Tuesday, 20 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
Pemko Payakumbuh home berita Payakumbuh

Kejari Payakumbuh: Perppu Lahir Bukan Untuk Mempersulit Ormas

Selasa, 26 September 2017 - 16:50:13 WIB - 372
Kejari Payakumbuh: Perppu Lahir Bukan Untuk Mempersulit OrmasKepala Kesbang Ifon Satria mewakili Walikota Payakumbuh sedang menyampaikan materi

PARIAMAN - Rewalan Kebangkitan Pemuda Pemudi Payakumbuh (RKPPP) gelar sosialisasi Pengamalan Butir-Butir Pancasila dalam Keorganisasian di Gudung Gambir, jalan Sudirman, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (26/9).

Oktriadi Kurniawan sebagai pamateri mengatakan, masyarakat Indonesia sudah mengetahui ada dan lahirnya Perppu (Peraturan Presiden Pengganti Undang-undang) terkait organisasi kemasyarakatan (Ormas).

Ia menyebutkan, sesuai UU No 17 tahun 2013 tentang Ormas, dimana pembubaran Ormas harus melalui proses hingga keputusan Pengadilan. Namun setelah keluarnya Perppu No 2 tahun 2017 tentang perubahan UU Nomor 17 tahun 2013 tentang Ormas, pembubaran Ormas tidak perlu melalui pengadilan.

Sebenarnya Perppu bisa dibatalkan hanya dengan dua cara, pertama melalui keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan kedua tidak diterima oleh DPR RI. Jika DPR RI tidak menerima maka harus kembali kepada UU yang lama.

"Perppu lahir untuk membuat seluruh ormas yang ada di Indonesia dalam kondisi memiliki aturan yang jelas dan patuh kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jelas bukan untuk mempersulit, diharapkan ormas hadir memberikan dampak positif kepada masyarakat," ungkap Jaksa fungsional Intel Kejaksaan Tinggi Negeri Payakumbuh.

Disampaikannya, dengan keluarnya Perppu bukan berarti UU tidak berlaku. Mengingat Perppu hanya mengubah beberapa pasal dalam UU Ormas. Dan Perpu merupakan kewenangan Presiden sesuai UUD 1945 pasal 22 ayat 1, dalam hal Ikhwal kegentingan yang memaksa, presiden berhak menetapkan peraturan pemerintah sebagai penggantinya Undang-Undang.

"Maka Presiden sebenarnya bisa mengeluarkan perpu kapan saja. Dengan catatan Ikhwal kegentingan yang memaksa. Namun tafsir Ikhwal Kegentingan yang Memaksa itu, dibatasi keputusan MK Nomor 138/PPU-VII/2009," sebut Oktriadi Kurniawan dihadapan puluhan peserta.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Payakumbuh Drs Ipon Satria mengatakan, sosialisasi pengamalan butir-butir pancasila kepada pemuda khususnya untuk wilayah Kota Payakumbuh perlu tetap dilakukan. Dia juga mengajak organisasi yang ada dimasyarakat bisa didaftarkan kepada Kesbangpol.

"Ormas merupakan aset bangsa, makanya ormas perlu diatur sesuai UU yang ada. Kegiatan ini sangat kita apresiasi, kedepan anak muda Payakumbuh mampu mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Ipon.

Selain dari Kejari Payakumbuh, pematari juga didatangkan dari Akademisi, Saiful Anwar, dan Kasi Hubungan Antar Lembaga Kantor Kesbangpol Kota Payalumbuh, Diki Engla M. SSTP.(Rhino)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Romeo
Tag: metro,payakumbuh,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bermotif Menanyakan Ulama, 3 Orang Mencurigakan Tanpa Identitas Diamankan Pol PP Padang Panjang

Bermotif Menanyakan Ulama, 3 Orang Mencurigakan Tanpa Identitas Diamankan Pol PP Padang Panjang

PADANG PANJANG - Satuan Polisi Pamong Paraja (Pol PP) dan Damkar Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) mengamankan...

Tiba di Dharmasraya, Presiden Jokowi Awali Kunjungan Kerja Ke Ranah Minang

Tiba di Dharmasraya, Presiden Jokowi Awali Kunjungan Kerja Ke Ranah Minang

DHARMASRAYA - Presiden Joko Widodo pagi ini, Rabu, (7/2/2018), bertolak menuju Provinsi Sumatra Barat. Didampingi...

Heboh, Beredar Tiket Pesawat Habib Rizieq Sudah Dipesan

Heboh, Beredar Tiket Pesawat Habib Rizieq Sudah Dipesan

NASIONAL - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dikabarkan akan pulang ke Indonesia bulan Februari...

Sedang Misa, Gereja St Lidwina Bedog Sleman Diserang, Ini Kronologinya

Sedang Misa, Gereja St Lidwina Bedog Sleman Diserang, Ini Kronologinya

SLEMAN - Penyerangan terhadap kegiatan umat beragama terjadi lagi pagi tadi. Sekitar pukul 07.30 WIB seorang pria...

Pacu Kuda Payakumbuh, Suguhan Menarik Pengunjung Berbagai Daerah

Pacu Kuda Payakumbuh, Suguhan Menarik Pengunjung Berbagai Daerah

PAYAKUMBUH - Hari kedua alek nagari pacu kuda dipadati ribuan penonton. Race demi race menjadi suguhan menarik bagi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media