minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

Jumlah Penderita Kanker Serviks Indonesia Tertinggi di Dunia

Jumat, 10 November 2017 - 20:00:46 WIB - 230
Jumlah Penderita Kanker Serviks Indonesia Tertinggi di DuniaIlustrasi Kanker Serviks

NASIONAL - Perempuan sangat rawan terhadap penyakit kanker terutama kanker serviks. Di Indonesia, penyakit ini telah menyumbang kematian yang cukup besar. Dari data Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI disebutkan, setiap harinya 58 wanita terkena kanker serviks, dan 26 wanita di antaranya meninggal dunia.

Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menyebutkan, Indonesia menjadi negara dengan jumlah penderita kanker serviks dengan angka tertinggi di dunia.

"Setiap hari ada 40 perempuan yang terdiagnosa kanker serviks atau kanker mulut rahim ini. Sebanyak 20 di antaranya meninggal. Karena penyakit ini sangat mematikan maka harus ada upaya yang massif dalam pencegahannya," kata anggota Komisi IX DPR RI Amelia Anggraini saat membuka acara Bakti Sosial Tes IVA Gratis di Gondangdia Lama, Jakarta Pusat, Jumat (10/11).

Yang menjadi soal kemudian, Amelia melanjutkan, data BPJS Kesehatan menyebutkan, tahun 2016 lalu Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) untuk kanker serviks mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp 56,5 miliar. Sementara di tingkat Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL), tercatat 6.938 kasus dengan total biaya sekitar Rp 87,1 miliar.

"Tetapi, adanya BPJS Kesehatan pun ternyata belum cukup menanggung beban biaya pasien kanker," ungkapnya.

Menurut politisi NasDem ini, kenyataan tersebut membuat pemerintah harus memikirkan cara baru untuk menangani pasien penyakit kanker di Indonesia.

"Cara yang memang harus bisa menekan peningkatan penderita kanker, terutama kanker serviks di Indonesia," imbuh Amelia.

Dalam hematnya, kegiatan-kegiatan preventif harus semakin digalakkan oleh pemerintah sebagai salah satu cara menekan penderita kanker serviks.

"Seperti tes IVA gratis ini, bisa menjadi cara untuk mengurangi angka penderita kanker serviks. Selain itu juga bisa mengurangi biaya penanganan sehingga bisa membantu mengurangi defisit anggara BPJS," pungkasnya.(nd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: indonesia,kesehatan,nasional,perempuan

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

IAIN Batusangkar Telah Miliki Gedung Pusat Penyaluran Kreatifitas Mahasiswa

IAIN Batusangkar Telah Miliki Gedung Pusat Penyaluran Kreatifitas Mahasiswa

Tanah Datar - Terus berbenah, IAIN Batusangkar, Tanah Datar, Sumbar Rabu, (10/1/2018) resmikan Gedung Student Skill...

Massa Alumni 212 Demo di Depan Kantor Facebook, Ini Tuntutannya

Massa Alumni 212 Demo di Depan Kantor Facebook, Ini Tuntutannya

JAKARTA - Massa mengatasnamakan Aliansi Tolak Kezaliman Facebook berdemo di depan kantor Facebook di Gatot Subroto,...

Viral Video Minum Kencing Unta Ustadz Bachtiar Nasir, Ini Kata MUI

Viral Video Minum Kencing Unta Ustadz Bachtiar Nasir, Ini Kata MUI

NASIONAL - Video Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menjadi viral di media sosial karena dalam video tersebut UBN meminum air...

Peristiwa Titian Dalam, Masyarakat Minta Patung Sembilan Syuhada

Peristiwa Titian Dalam, Masyarakat Minta Patung Sembilan Syuhada

LIMA PULUH KOTA - Masyarakat Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Lima Puluh Kota (Sumatera Barat (Sumbar),...

DPC Demokrat Payakumbuh Resmi Buka Pendaftaran Bacaleg Pileg 2019

DPC Demokrat Payakumbuh Resmi Buka Pendaftaran Bacaleg Pileg 2019

PAYAKUMBUH - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Payakumbuh, resmi membuka pendaftaran Bakal calon...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media