Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Gas Melon 3 Kg Langka di Pasaman, Ternyata Ini Penyebabnya

Sabtu, 25 November 2017 - 12:33:49 WIB - 1045
Gas Melon 3 Kg Langka di Pasaman, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi


PASAMAN - Masyarakat Kabupaten Pasaman mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 Kilogram. Kelangkaan ini diduga disebabkan jumlah pengguna meningkat dibandingkan kuota yang ditetapkan

Berdasarkan pantauan wartawan minangkabaunews.com di lapangan, banyak masyarakat yang mengeluh, karena merasa kesulitan mencari LPG 3 Kg ini. Padahal ini sangat dibutuhkan sekali.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Pasaman Edison, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (23/11/2017) Kemarin, mengatakan Kelangkaan LPG 3 Kg itu terjadi karena penggunanya di Kabupaten Pasaman sudah bertambah banyak dari sebelum nya.

"Contohnya di Kecamatan Mapattunggul, awal nya pengguna LPG 3 Kg ini hanya 20 persen, Sekarang sudah meningkat menjadi 55persen, berari mengalami kenaikan sebanyak 35 persen," Kata Edison.

Selanjutnya dikatakan juga, kemungkinan tabung LPG yang dikirim oleh Provinsi berdasarkan dari jumlah permintaan lama, sehingga persediaan di Kabupaten Pasaman tidak mencukupi.

Untuk mengatasi hal ini sekitar 2 bulan lalu ketika rapat denga pihak di Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat Dinas Perdagangan Kabupaten Pasaman, mengusulkan agar LPG 3 Kg di untuk Pasaman ditambah sebanyak 30.000 Kg. Tetapi sampai sekarang belum ada realisasi nya.

Selain itu dikatakan Edison, seandainya ada distributor yang melakukan kecurangan saat mendistribusi kan LPG 3 Kg ini, Dinas Perdangangan Kabupaten Pasaman tidak bisa menindak, bisanya hanya melakukan pengawasan saja, karena ini sudah menjadi kewenangan Provinsi.

"Kalau terbukti melakukan kecurangan kita cukup menyurati nya ke provinsi. Tim dari Provinsi inilah yang menindak lanjuti atau memberi sanksi terhadap distibutor yang melakukan kecurangan tersebut," ucapnya.

Kelangkaan ini LPG 3 kg ini sudah hampir setahun, meskipun menurut pengakuan Kadis Perdagangan Edison,Dinas perdagangan sudah dilakukan pengawasan. (Feri)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Konflik Lahan 30 Tahun, Pemangku Adat Tapian Kandih Agam Mengadu Ke Komnas HAM Sumbar

Konflik Lahan 30 Tahun, Pemangku Adat Tapian Kandih Agam Mengadu Ke Komnas HAM Sumbar

PADANG -- Sudah 30 tahun lamanya, pemangku adat yang berada di Tapian Kandih, Salareh Aia, Kecamatan Palembayan,...

Tidak Terbukti Pungli, Majelis Hakim Vonis Bebas Mantan Kepala SMK Negeri 2 Solok

Tidak Terbukti Pungli, Majelis Hakim Vonis Bebas Mantan Kepala SMK Negeri 2 Solok

PADANG -- Tidak terbukti melakukan tindak pidana, dugaan korupsi berupa pungutan liar. Mantan Kepala SMK Negeri 2 Kota...

Hari Pertama Masuk Kerja, Sekda Padang Pantau Kehadiran ASN di RSUD Rasyidin

Hari Pertama Masuk Kerja, Sekda Padang Pantau Kehadiran ASN di RSUD Rasyidin

PADANG -- Hari pertama masuk kerja, Sekda Kota Padang memantau kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan RSUD...

Kakak yang Tenggelam Saat Menolong Adiknya di Pantai Ketaping Sumbar, Ditemukan Tak Bernyawa

Kakak yang Tenggelam Saat Menolong Adiknya di Pantai Ketaping Sumbar, Ditemukan Tak Bernyawa

PADANG PARIAMAN - Ikhfal Handoko (20) remaja yang hilang tenggelam saat mandi di pantai Gosong Korong Simpang Ketaping...

Lompong Sagu, Kuliner Ranah Minang yang Tak Boleh Dilewatkan

Lompong Sagu, Kuliner Ranah Minang yang Tak Boleh Dilewatkan

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media