Tuesday, 20 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

DPR : Penyadapan KPK Tidak Boleh Melanggar HAM

Kamis, 28 September 2017 - 12:12:05 WIB - 273
DPR : Penyadapan KPK Tidak Boleh Melanggar HAMIlustrasi

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III Benny K. Harman mengungkapkan Kewenangan penyadapan KPK yang diatur dalam SOP tidak boleh bertentangan dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Karena menurut Benny, penyadapan berkaitan erat dengan Hak Asasi Manusia (HAM) dan penghormatan harkat dan martabat pribadi disetiap manusia.

Komisi III DPR RI juga mendesak Pimpinan KPK agar dalam melaksanakan kewenangan penindakan secara transparan, profesional, dan akuntable. Namun Benny menyampaikan dukungannya pada kewenangan penyadapan yang dimiliki KPK, karena itu adalah senjata pamungkas bagi KPK untuk melaksanakan tugas pemberantasan korupsi.

"Meskipun demikian kita meminta KPK untuk menggunakan kewenangan tersebut secara transparan, secara akuntable dan juga secara profesional, untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan kekuasaan, dan disamping itu tentunya untuk menghormati Hak Asasi Manusia (HAM)," ungkap Benny di Ruang sidang Komisi III, Selasa (26/9/2017) malam.

Benni menjelaskan prinsip-prinsip dan asas penegakan hukum yang diatur dalam UU KPK harus ditaati, seperti asas kepastian hukum, asas kemanfaatan, asas proporsionalitas, dan juga asas penegakan hukum.

Lanjut Benny, Komisi III juga meminta KPK memperhatikan lima asas yang telah menjadi landasan institusi itu seperti kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas, kepentingan umum, dan proporsionalitas untuk menggunakan kewenangan yang luar biasa yaitu penyadapan dan OTT.

Komisi III juga meminta KPK melaksanakan kewenangan koordinasi dan supervisi dalam pemberantasan korupsi dengan melakukan kerja sama dengan Kepolisian dan Kejaksaan. Benny menilai tidak mungkin pemberantasan korupsi sebagai kejahatan luar biasa berhasil diatasi tanpa melibatkan institusi Kepolisian dan Kejaksaan.

Selain itu Komisi III juga meminta KPK jangan terlalu lama menetapkan seseorang menjadi tersangka, sehingga harus cepat demi kepastian hukum, menghargai hak asasi dan juga menjunjung tinggi prinsip keadilan dalam penegakan hukum pemberantasan korupsi.

"Jangan sampai ada seorang tersangka ditetapkan lebih dari satu tahun sehingga pihaknya meminta supaya sesegera mungkin seseorang yang ditetapkan tersangka langsung, dan tidak lama kasusnya dilimpahkan ke pengadilan," ujarnya. (Ril)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Marak Kasus Kekerasan pada Pemuka Agama, Ini Permintaan Prabowo kepada Pemerintah

Marak Kasus Kekerasan pada Pemuka Agama, Ini Permintaan Prabowo kepada Pemerintah

NASIONAL - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto prihatin atas kekerasan yang menimpa pemuka agama di sejumlah...

Tiba di Solok Sumbar, Jokowi Larang Kartu PKH Digunakan Beli Rokok

Tiba di Solok Sumbar, Jokowi Larang Kartu PKH Digunakan Beli Rokok

SOLOK - Setibanya di GOR Tuanku Tablang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) setelah menempuh perjalanan Kabupaten...

Putri Bupati Tanah Datar Resmi Dipersunting Anggota DPR-RI Termuda

Putri Bupati Tanah Datar Resmi Dipersunting Anggota DPR-RI Termuda

TANAH DATAR - Drg. Intan bernama lengkap Intan Febrina Syahdati, SK.G putri kedua, pasangan H. Irdinansyah Tarmizi...

Setelah Dikubur 11 Hari, Ternyata Perempuan Brasil Ini Masih Hidup

Setelah Dikubur 11 Hari, Ternyata Perempuan Brasil Ini Masih Hidup

INTERNASIONAL - Perempuan Brasil bernama Rosalina Almeida dos Santos dinyatakan meninggal dalam usia 37 tahun karena...

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Kukuhkan Pjs Padang, Padang Panjang dan Sawahlunto

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Kukuhkan Pjs Padang, Padang Panjang dan Sawahlunto

PADANG - Gubernur Sumatera Barat Prof Irwan Prayitno mengukuhkan penjabat sementara (Pjs) untuk tiga daerah. Mereka...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media