Sunday, 24 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Dharmasraya

Polisi yang Anaknya Membakar Mapolres Dharmasraya Sumbar Minta Maaf

Senin, 13 November 2017 - 15:32:46 WIB - 1259
Polisi yang Anaknya Membakar Mapolres Dharmasraya Sumbar Minta Maaf
Puing-puing bangunan Mapolres Dharmasraya Sumbar usai terbakar, Minggu (12/11)


DHARMASRAYA - Salah satu pelaku pembakaran Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) berinisial EFA merupakan anak dari Iptu MN, Kanit Reskrim Polsek Plepat, Muaro Bungo, Jambi. Atas perbuatan anaknya, MN meminta maaf kepada Polri.

"Iptu MN selaku orangtua dan mewakili pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf secara umum kepada kepolisian, khususnya kepada seluruh personel Polres Dharmasraya atas perbuatan anaknya yang telah membakar Polres Dharmasraya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rikwanto melalui keterangan tertulis, Senin (13/11/2017).

EFA sudah cukup lama hidup terpisah dari keluarga sehingga aktivitasnya tak diketahui orangtuanya.

Selama delapan bulan belakangan, ia tinggal bersama istri dan anaknya di Kelurahan Pasir Putoh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Sumatera Barat.

Rikwanto mengatakan, orangtua EFA ingin anaknya disemayamkan di Kabupaten Dharmasraya dan mendokumentasikan pelaksanaan pemakaman tersebut. Pihak keluarga memutuskan tidak ikut pemakaman.

"Namun, suatu saat akan berziarah kubur dengan meminta aparat kepolisian Polres Dharmasraya mengantar ke lokasi pemakaman," ujarnya.

EFA terakhir kali meninggalkan rumah pada Sabtu (11/11/2017) dengan berjalan kaki.

Istri dan keluarganya tak ada yang tahu ke mana perginya karena tak meninggalkan pesan kepada mereka.

Pembakaran tersebut diketahui petugas piket Polres Dharmasraya pada Minggu (12/11/2017) dini hari sekitar pukul 02.45.

Mereka mencoba memadamkan api sambil berteriak mencari pertolongan. Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran datang dan berupaya memadamkan api.

Saat itulah salah satu petugas melihat ada dua orang mencurigakan yang membawa busur panah dan menembakannya ke arah petugas.

Petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, kedua orang itu terus melakukan perlawanan.

Polisi kemudian melakukan tindakan tegas dan mengarahkan tembakan kepada kedua orang tersebut.

Mereka kemudian tertangkap dan dari keduanya polisi mengamankan busur panah, 8 anak panah, 2 sangkur, sebilah pisau kecil, sarung tangan hitam, dan selembar kertas yang berisikan pesan jihad.(kp)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: dharmasraya,indonesia,nasional,padang,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

NJOP PBB Naik, ini Kata Kepala Bapenda Padang

NJOP PBB Naik, ini Kata Kepala Bapenda Padang

PADANG -- Pemkot Padang memastikan kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB) dipengaruhi banyak faktor. Terutama karena...

Bupati Mentawai: Kedepan Mentawai Tidak Akan Ketinggalan Lagi Informasi Dari Daerah Luar

Bupati Mentawai: Kedepan Mentawai Tidak Akan Ketinggalan Lagi Informasi Dari Daerah Luar

MENTAWAI -- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menggelar acara...

KPU Pasaman Rampung Rakit 4.638 Kotak Suara, 59 Kotak Ditemukan Rusak

KPU Pasaman Rampung Rakit 4.638 Kotak Suara, 59 Kotak Ditemukan Rusak

PASAMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman telah merampungkan perakitan Kotak Suara sebanyak 4.638 kotak...

Diskominfo Kota Pariaman Gelar Bimtek si Maya

Diskominfo Kota Pariaman Gelar Bimtek si Maya

PARIAMAN - Pemko Pariaman melalui Dinas Kominfo Kota Pariaman menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi Sistem...

Ketua PA 212 jadi Tersangka, Begini Respon Kubu Prabowo

Ketua PA 212 jadi Tersangka, Begini Respon Kubu Prabowo

PPOLITIK - Kubu calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperingatkan aparat penegak hukum...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media