minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

Krisis Garam, DPR Minta PT Garam Maksimalkan Kelompok Penambak

Rabu, 06 September 2017 - 17:35:31 WIB - 359
Krisis Garam, DPR Minta PT Garam Maksimalkan Kelompok PenambakIlustrasi petani garam

PARIAMAN - Krisis produksi garam tidak saja berdampak kepada masyarakat pengguna dan industri tetapi juga berimbas kepada para nelayan.

Hal ini disampaikan anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai NasDem Hamdhani dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelaitan dan Perikanan, dan PT Garam terkait kelangkaan dan riset pengelolaan garam.

"Nelayan-nelayan di dapil kami pada membuang ikan hasil tangkapannya karena tidak ada ketercukupan garam," kata Hamdhani, Selasa (5/9).

Padahal, lanjutnya, garam ini sangat berguna bagi nelayan dalam mengawetkan hasil tangkapan. Dengan cara itu, ikan-ikan yang akan dijual ke pasar akan selalu segar dan tahan lama.

Hamdhani berharap kondisi kekurangan produksi garam di Indonesia bisa segera ditangani. Menurutnya, adalah ironi bagi negara yang memiliki bentangan pantai dan lautan yang mendominasi luas wilayahnya, namun masih mengalami kelangkaan garam.

"Kita sangat prihatin selama enam tahun belakangan ini produksi garam di Indonesia mengalami penurunan dan tidak jarang diberitakan mengalami kelangkaan di beberapa daerah," tutur Legislator dapil Kalimantan Tengah tersebut.

Apalagi, sambungnya, produksi garam yang dihasilkan masih jauh dari target. PT Garam hingga Agustus 2017 baru bisa menghasilkan 37 ribu ton dari 225.000 ton yang diproyeksikan hingga akhir Desember 2017.

Melihat kondisi tersebut, Hamdhani berpandangan, pemerintah dan pihak-pihak terkait harus segera melakukan formulasi riset pengelolaan garam serta memaksimalkan daerah produksi dan kelompok penambak garam.

"Sudah banyak negara yang menggunakan teknologi untuk mengelola garam ini. Paling terpenting, kita juga harus memaksimalkan daerah potensi termasuk di dalamnya memberdayakan kelompok penambak garam. Karena saya kira banyak spot titik-titik daerah yang bisa dimaksimalkan," pungkasnya.(nd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: bisnis,ekonomi,indonesia,legislator,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pengeroyokan Kanit Reskrim Pauh, Polresta Padang Masih Buru 10 Pelaku Lainnya

Pengeroyokan Kanit Reskrim Pauh, Polresta Padang Masih Buru 10 Pelaku Lainnya

PADANG - Jajaran Reskrim Polresta Padang hingga kini, masih terus melakukan pengejeran terhadap pelaku pengeroyokan...

Minimalisir Banjir di Padang, Puluhan Warga Kampung Jao Gelar Aksi Bersih Drainase

Minimalisir Banjir di Padang, Puluhan Warga Kampung Jao Gelar Aksi Bersih Drainase

PADANG - Upaya mencegah terjadinya bencana banjir, Puluhan warga RT 01 RW 03 Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang...

Dihadang Golok, Penertiban PKL di GOR Agus Halim Padang dan JL Diponegoro Tetap Lanjut

Dihadang Golok, Penertiban PKL di GOR Agus Halim Padang dan JL Diponegoro Tetap Lanjut

PADANG - Petugas penegak Perda Kota Padang (Satpol PP) kembali menertibkan PKL di seputaran Kota Padang, Sumatera...

Momentum Sejarah dan Peringatan HJK Padang Pariaman ke-185, Meriah dan Penuh Kenangan

Momentum Sejarah dan Peringatan HJK Padang Pariaman ke-185, Meriah dan Penuh Kenangan

PARIWARA PADANG PARIAMAN - Tepatnya 11 Januari 2018 Kabupaten Padang Pariaman telah merayakan hari jadinya yang...

82 Tahun Penyair Minang Papa Rusli Marzuki Saria

82 Tahun Penyair Minang Papa Rusli Marzuki Saria

PADANG - Tanggal 26 Februari 2018 mendatang, penyair Minang Rusli Marzuki Saria (Papa) akan genap berusia 82 tahun....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media