Saturday, 19 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Banjir Bandang dan Longsor di Solok, 1 Warga Hilang 2 Terluka Parah

Senin, 11 Desember 2017 - 15:14:08 WIB - 1594
Banjir Bandang dan Longsor di Solok, 1 Warga Hilang 2 Terluka Parah
Banjir bandang dan longsor di Kabupaten Solok, Sumbar, Minggu (10/12)


SOLOK - Bencana alam banjir bandang dan longsor di dua Kecamatan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat tidak saja menghantam ratusan rumah dan merusak ratusan hektare sawah. Namun seorang korban dilaporkan turut terseret longsor dan hingga kini belum berhasil ditemukan. Dua korban lainnya juga mengalami luka serius.

Musibah yang menelan korban jiwa ini terjadi di Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok. Korban yang dinyatakan hilang bernama Ocan (48). Sedangkan dua korban selamat dan mengalami luka-luka bernama Naini (55) dan Bakhtiar (49).

"Alhamdulillah, dua korban selamat dilarikan ke rumah sakit. Satu di antaranya juga mengalami patah tangan kanan," kata Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin yang turut melakukan pencarian korban hingga sore hari, Minggu (10/12).

Dengan alat seadanya, tim BPBD Kabupaten Solok dibantu beberapa petugas SAR terus melakukan pencarian di lokasi kejadian. Namun pukul 16.00 WIB, tim tak kunjung mendapatkan titik terang keberadaan korban sehingga akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pencarian.

"Tim sudah berupaya maksimal. Karena keterbatasan alat, pencairan dihentikan dulu. Dan besok pagi Senin (11/12) kembali dilanjutkan," kata Yulfadri Nurdin.

Yulfadri mengatakan, untuk melakukan pencarian maksimal, diperlukan bantuan alat berat untuk menyingkirkan bekas timbunan tanah longsor. "Mudah-mudahan besok datang bantuan alat berat. Dan juga dari Polda dengan anjing pelacak untuk mencari keberadaan korban," terangnya.

Seperti diketahui, tiga nagari di Kecamatan X Kota Diatas Kabupaten Solok Sumbar diterjang musibah longsor dan banjir bandang. Bahkan seorang dilaporkan hilang dan dua di antaranya mengalami luka-luka.

Informasinya, peristiwa longsor ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Longsor yang sekaligus membawa banjir aliran Sungai Katialo ini tidak saja menghantam rumah penduduk di Katialo. Namun juga menyapu rumah dan lahan pertanian masyarakat di Nagari Sibarambang dan Tanjuang Balit.

Camat X Kota Diatas Teta Midra mengatakan, hingga kini tercatat sebanyak 34 unit rumah yang terdampak longsor di Nagari Katialo. Kemudian lima rumah rusak berat di Nagari Sibarambang dan sekitar lima rumah lagi di Nagari Tanjung Balit.

Selain itu, juga dilaporkan kisaran sawah warga yang terendam longsor dan banjir di kawasan tiga nagari itu mencapai 150 hektare. Kemudian lima jembatan rusak, tujuh sapi warga lenyap ditelan longsor.

"Akses transportasi dari Nagari Sibarambang ke Katialo putus total akibat longsor," kata Wabup. (mrd)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,peristiwa,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Baksos Mahasiswa Teknik Eletronik UNP Perbaiki Instalasi Listrik Surau dan Rumah Warga

Baksos Mahasiswa Teknik Eletronik UNP Perbaiki Instalasi Listrik Surau dan Rumah Warga

PADANG PARIAMAN -- Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang melaksanakan Diklat dan Bakti...

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

PADANG -- Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Padang, Sumatera Barat, gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang...

Buka Musyawarah Kerja PMI Pasaman 2019/2020, Wakil Bupati Harapkan Ini

Buka Musyawarah Kerja PMI Pasaman 2019/2020, Wakil Bupati Harapkan Ini

PASAMAN - Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama membuka secara resmi Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI)...

Baru Siap Dibangun Tahun 2018, TPI di Desa Muara Siberut Mentawai Sudah Ditumbuhi Rumput

Baru Siap Dibangun Tahun 2018, TPI di Desa Muara Siberut Mentawai Sudah Ditumbuhi Rumput

MENTAWAI - Bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Dusun Puro satu Desa Muara Siberut Kecamatan Siberut Selatan tak...

Polres Pessel Kembali Panggil 15 Orang Saksi Terkait Dugaan Tindak Pidana Dana Hibah Koni

Polres Pessel Kembali Panggil 15 Orang Saksi Terkait Dugaan Tindak Pidana Dana Hibah Koni

PESISIR SELATAN -- Terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media