Sunday, 25 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Panglima TNI Gatot Nurmantyo: Saya Tak Akan Tanggapi Soal 5.000 Senjata Ilegal

Senin, 25 September 2017 - 04:41:51 WIB - 413
Panglima TNI Gatot Nurmantyo: Saya Tak Akan Tanggapi Soal 5.000 Senjata IlegalPanglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (Kanan)

NASIONAL - Menko Polhukam Wiranto memberikan penjelasan terkait pemesanan 5.000 senjata yang disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Menurut Wiranto, senjata yang dipesan itu berasal dari Polri. Ada 500 pucuk senjata yang dipesan dan untuk kepentingan sekolah intelijen.

Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, pihaknya tidak pernah merilis tentang adanya institusi di luar TNI yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia.

"Saya tidak pernah "press release" (soal senjata), saya hanya menyampaikan kepada purnawirawan, namun berita itu keluar. Saya tidak akan menanggapi terkait itu (senjata ilegal)," kata Panglima TNI usai menutup Kejurnas Karate Piala Panglima TNI Tahun 2017, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu malam, (24/9/2017).

Namun demikian, dirinya mengakui bahwa beredarnya video dan rekaman soal itu di dunia maya adalah memang pernyataannya.

"Seribu persen itu benar kata-kata saya. Tapi saya tidak pernah press release, sehingga saya tidak perlu menanggapi hal itu," tegasnya.

Terkait kebenaran informasi bahwa ada institusi di luar TNI yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia, Panglima TNI kembali enggan menanggapi soal itu. Juga terkait adanya masalah komunikasi antara TNI, BIN dan Polri seperti diungkapkan oleh Wiranto.

"Tanyakan ke Pak Wiranto," imbuhnya.

Berawal dari Cilangkap

Dalam rekaman yang beredar, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut ada institusi tertentu yang akan mendatangkan 5.000 senjata secara ilegal dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Pernyataan itu disampaikan Jenderal Gatot dalam silaturahmi TNI dengan purnawirawan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat, 22 September 2017 lalu.

Acara tersebut turut dihadiri Menko Polhukam Wiranto, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, dan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, serta sejumlah petinggi TNI lainnya. (lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/liputan6.com
Tag: indonesia,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tanah Datar Diguyur Hujan Lebat, Jokowi Tak Batal Turun ke Sawah

Tanah Datar Diguyur Hujan Lebat, Jokowi Tak Batal Turun ke Sawah

TANAH DATAR - Didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wakil Bupati Tanah Datar...

 Lihat Pasal Baru di UU MD3 yang Diduga Membuat DPR Super Powerful, Jokowi Kaget

Lihat Pasal Baru di UU MD3 yang Diduga Membuat DPR Super Powerful, Jokowi Kaget

JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly menghadap Presiden Joko Widodo di...

Fakultas Pariwisata UMSB Bukittinggi Go International

Fakultas Pariwisata UMSB Bukittinggi Go International

BUKITTINGGI - Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Dekan Fakultas Pariwisata...

Hadiri Pengkuhan PERTI, Riza Falepi: Umat Islam Mampu Berkontribusi Untuk Negara

Hadiri Pengkuhan PERTI, Riza Falepi: Umat Islam Mampu Berkontribusi Untuk Negara

PAYAKUMBUH - Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh kukuhkan pengurus cabang,...

Tiba di Dharmasraya, Presiden Jokowi Awali Kunjungan Kerja Ke Ranah Minang

Tiba di Dharmasraya, Presiden Jokowi Awali Kunjungan Kerja Ke Ranah Minang

DHARMASRAYA - Presiden Joko Widodo pagi ini, Rabu, (7/2/2018), bertolak menuju Provinsi Sumatra Barat. Didampingi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media