Wednesday, 23 May 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Kasus Korupsi Setnov, Dokter RS Medika dan Fredrich Yunadi jadi Tersangka, Ini Penjelasan KPK

Rabu, 10 Januari 2018 - 21:19:56 WIB - 361
Kasus Korupsi Setnov, Dokter RS Medika dan Fredrich Yunadi jadi Tersangka, Ini Penjelasan KPK
Dokter RS Mediaka Bimanesh Sutarjo dan Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi


Pilwako Kota Padang 2018

NASIONAL - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan tersangka eks kuasa hukum Ketua DPR RI nonaktif Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan dokter yang merawat Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Bimanesh Sutarjo.

"KPK telah menemukan bukti yang cukup sengaja mencegah dan atau tidak langsung penyidikan dalam pengadaan proyek e-KTP. KPK meningkatkan tersangka sejalan dengan dua orang tersangka yaitu FY (Fredrich Yunadi) kemudian BST (Bimanesh Sutarjo) adalah seorang dokter," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Rabu (10/1).

Basaria menjelaskan konstruksi kejadian terkait Fredrich Yunadi dan Bimanesh. Mereka berdua, kata Basaria, diduga memasukkan tersangka kasus proyek e-KTP, Setya Novanto ke RS Media Permata Hijau.

"FY dan BST diduga untuk memasukkan SN ke salah satu RS untuk rawat inap dengan data medis dimanipulasi untuk hindari panggilan dan riksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ke SN," kata Basaria.

Saat itu, pada 15 November 2017 Setya Novanto akan diperiksa oleh di KPK namun tidak hadir. Kemudian pada Rabu, 16 November 2017, pukul 21.00 tim mendatangi rumah Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran baru dan menggeledah dan membawa surat perintah.

"SN enggak ada ditempat, dilakukan pencarian sampai 02.50 WIB. Enggak ditemukan sampai pagi, Komisi Pemberantasan Korupsi imbau SN serahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi, lalu Kamis 16 November 2017, Komisi Pemberantasan Korupsi terbitkan DPO, surati polri melalui interpol," ungkap Basari.

Malam hari, kata Basaria, pihaknya mendapatkan info, Setya Novanto kecelakaan. Dan dibawa ke RS Permata Hijau. Di RS, kata Basaria, Novanto tidak dibawa ke ruang IGD tetapi malah langsung dibawa ke rawat inap VIP.

"Sebelum dirawat, FY diduga sudah datang lebih dulu untuk koordinasi dengan RS," kata Basaria.

Bimanesh tersebut, kata Basaria, diduga sudah ditelepon sebelumnya oleh Fredrich. Dalam percakapan Fredrich mengabarkan kliennya akan dirawat pada pukul 21.00 WIB.

"Dokter di RS, diduga dapat telepon dari terduga pengacara SN akan dirawat pukul 21.00, rencana akan booking ruang vip satu lantai," ungkap Basaria.

Atas tindakannya Fredrich dan Bimanesh dijerat melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (mrd)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,pos-polisi

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dua Anak Tewas pada Acara Bagi-bagi Sembako di Monas, Ini Kata Wagub DKI Sandi

Dua Anak Tewas pada Acara Bagi-bagi Sembako di Monas, Ini Kata Wagub DKI Sandi

JAKARTA - Dua anak warga Pademangan, Jakarta Barat dilaporkan menjadi korban tewas di acara pembagian sembako yang...

Pesan Milad ke-84 Sesepuh Muhammadiyah Bunda Mainar Hamid

Pesan Milad ke-84 Sesepuh Muhammadiyah Bunda Mainar Hamid

PADANG - Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Buya Shofwan Karim menggelar Milad ke84 bagi Penasehat Muhammadiyah Hj. Mainar...

Penonaktifan Kadis PU, Wabup Tantang, Irdinansyah Tarmizi: Kewenangan ada di Tangan Bupati

Penonaktifan Kadis PU, Wabup Tantang, Irdinansyah Tarmizi: Kewenangan ada di Tangan Bupati

TANAH DATAR - Ada bahagian Pidato Wabup Tanah Datar Zuldafri Darma saat Peringatan Harkitnas yang diselenggarakan...

Pengesahan RUU Terorisme Dinilai Lambat, Ketua DPR Akhirnya Angkat Bicara

Pengesahan RUU Terorisme Dinilai Lambat, Ketua DPR Akhirnya Angkat Bicara

JAKARTA - Beberapa pihak menyoroti lamanya perampungan revisi UU Antiterorisme yang sedang berproses di DPR. Ketua DPR...

PWM Sumbar Gelar Launching Imsakiyah, 1 Ramadhan Jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018

PWM Sumbar Gelar Launching Imsakiyah, 1 Ramadhan Jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018

PADANG - Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Buya Dr H. Shofwan Karim Elhusein, MA resmi melaunching Imsakiyah Ramadhan 2018...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
minangkabaunews social media