minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Dharmasraya

Pelaku Pembakar Mapolres Dharmasraya Sumbar Ternyata Anak Seorang..

Senin, 13 November 2017 - 03:55:45 WIB - 3573
Pelaku Pembakar Mapolres Dharmasraya Sumbar Ternyata Anak Seorang..Mapolres Dharmasraya usai terbakar, Minggu (12/11/2017)

DHARMASRAYA - Mungkin tak pernah terbayang dibenak orang tua manapun, bahwa anaknya akan bertindak menyerang Markas Polisi. Dan di balik peristiwa penyerangan dan pembakaran Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) terkuak kisah yang mengharukan.

Iptu M. Nur (50), seorang anggota polisi yang bertugas sebagai seorang Kanit Reskrim di Polsek Plepat, Muaro Bungo Jambi harus menghadapi kenyataan kehilangan anak laki-lakinya yang tewas, usai menjadi pelaku pembakaran Mapolres Dharmasraya bersama seorang rekannya, Minggu (12/11/2107).

Eka Fitra Akbar (24), yang merupakan salah seorang pelaku pembakaran Markas Kepolisian Mapolres Dharmasraya adalah anak dari Iptu M Nur. Kesedihan bercampur keterkejutan tentu dialami M. Nur dan istri.

Kisah sedih seorang anak polisi yang menyerang dan membakar markas polisi ini terkuak, setelah Tim Pulbaket Polres Dharmasraya bertemu dengan anggota Polres Muaro Bungo yang mengenal Eka Fitra Akbar. Anggota Polres Dharmasraya yang dipimpin oleh KBO Sat Intelkam Polres Dharmasraya, Ipda Efendi kemudian berkoordinasi dengan Kasat Intelkam Polres Muaro Bungo, Iptu Sukman.

BACA JUGA: Inilah Identitas Pelaku Penyerangan Mapolres Dharmasraya Sumbar

"Pada kesempatan tersebut, anggota kami dipertemukan dengan orang tua Eka Fitra Akbar dan mereka mengakui bahwasanya anak tersebut memang merupakan anaknya, namun sudah tidak tinggal serumah dengan keluarga setelah menikah. Pelaku sendiri merupakan seorang penjual es tebu di Bungo," ungkap Kapolres Dharmasraya.

Sementara itu, Iptu M Nur, Kanit Reskrim Polsek Plepat yang merupakan orang tua pelaku mengakui bahwa anaknya memang pernah ingin melakukan jihad ke Suriah, namun tindakan anaknya tersebut sudah dilarang olehnya.

"Pernah dia bercerita ke ibunya. Saya yang mengetahui hal tersebut langsung melarang tindakan dari Eka. Dia sendiri terakhir bertemu dengan kami pada Sabtu (11/11/2017) malam sekitar pukul 18.30 WIB tanpa meninggalkan pesan apapun," kata M Nur.

Dirinya meminta agar anaknya dimakamkan secara agama Islam di Kabupaten Dharmasraya dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, dikarenakan pihak keluarga tidak akan melihat proses pemakaman sang anak. Keluarga hanya minta dokumentasi foto pemakaman Eka.

BACA JUGA: Secarik Surat Ditemukan di Salah Satu Terduga Pembakar Polres Dharmasraya, Begini Isinya

"Kami hanya akan berziarah ke makam anak saya suatu saat nanti dengan meinta aparat kepolisian di Polres Dharmasraya untuk mengantar ke lokasi pemakaman. Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada intansi Polri khususnya kepada keluarga besar Polres Dharmasraya atas ulah anak saya yang membakar kantor polisi," ucapnya sembari menahan air mata.

Eka Fitra Akbar tewas usai melakukan pembakaran di Mapolres Dharmasraya pada Minggu (12/11/2017). Dirinya tewas usai mendapatkan tembakan dari pihak kepolisian karena melakukan perlawanan ketika hendak diamankan. Dirinya meninggalkan seorang istri bernama Endah Handayani (30) dan seorang anak berusia delapan bulan bernama Abdul Azzam bin Eka. (PT/BD/NL/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: dharmasraya,hukum,indonesia,metro,nasional,padang,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Presidium Alumni 212: Kami Masih Butuh Facebook

Presidium Alumni 212: Kami Masih Butuh Facebook

JAKARTA - Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif mengakui pihaknya masih butuh keberadaan Facebook. Slamet menilai...

VIDEO: Detik-detik Balkon di Bursa Efek Indonesia Ambruk, Puluhan Terluka

VIDEO: Detik-detik Balkon di Bursa Efek Indonesia Ambruk, Puluhan Terluka

VIDEO - Selasar atau balkon tower II Gedung Bursa Efek Indonesia, Sudirman, Jakarta Selatan ambruk, Senin, (15/1/2018)...

Malam Tahun Baru, Belasan Pasangan Mesum Digaruk Pol PP Pariaman

Malam Tahun Baru, Belasan Pasangan Mesum Digaruk Pol PP Pariaman

PARIAMAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pariaman amankan belasan pasangan mesum di dua hotel saat malam...

Mayoritas Fraksi DPRD Pasaman Setujui Perda No. 11 2016 tentang Mutasi Pejabat Nagari

Mayoritas Fraksi DPRD Pasaman Setujui Perda No. 11 2016 tentang Mutasi Pejabat Nagari

PASAMAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian...

Ini Alasan Luhut Larang Menteri Susi Tenggelamkan Kapal

Ini Alasan Luhut Larang Menteri Susi Tenggelamkan Kapal

NASIONAL - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan melarang Menteri Kelautan dan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media