Monday, 16 Jul 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Difteri Mewabah, DPR Minta Kemenkes Dievaluasi

Selasa, 12 Desember 2017 - 20:47:23 WIB - 344
Difteri Mewabah, DPR Minta Kemenkes Dievaluasi
Ilustrasi Difteri


NASIONAL - Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa (KLB) akibat penyakit mengerikan ini.

Anggota Komisi IX DPR Amelia Anggraini menyatakan kejadian ini harus segera ditangani karena berpotensi berjangkit ke daerah lain di seluruh Indonesia. Apalagi mobilitas penduduk Indonesia juga demikian tinggi.

"Seandainya jauh-jauh hari pemerintah mengantisipasinya, maka kejadian luar biasa ini besar kemungkinan dapat dicegah," ujarnya saat di temui di Kompleks DPR, Selasa (12/12/2017).

Menurutnya mewabahnya difteri akibat tidak maksimalnya kinerja Kementerian Kesehatan dalam program imunisasi nasional.

"Maka perlu ada evaluasi dan koreksi terhadap Kementerian Kesehatan. Saya menduga program imunisasi yang selama ini dilakukan tidak maksimal dan tidak lengkap sesuai dengan periodesasinya," tegasnya.

Legislator NasDem Dapil Jateng VII ini menuturkan, banyak bayi yang tak mendapatkan DPT. Tidak hanya itu, yang mendapatkan DPT pun rata-rata di bawah usia satu tahun. Setelah itu, di usia dewasa mereka tidak mendapatkan imunisasi lagi.

"Seharusnya imunisasi ulang dilakukan setiap sepuluh tahun," tuturnya.

Menurutnya, hal ini terjadi lantaran kurangnya sosialisasi dan upaya-upaya promotive preventif yang seharusnya dilakukan secara masif dan sistemik oleh Kemenkes.

"Padahal anggaran untuk vaksin dari tahun ke tahun selalu meningkat," sesalnya.

Amel mengungkapkan, pada tahun 2017 ini saja anggaran yang disediakan untuk vaksin dasar mencapai 1,8 triliun rupiah.

"Sudah saatnya pemerintah serius menjalankan program Imunisasinasional, melakukan sosialisasi dalam upaya promotive preventif untuk mengantisipasi dan mencegah kejadian luar biasa seperti ini," tutupnya.(ND)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: indonesia,kesehatan,legislator,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Permendikbud Penerimaan Siswa Baru, Walikota Payakumbuh: Sistem Tidak Baik Perlu Diperbaiki

Permendikbud Penerimaan Siswa Baru, Walikota Payakumbuh: Sistem Tidak Baik Perlu Diperbaiki

PAYAKUMBUH - Regulasi baru terkait dengan pelakasanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SLTP tahun...

Cara Dukung Tim Favorit dengan Sportifitas dan Loyalitas

Cara Dukung Tim Favorit dengan Sportifitas dan Loyalitas

BOLA - Musim Piala Dunia 2018 memang sudah akan berakhir, namun tidak menyurutkan antusiasme para pencinta bola....

Gasak Brasil, Belgia Pastikan Satu tempat di Semifinal Piala Dunia 2018

Gasak Brasil, Belgia Pastikan Satu tempat di Semifinal Piala Dunia 2018

PIALA DUNIA 2018 - Kazan Arena kembali menjadi kuburan raksasa. Setelah Jerman dan Argentina tumbang, giliran Brasil...

Jengkol Penyumbang Inflasi Utama Bulan Juni di Padang, Ini Kata Kabag Perekonomian

Jengkol Penyumbang Inflasi Utama Bulan Juni di Padang, Ini Kata Kabag Perekonomian

PADANG - Pemerintah Kota Padang mengalami inflasi sebesar 0,39 persen sedangkan Kota Bukittinggi 0,20 persen. Salah...

Besok, Festival Silat International II Akan Dibuka di Padang

Besok, Festival Silat International II Akan Dibuka di Padang

PADANG - Sedikitnya 800 pesilat dari 5 negara dipastikan akan ikut ambil bagian pada perhelatan Festival Pencak Silat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media