Monday, 22 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Dharmasraya

Polisi yang Anaknya Membakar Mapolres Dharmasraya Sumbar Minta Maaf

Senin, 13 November 2017 - 15:32:46 WIB - 1329
Polisi yang Anaknya Membakar Mapolres Dharmasraya Sumbar Minta Maaf
Puing-puing bangunan Mapolres Dharmasraya Sumbar usai terbakar, Minggu (12/11)


DHARMASRAYA - Salah satu pelaku pembakaran Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) berinisial EFA merupakan anak dari Iptu MN, Kanit Reskrim Polsek Plepat, Muaro Bungo, Jambi. Atas perbuatan anaknya, MN meminta maaf kepada Polri.

"Iptu MN selaku orangtua dan mewakili pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf secara umum kepada kepolisian, khususnya kepada seluruh personel Polres Dharmasraya atas perbuatan anaknya yang telah membakar Polres Dharmasraya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rikwanto melalui keterangan tertulis, Senin (13/11/2017).

EFA sudah cukup lama hidup terpisah dari keluarga sehingga aktivitasnya tak diketahui orangtuanya.

Selama delapan bulan belakangan, ia tinggal bersama istri dan anaknya di Kelurahan Pasir Putoh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Sumatera Barat.

Rikwanto mengatakan, orangtua EFA ingin anaknya disemayamkan di Kabupaten Dharmasraya dan mendokumentasikan pelaksanaan pemakaman tersebut. Pihak keluarga memutuskan tidak ikut pemakaman.

"Namun, suatu saat akan berziarah kubur dengan meminta aparat kepolisian Polres Dharmasraya mengantar ke lokasi pemakaman," ujarnya.

EFA terakhir kali meninggalkan rumah pada Sabtu (11/11/2017) dengan berjalan kaki.

Istri dan keluarganya tak ada yang tahu ke mana perginya karena tak meninggalkan pesan kepada mereka.

Pembakaran tersebut diketahui petugas piket Polres Dharmasraya pada Minggu (12/11/2017) dini hari sekitar pukul 02.45.

Mereka mencoba memadamkan api sambil berteriak mencari pertolongan. Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran datang dan berupaya memadamkan api.

Saat itulah salah satu petugas melihat ada dua orang mencurigakan yang membawa busur panah dan menembakannya ke arah petugas.

Petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, kedua orang itu terus melakukan perlawanan.

Polisi kemudian melakukan tindakan tegas dan mengarahkan tembakan kepada kedua orang tersebut.

Mereka kemudian tertangkap dan dari keduanya polisi mengamankan busur panah, 8 anak panah, 2 sangkur, sebilah pisau kecil, sarung tangan hitam, dan selembar kertas yang berisikan pesan jihad.(kp)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: dharmasraya,indonesia,nasional,padang,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Teknologi Modifikasi Cuaca Berhasil Meredam Hotspot di Riau

Teknologi Modifikasi Cuaca Berhasil Meredam Hotspot di Riau

NASIONAL - Operasi penanggulangan kebakaran hutan di Provinsi Riau melalui teknologi modifikasi cuaca hingga kini masih...

Pilpres, Hemofilia dan Luka yang Tak Pernah Kering

Pilpres, Hemofilia dan Luka yang Tak Pernah Kering

Oleh: Hardisman, MD, PhD Rabu 17 April 2019 ini kita telah menyalurkan hak suara kita untuk memilih Presiden-Wakil...

Rapat Internal PPID, Kominfo Harapkan OPD dan UPTD Dapat Membantu dan Menunjang PPID Utama

Rapat Internal PPID, Kominfo Harapkan OPD dan UPTD Dapat Membantu dan Menunjang PPID Utama

PADANG PANJANG - Wujudkan keterbukaan Informasi Publik, sebagaimana diamanahkan dalam UU No.14 Tahun 2018, Dinas...

Gelar Bimbingan Teknis PTPS, Ketua Panwascam Sipora Utara Mentawai Sampaikan Hal Ini

Gelar Bimbingan Teknis PTPS, Ketua Panwascam Sipora Utara Mentawai Sampaikan Hal Ini

MENTAWAI - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu), Kecamatan Sipora Utara lakukan Pelatihan dan Bimbingan Teknis...

Remaja Payakumbuh Tega Jual Temannya ke Pria Hidung Belang, Usai Dicabuli Korban Kejang-kejang

Remaja Payakumbuh Tega Jual Temannya ke Pria Hidung Belang, Usai Dicabuli Korban Kejang-kejang

TANAH DATAR - Lagi-lagi Satreskrim Polres Tanah Datar dipimpin Kasat AKP Edwin SH MH khususnya Unit Pelindungan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media