Tuesday, 20 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Setya Novanto Menang Praperadilan, KPK Rinci Kejanggalan-kejanggalan

Sabtu, 30 September 2017 - 04:31:58 WIB - 343
Setya Novanto Menang Praperadilan, KPK Rinci Kejanggalan-kejanggalanKetua DPR RI Setya Novanto

NASIONAL - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan ada kejanggalan dalam penanganan proses praperadilan dari Ketua DPR Setya Novanto terkait penetapan status tersangka keempat dari kasus e-KTP. Daftar kejanggalan itu kata Febri, masih dalam proses perincian.

Namun mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) ini sempat mengungkapkan salah satu kejanggalan yang dirasa oleh tim KPK yaitu terkait bukti permulaan yang cukup. Menurutnya ketika menetapkan sebagai tersangka, KPK sudah memiliki bukti yang cukup dengan setidaknya memiliki dua alat bukti.

"Itu sedang dirinci lebih jauh yah (soal kejanggalan)," kata Febri Diansyah di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (29/9).

"Bahkan KPK memiliki bukti yang lebih banyak dibanding yang kita sampaikan di praperadilan kemarin. Apakah itu kemudian dipandang tidak cukup oleh hakim praperadilan itu tentu salah satu poin yang kita cermati lebih lanjut dalam proses analisis berikutnya," ungkapnya.

Febri mengungkapkan bahwa ketika menetapkan Ketua DPP Partai Golkar itu sebagai tersangka KPK telah mempunyai paling tidak tiga bukti yang mendukung. Mulai dari keterangan saksi hingga dokumen pendukung.

"Ada setidaknya tiga bukti yang kita miliki dengan beberapa orang yang kita ambil beberapa orang yang kita sampaikan juga beberapa dokumen dan surat-surat dan juga keterangan dari ahli. Artinya bukti itu cukup dari mulai penyelidikan dan penyidikan dari pihak-pihak lain apalagi proses persidangan," ujarnya.

Tidak hanya mencermati putusan praperadilan yang mempermasalahkan alat bukti yang dimiliki oleh KPK saja yang akan dianalisa lebih lanjut. Peran Novanto juga pun juga masih akan terus di dalami.

"Indikasi peran SN (Setya Novanto) yang diduga bersama-sama dengan pihak lain akan kami cermati lebih lanjut," ucapnya.

Sebelumnya, Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar memutuskan penetapan tersangka kasus korupsi e-KTP terhadap Setya Novanto tidak sah. Putusan ini diambil setelah hakim mengabulkan tiga dari tujuh poin gugatan yang dilayangkan Ketua DPR Setya Novanto.

"Maka penetapan termohon kepada Setya Novanto sebagai tersangka adalah tidak sah," kata Cepi saat membacakan putusan sidang praperadilan Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (29/9).

Novanto diduga melanggar Pasal 3 atau 2 ayat 1 UU Pemberantasan Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Pasal-pasal tersebut mengatur tindakan penyelenggara negara menguntungkan diri sendiri, atau orang lain, atau korporasi, secara bersama-sama dan melawan hukum. (RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Stand Bukittinggi Ikut Ramaikan Minangkabau Summits di HPN 2018

Stand Bukittinggi Ikut Ramaikan Minangkabau Summits di HPN 2018

BUKITTINGGI - Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang dilangsungkan di Padang Sumatera Barat merupakan kesempatan bagi...

Silaturahmi Rumah Gadang 87, Kepengurusan Baru Dibentuk

Silaturahmi Rumah Gadang 87, Kepengurusan Baru Dibentuk

BUKITTINGGI - Pelajar tamatan SLTA sederajat se Kota Bukittinggi, yang sekian puluh tahun tidak bertemu satu dengan...

Kecelakaan Bus ALS vs Minibus di Tanah Datar, Lima Orang Luka-luka

Kecelakaan Bus ALS vs Minibus di Tanah Datar, Lima Orang Luka-luka

TANAH DATAR - Terjadi kecelakaan, Minggu (4/2/2018) sekira pukul 09.20 WIB di jalan raya Batusangkar-Padang Panjang,...

Eggi Sudjana Minta Habib Rizieq Dilindungi Setara WNI Lainnya

Eggi Sudjana Minta Habib Rizieq Dilindungi Setara WNI Lainnya

JAKARTA - Ketua Panitia Penyambutan Imam Besar Eggi Sudjana menyebut Pemerintah harus melindungi ketua Front Pembela...

Keluarga Besar Muhammadiyah Sumbar Melayat ke Rumah Duka Taufik Thaib

Keluarga Besar Muhammadiyah Sumbar Melayat ke Rumah Duka Taufik Thaib

TANAH DATAR - Ketua Pimpinanan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumbar Dr. H. Shofwan Karim Elhusein dan rombongan melayat ke...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media