minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Kesehatan

Jangan Korbankan Kesehatan Karena Salah Olah Daging Kambing

Sabtu, 02 September 2017 - 04:54:44 WIB - 516
Jangan Korbankan Kesehatan Karena Salah Olah Daging KambingIlustrasi olahan daging kambing

LIFESTYLE - Lumrah rasanya jika olahan daging kambing menjadi menu utama selama perayaan Idul Adha. Meskipun mengandung zat besi dan Vitamin B12 yang penting untuk kesehatan, mengonsumsi daging kambing tanpa pertimbangan kesehatan malah bisa merugikan. Mulai dari terkena sembelit, naiknya kolesterol dalam darah, asam urat, sampai stroke. Ketahui dulu hal-hal yang perlu diperhatikan dalammengonsumsi daging kambing selama perayaan Idul Adha berikut ini.

Kontrol Waktu dan Jumlah

Konsumsi daging kambing yang teratur baik untuk pembentukan hormon, protein darah, perbaikan sel yang rusak, dan peningkatan enzim. Namun selama perayaan Idul Adha, jika kita memiliki daging kambing yang berlebih, baiknya kita mengontrol waktu dan jumlah daging kambing yang kita konsumsi. Jangan setiap waktu makan, menunya adalah olahan daging kambing.

Itu karena mengonsumsi banyak daging kambing dalam waktu singkat dapat memicu sembelit. Tidur malam kita pun dapat terganggu karena hal itu, sebab daging kambing yang dikonsumsi secara berlebih bisa merangsang terjadinya refluks lambung. Jadi, tidak perlu sampai terlalu bernafsu menghabiskan banyak daging kambing sekaligus, ya.

Perhatikan Bagian yang Dimakan

Terutama untuk kita yang menderita tekanan darah atau kolesterol tinggi, perhatikan bagian daging kambing yang akan kita konsumsi. Cobalah untuk mengindari bagian jeroan, bagian dari kambing yang paling berpotensi untuk meningkatkan kadar asam urat darah. Selain menjaga jumlah yang kita konsumsi, pilihlah bagian-bagian yang cenderung aman dan tidak menjadi titik berkumpulnya lemak.

Teknik dalam Mengolah

Daging kambing yang diolah dengan cara dibakar dan dimasak berpotensi menyumbang masalah besar. Para pakar meyakini hal itu dapat menghasilkan heterocyclic amines yang diyakini sebagai pemicu kanker. Selain itu, penggunaan santan dan garam pada teknik pengolahan gulai daging kambing pun diyakini dapat memicu penyakin kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Cobalah mengolah daging kambing yang kita miliki menjadi sop. Namun ada satu hal yang perlu diingat, relakanlah air rebusan pertama daging kambing kita karena kandungan lemaknya sangat tinggi. Nah, kira-kira itulah hal-hal yang singkat yang perlu kita perhatikan dalam mengonsumsi daging kambing selama perayaan Idul Adha. (lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: kesehatan,kosmo,kuliner,makan,unik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

SBY Mengeluh Soal Kriminalisasi, Fahri Hamzah Minta Jokowi Turun Tangan

SBY Mengeluh Soal Kriminalisasi, Fahri Hamzah Minta Jokowi Turun Tangan

NASIONAL - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menilai Presiden Joko Widodo perlu turun tangan untuk...

Target Serapan Anggaran Rendah, Ali Mukhni Peringatkan 10 OPD

Target Serapan Anggaran Rendah, Ali Mukhni Peringatkan 10 OPD

PADANG PARIAMAN - Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni pimpin langsung rapat evaluasi kinerja tahun 2017 di ruang rapat...

Bocah Perempuan 11 Tahun di Padang Kakinya Dirantai dan Dipasaksa Mengemis

Bocah Perempuan 11 Tahun di Padang Kakinya Dirantai dan Dipasaksa Mengemis

PADANG - ZR, bocah sebelas (11) tahun yang beralamat di Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Sumatera Barat (Sumbar)...

Pilwana Padang Pariman, 5 Bacawalna Gadur Sudah Ambil Formulir

Pilwana Padang Pariman, 5 Bacawalna Gadur Sudah Ambil Formulir

PADANG PARIAMAN - Hari ke-5 pendaftaran dan pengambilan formulir Calwana Gadur, sebanyak 1 orang dari 5 yang mendaftar...

Polemik HGB Pulau Reklamasi, DPRD DKI Nilai Anies Tabrak Aturan Soal Penarikan 2 Raperda

Polemik HGB Pulau Reklamasi, DPRD DKI Nilai Anies Tabrak Aturan Soal Penarikan 2 Raperda

JAKARTA - Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Mohamad Ongen Sangaji menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak taat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media