Sistem program ini, lanjut dia, sekaligus terkoneksi dengan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Kepolisian serta sejumlah rumah sakit rujukan. Tujuannya sebagai upaya mencegah kematian atau keadaan yang lebih buruk akibat keterlambatan penanganan.

"Dengan program / aplikasi ini kami akan memberikan pelayanan super cepat terhadap masyarakat yang mengalami kasus-kasus gawat-darurat. Saat ini kami sedang menyiapkan sarana-prasarana dan tenaga yang dibutuhkan seperti dokter spesialis berbagai penyakit yang stand by 24 jam," jelas Aspinuddin.

Tidak hanya mengandalkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang berlokasi di Paritmalintang (Jln Raya Padang – Bukittinggi Km 42), menurut pria kelahiran 1 Mei 1964 ini, aplikasi Program Papa Tangkas Gada 119 akan terhubung secara online dengan rumah-rumah sakit lain, baik di Sumbar maupun di daerah lain, termasuk Jakarta.

"Aplikasi online ini memungkinkan petugas Papa Tangkas Gada 119 mengetahui kondisi terkini rumah-rumah sakit rujukan seperti kehadiran dokter umum dan dokter spesialis serta apakah ada tempat tidur yang kosong di ruang rawat inap atau penuh. Dengan demikian petugas program dapat segera menyarankan kepada petugas di lapangan agar membawa pasien ke rumah sakit mana sesuai kondisi penyakitnya," papar pria yang akrab dengan sapaan Dokter Jimi ini.

Ia menambahkan, program ini akan mulai diluncurkan pada tahun 2018. Untuk itu, Jimi sudah mengajukan alokasi anggarannya kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Padang Pariaman guna ditampung pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018.

"Program Papa Tangkas Gada 119 tidak hanya ditujukan kepada warga Kabupaten Padang Pariaman, akan tetapi untuk menyelamatkan siapa saja yang mengalami keadaan gawat-darurat di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, baik akibat mengalami kecelakaan, musibah, serangan jantung, stroke maupun jenis-jenis gawat-darurat lainnya," papar Jimi.

Setelah melakukan pertolongan pertama, lanjut dia, kalau perlu petugas lapangan membawa pasien ke rumah sakit rujukan sesuai petunjuk petugas pemandu di sekretariat. Jika memerlukan tindakan medis seperti operasi, langsung dilakukan dengan biaya yang tersedia pada anggaran program.

"Terhadap pasien-pasien kritis terkait kasus gawat-darurat kan kita tidak mungkin mencari tahu terlebih dahulu siapa keluarga mereka yang akan bertanggungjawab membiayai. Barulah setelah keluarganya datang, pembiayaan pasien diserahkan kepada mereka," katanya lagi.

Program ini, kata dia, mendapat perhatian Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tak ayal, Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila Djuwita F Moeloek SPM (K) pun berkunjung ke Padang Pariaman.

Selanjutnya, Dinkes menerapkan aplikasi pendaftaran secara online bagi masyarakat yang hendak berobat ke puskesmas. Dengan demikian, masyarakat cukup mendaftar dari rumah melalui ponsel dan tidak perlu antri menunggu.

"Aplikasi ini memungkinkan Pak Bupati dan kami bisa memantau perkembangan layanan di semua puskesmas guna mencarikan solusi jika ada permasalahan," ujarnya pula. (rel/warman)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: kesehatan,padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pemuda Bukittinggi Tewas Tenggelam di Lubuk Natu Sungai Sariak Padang Pariaman

Pemuda Bukittinggi Tewas Tenggelam di Lubuk Natu Sungai Sariak Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN - Rizki Aulia (20) pemuda asal Bukittinggi yang dinyatakan hilang sejak kemarin sore, akhirnya...

Politisi PDIP Ini Sarankan Pemerintah Berdamai dengan Habib Rizieq, Ini Alasannya

Politisi PDIP Ini Sarankan Pemerintah Berdamai dengan Habib Rizieq, Ini Alasannya

NASIONAL - Kabar kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia disikapi beragam oleh...

Mampir ke Dharmasraya Sumbar, Jokowi Pesan Mie Abuih

Mampir ke Dharmasraya Sumbar, Jokowi Pesan Mie Abuih

DHARMASRAYA - Setelah menjalani sejumlah kegiatan dari pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih bersantai di sebuah...

Kelurahan Benteng Atas Jadi Prioritas Pariwisata Kota Bukittinggi

Kelurahan Benteng Atas Jadi Prioritas Pariwisata Kota Bukittinggi

BUKITTINGGI - "Benteng Pasa Ateh merupakan wajah kota. Di sini ada Jam Gadang, Pasa Ateh, dan perhotelan. Untuk...

Pro Kontra Revisi UU MD3, DPR Bisa Kriminalisasi Pengkritik

Pro Kontra Revisi UU MD3, DPR Bisa Kriminalisasi Pengkritik

NASIONAL - DPR telah mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (MD3)....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media