Sunday, 18 Nov 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Kasus Korupsi Setnov, Dokter RS Medika dan Fredrich Yunadi jadi Tersangka, Ini Penjelasan KPK

Rabu, 10 Januari 2018 - 21:19:56 WIB - 555
Kasus Korupsi Setnov, Dokter RS Medika dan Fredrich Yunadi jadi Tersangka, Ini Penjelasan KPK
Dokter RS Mediaka Bimanesh Sutarjo dan Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi


NASIONAL - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan tersangka eks kuasa hukum Ketua DPR RI nonaktif Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan dokter yang merawat Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Bimanesh Sutarjo.

"KPK telah menemukan bukti yang cukup sengaja mencegah dan atau tidak langsung penyidikan dalam pengadaan proyek e-KTP. KPK meningkatkan tersangka sejalan dengan dua orang tersangka yaitu FY (Fredrich Yunadi) kemudian BST (Bimanesh Sutarjo) adalah seorang dokter," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Rabu (10/1).

Basaria menjelaskan konstruksi kejadian terkait Fredrich Yunadi dan Bimanesh. Mereka berdua, kata Basaria, diduga memasukkan tersangka kasus proyek e-KTP, Setya Novanto ke RS Media Permata Hijau.

"FY dan BST diduga untuk memasukkan SN ke salah satu RS untuk rawat inap dengan data medis dimanipulasi untuk hindari panggilan dan riksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ke SN," kata Basaria.

Saat itu, pada 15 November 2017 Setya Novanto akan diperiksa oleh di KPK namun tidak hadir. Kemudian pada Rabu, 16 November 2017, pukul 21.00 tim mendatangi rumah Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran baru dan menggeledah dan membawa surat perintah.

"SN enggak ada ditempat, dilakukan pencarian sampai 02.50 WIB. Enggak ditemukan sampai pagi, Komisi Pemberantasan Korupsi imbau SN serahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi, lalu Kamis 16 November 2017, Komisi Pemberantasan Korupsi terbitkan DPO, surati polri melalui interpol," ungkap Basari.

Malam hari, kata Basaria, pihaknya mendapatkan info, Setya Novanto kecelakaan. Dan dibawa ke RS Permata Hijau. Di RS, kata Basaria, Novanto tidak dibawa ke ruang IGD tetapi malah langsung dibawa ke rawat inap VIP.

"Sebelum dirawat, FY diduga sudah datang lebih dulu untuk koordinasi dengan RS," kata Basaria.

Bimanesh tersebut, kata Basaria, diduga sudah ditelepon sebelumnya oleh Fredrich. Dalam percakapan Fredrich mengabarkan kliennya akan dirawat pada pukul 21.00 WIB.

"Dokter di RS, diduga dapat telepon dari terduga pengacara SN akan dirawat pukul 21.00, rencana akan booking ruang vip satu lantai," ungkap Basaria.

Atas tindakannya Fredrich dan Bimanesh dijerat melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (mrd)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,pos-polisi

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Polsek Lintau Buo Utara Tangkap Pencuri Rumah Kosong

Polsek Lintau Buo Utara Tangkap Pencuri Rumah Kosong

TANAH DATAR - Kepolisian Sektor Lintau Buo Utara Polres Tanah Datar, dibawah kepemimpinan Kapolsek Iptu Surya Wahyudi,...

Bupati Pasaman Yusuf Lubis Paparkan Potensi Unggulan Energi Terbarukan dalam Temu Usaha di Makassar

Bupati Pasaman Yusuf Lubis Paparkan Potensi Unggulan Energi Terbarukan dalam Temu Usaha di Makassar

MAKASAR -- Bupati Pasaman Yusuf Lubis memaparkan potensi investasi khususnya di bidang energi terbarukan di Kabupaten...

Diduga Lakukan Mesum di Gudang Tua di Padang, Sepasang Kekasih Digelandang ke Mako Pol PP

Diduga Lakukan Mesum di Gudang Tua di Padang, Sepasang Kekasih Digelandang ke Mako Pol PP

PADANG -- Diduga melakukan perbuatan mesum di sebuah gdang tua, sepasang kekasih diamankan warga di kawasan Pasia...

Nyambi Jual Narkoba dan Nyolong Motor, Petani di Tanah Datar ini Dibekuk Polisi

Nyambi Jual Narkoba dan Nyolong Motor, Petani di Tanah Datar ini Dibekuk Polisi

TANAH DATAR - Akibat penyalahgunaan barang haram dan curanmor akhirnya seorang petani dibekuk polisi, Sabtu...

Cerita Prajurit Marinir TNI AL yang Menemukan Black Box Lion Air JT 610

Cerita Prajurit Marinir TNI AL yang Menemukan Black Box Lion Air JT 610

JAKARTA - Pencarian black box atau kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media