minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Tanah Datar

Upaya Perangi Pekat, Kesbangpol Tanah Datar Libatkan Kejaksaan, Polri, MUI, dan Dinkes

Rabu, 25 Oktober 2017 - 21:27:19 WIB - 486
Upaya Perangi Pekat, Kesbangpol Tanah Datar Libatkan Kejaksaan, Polri, MUI, dan DinkesPenyuluhan Bahaya Penyakit Masyarakat Di Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Sumatera Barat (25/10)

TANAH DATAR - Pemkab Tanah Datar melalui Kepala Kesbangpol, Irwan.S.Sos, M.Si , mengadakan giat penyuluhan bahaya Pekat (Penyakit Masyarakat) ke semua Kecamatan. Dikatakan Kepala kesbangpol Tanah Datar 14 Kecamatan menjadi target digelarnya acara ini.

Rabu (25/10/2017), 4 unsur dilibatkan Kesbangpol menjadi nara sumber dalam penyuluhan itu, diantaranya Polres, Kejaksaan Negeri, MUI, dan Dinas Kesehatan Tanah Datar.

Untuk kecamatan X Koto, penyuluhan bagi masyarakat hari itu, berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Panyalaian, Tanah Datar, Sumatera Barat.

Bahaya Miras (Minuman Keras), Penyalahgunaan Narkotika, Perkelahian Antarpelajar, Perilaku Seks di Luar Nikah, dan judi menjadi beberapa topik yang diangkat secara gamblang.

Masyarakat, Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang, Unsur Lembaga Nagari dan kepemudaan terlihat antusias saat penjelasan dan diskusi mengenai bahaya Pekat berlangsung.

Camat X Koto Hendra Setyawan M. Si melalui Kasi Tapem Aldis Eka Satria menyampaikan bahwa, peran Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang, dan pemuda sangatlah besar di Nagari, dalam rangka mencegah maraknya perilaku yang termasuk kategori Penyakit Masyarakat ini.

"Peran Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang dan pemuda sangat dibutuhkan. Karena para generasi atau anak-anak ini, mereka lebih mendengar apa yang disampaikan oleh niniak mamak dan bundo kanduangnya. Karena bahaya Pekat sangat merusak moril dan mental para remaja dan Generasi penerus kita," Jelas Eka.

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Ardi SH, MH pada kesempatan itu menyampaikan bahwa Pekat (Penyakit Masyarakat) termasuk dalam Kejahatan. Dapat kita kategorikan dalam tingkah laku yang melanggar hukum dan melanggar norma-norma sosial, sehingga masyarakat menentangnya.

Dikatakannya, Secara yuridis formal, kejahatan adalah bentuk tingkah laku yang bertentangan dengan moral kemanusiaan (immoril), merugikan masyarakat, sifatnya asosiatif dan jelas melanggar hukum serta undang-undang pidana.

"Akan ada sanksi bagi pelaku yang melanggar aturan positif yang ada. Oleh karenanya sebelum terjadi harapan kita, kegiatan ini bisa menjadi usaha yang sifatnya Pre-Emtif (pencegahan). Hingga Masyarakat menyadari betapa beratnya jika harus berurusan dengan aparat hukum nantinya, karena mengabaikannya," jelas Ardi.

Lanjutnya, tindak kejahatan bisa dilakukan oleh siapa pun baik wanita maupun pria. Mulai pada usia anak, dewasa, maupun usia lanjut.

"Tindak kejahatan pada umumnya terjadi pada masyarakat yang mengalami perubahan kebudayaan yang cepat yang tidak dapat diikuti oleh semua anggota masyarakat. Sehingga tidak terjadi penyesuaian yang sempurna. Oleh karena itu harus segera kita antisipasi bersama berkembangnya Penyakit Masyarakat seperti penyuluhan-penyuluhan yang kita lakukan saat ini," sampai Ardi.

Sementara itu, Ketua FKPM (Forum Kemitraan Polisi Masyarakat) Panyalaian, Ramon Zamora mengatakan bahwa saat ini FKPM bersama Bhabinkamtibmas Panyalaian, telah menyusuri semua jorong-jorong (setingkat RT) yang ada di kecamatan X Koto, dan sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan bahaya pekat ini.

"Kita berharap nantinya para remaja, generasi muda ataupun seluruh masyarakat menyadari bahaya Pekat tersebut dan dapat menjauhinya. Hingga kita berharap mereka tidak akan terjerumus ke jalan yang salah," ucap Ramon. (romeo)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: romeo
Tag: hukum,kriminal,pos-polisi,sosial,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sering Ditegur Pengurus Masjid, Petugas Tertibkan Lapak PKL Depan Masjid Taqwa Padang

Sering Ditegur Pengurus Masjid, Petugas Tertibkan Lapak PKL Depan Masjid Taqwa Padang

PADANG - Satu unit lapak milik Pedagang Kaki Lima (PKL), Warung Nasi Singgalang yang berada didepan Masjid Taqwa Pasar...

 Bungkam Everton, Manchester United Kembali ke Posisi Dua

Bungkam Everton, Manchester United Kembali ke Posisi Dua

BOLA - Manchester United (MU) kembali ke posisi kedua klasemen sementara Liga Primer Inggris, walaupun mungkin hanya...

Tunjang Kegiatan Senam Sehat, Helmi Moesim Salurkan Bantuan Sound Sistem di Seb. Palinggam

Tunjang Kegiatan Senam Sehat, Helmi Moesim Salurkan Bantuan Sound Sistem di Seb. Palinggam

PADANG - Ratusan peserta warga Seberang Palinggam sangat antusias mengikuti kegiatan senam sehat bersama Anggota DPRD...

Indonesia Menjadi Magnet Pameran Pariwisata Terbesar di Norwegia Reiselivsmessen 2018

Indonesia Menjadi Magnet Pameran Pariwisata Terbesar di Norwegia Reiselivsmessen 2018

OSLO, NORWEGIA - Ditengah musim dingin yang mengigit di dataran Eropa Utara, KBRI Oslo langsung memulai kerja mesin...

Support Pariwisata di Bukit Gado-gado, Legislator Emnu Azamri Salurkan Bantuan Mesin Potong Rumput

Support Pariwisata di Bukit Gado-gado, Legislator Emnu Azamri Salurkan Bantuan Mesin Potong Rumput

PADANG - Upaya pengembangan pariwisata Bukit Gado-gado, Anggota DPRD Kota Padang, Emnu Azamri menyerahkan bantuan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media