Thursday, 22 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
Pemko Bukittinggi home berita Bukittinggi

Final Kejurnas Seri II Pacuan Kuda Tahun 2017 di Jatim, Kamang Chrom Optimis Juara

Minggu, 22 Oktober 2017 - 20:42:07 WIB - 868
Final Kejurnas Seri II Pacuan Kuda Tahun 2017 di Jatim, Kamang Chrom Optimis JuaraKamang Chrome Bukittinggi

BUKITTINGGI - Kejuaraan Nasional Pacu Kuda Seri II Tahun 2017 akan segera digelar pada Minggu 22 Oktober 2017 di Gelanggang Pacuan Kuda Ki Ageng Astro Joyo, Kejayan Pasuruan Jawa Timur.

Kuda Kamang Chrome yang dimiliki oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Datuak Nan Basa yang juga pemilik Emeral Stable Bukittinggi, Sumatera Barat, yang pada Kejurnas Seri I di Tegal Waton Salatiga Jawa Tengah pada 30 Juli 2017 yang lalu keluar sebagai juara pada race bergengsi yakni Race Derby Indonesia 2017, pada seri II dipastikan akan mengikuti kelas Terbuka 2200 M di Pasuruan Jawa Timur.

Tuan Amris selaku pelatih Kamang Chrom yang saat ini berada di Pasuruan Jawa Timur ketika dihubungi mengatakan bahwa, Kelas terbuka 2200 M Kejuaraan Nasional seri II tahun 2017 ini merupakan kelas bergengsi dan merupakan uji nyali yang hebat, karena akan diikuti 7 ekor kuda yang mana 3 diantaranya telah pernah menjuarai kelas bergengsi Derby Indonesia.

Kuda-kuda yang akan berlaga tersebut yakni, Aikon dari Jawa Timur, Djohar Manik dan Xena Eclipse dari Jawa Tengah, King Savero dan Red Selenos dari Jawa Barat, Jayakarta dari DKI dan Kamang Chrom dari Bukittinggi Sumatera Barat.

"Dari 7 ekor yang akan berlaga pada 2200 M nantinya 3 diantaranya merupakan kuda Juara Derby Indonesia yaitu Red Selenos pada tahun 2013, Djohar Manik pada tahun 2014 dan Kamang Chrom pada tahun 2017, jadi ini benar-benar akan terjadi pertarungan yang sangat seru," ujar Amris.

Kamang Chrom yang dibesut oleh joki Tripan Eri merupakan pendatang baru di kelas ini setelah keluar sebagai Juara Derby Indonesia 2017 bersamaan dengan Jayakarta. Tuan Amris mengatakan sebagai penantang memang diakui kalah favorite dibandingkan dengan Djohar Manik sebagai juara bertahan, namun segala sesuatu bisa saja terjadi.

"Sebagai penantang memang kalah favorite dari juara bertahan namun bila dilihat dari prediksi dan analisa para pelatih kuda kita optimis Kamang Chrom akan bisa menandingi Djohar Manik dan 5 ekor kuda lainnya," ujarnya.

Hal ini tentu dengan alasan bahwa berdasarkan waktu yang diperoleh ketika seri I di Tegal Waton Salatiga tanggal 30 Juli yang lalu dimana Kamang Chrom menempuh jarak 2000 M dengan waktu 2 menit 10 detik sedangkan Djohar Manik yang menempuh jarak 2200 M dengan waktu 2 menit 23 detik, jika dihitung track yang dilewati setiap detik sama-sama 15,38 M, tambahnya.

Dikelas 2200 M ini pada tahun-tahun sebelumnya ada kuda favorite yang bernama Saud, yang sering berkompetisi dengan Djohar Manik dan Red Selenos, namun karena tua dan telah berumur 13 tahun serta sering kalah terpaksa mundur dari arena. (Iwin SB)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: bukittinggi,indonesia,nasional,sport,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ketum MUI Sumbar : Sudah Saatnya Bank Nagari Menjadi Bank Nagari Syariah

Ketum MUI Sumbar : Sudah Saatnya Bank Nagari Menjadi Bank Nagari Syariah

PADANG PANJANG - Ketua Umum MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa menghadiri acara diskusi "Membangun...

Penderita Tumor di Tanah Datar ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi

Penderita Tumor di Tanah Datar ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi

TANAH DATAR - Menderita penyakit tumor yang sudah dialami lebih kurang selama 12 tahun, Roslina (34) warga Jorong...

Telah Pulang Menghadap Sang Kuasa, Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Minangkabau

Telah Pulang Menghadap Sang Kuasa, Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Minangkabau

TANAH DATAR - Paguruyung berduka. Raja Alam Minangkabau Sultan Muhammad Taufiq Thaib Tuanku Maharajo Sakti, telah pergi...

Puncak Perayaan Hari Pers Nasional, Situs Dewan Pers Kembali Diretas

Puncak Perayaan Hari Pers Nasional, Situs Dewan Pers Kembali Diretas

NASIONAL - Hari Pers Nasional yang jatuh pada hari ini, Jumat (9/2/2018), tercoreng dengan kasus peretasan. Mirisnya,...

DPR: Dana Otonomi Khusus Papua Tidak Salah, Skema Tranfernya yang Harus Dievaluasi

DPR: Dana Otonomi Khusus Papua Tidak Salah, Skema Tranfernya yang Harus Dievaluasi

NASIONAL - Wabah campak dan gizi buruk di Agats, Kabupaten Asmat, Papua, menyisakan pertanyaan terkait dana Otonomi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media