minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Padang

Bocah Perempuan 11 Tahun di Padang Kakinya Dirantai dan Dipasaksa Mengemis

Jumat, 12 Januari 2018 - 16:56:17 WIB - 4916
Bocah Perempuan 11 Tahun di Padang Kakinya Dirantai dan Dipasaksa Mengemis Seorang Petugas Kepolisian berusaha melepaskan rantai yang membelit kaki ZR (11).

PADANG - ZR, bocah sebelas (11) tahun yang beralamat di Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi korban eksploitasi dan kekerasan. Bocah perempuan ini dipaksa mencari uang dengan cara mengemis, dimana pada malam harinya agar ia tidak kabur kakinya dirantai.

Aksi yang dilakukan oleh orang tuanya itu, akhirnya terungkap setelah ZR berhasil kabur dari rumah. ZR berhasil melarikan diri setelah mengecoh ibu kandungnya dengan alasan ingin buang air kecil. Dengan rantai yang masih terlilit di kaki kanannya, ZR terus berlari sejauh mungkin.

ZR yang berhasil melarikan diri dari rumahnya hingga ia sampai ke rumah salah seorang anggota polisi di Kecamatan Padang Barat.

"Anak ini cerdas, dia berhasil melarikan diri dari rumah dan menuju rumah salah seorang petugas di Padang Barat, kemudian baru diantarkan ke Polresta Padang," sebut Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Daeng Rahman, Jumat (12/1/2018).

Baca juga: Ayah Tiri dan Ibu Kandung di Padang yang Tega Merantai Anaknya Ditetapkan Jadi Tersangka

Daeng menjelaskan bahwa anak tersebut disuruh oleh orang tuanya mengemis, karena menolak makanya dia lari dari rumah.

Lebih lanjut Daeng mengatakan, untuk sementara anak tersebut dititipkan di unit PPA Satreskrim Polresta Padang dan akan dilakukan penyelidikan terhadap orang tua kemudian siapa saja yang terlibat dalam aksi kekerasan terhadap anak dibawah umur ini.

"Untuk saat ini kita akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku kekerasan terhadap anak dibawah umur ini, dan nantinya jika terbukti pelaku akan dikenakan dengan sangsi hukuman penjara minimal 5 tahun sesuai dengan Undang Undang No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak," kata Daeng.

Sementara itu, pengakuan dari ayah korban, Moriz, ia tidak tau sama sekali jika ZR dirantai oleh ibu kandungnya, karena ia sudah seminggu pergi melaut.

Selain itu kata Moris, dia dan ibu ZR telah lama bercerai dan keduanya sudah memiliki pasangan baru.

"Saya tidak mengetahui hal tersebut dan sudah seminggu saya tidak bertemu dengan ZR," ungkap Moriz. (Ril/Putra/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: hukum,kriminal,metro,padang,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Fahri Hamzah Tertawa Saat Lihat Polling Capres Koleganya Fadli Zon di Twitter

Fahri Hamzah Tertawa Saat Lihat Polling Capres Koleganya Fadli Zon di Twitter

NASIONAL - Waketum Gerindra Fadli Zon menggelar polling head to head capres 2019 antara Prabowo Subianto dan Joko...

SBY Mengeluh Soal Kriminalisasi, Fahri Hamzah Minta Jokowi Turun Tangan

SBY Mengeluh Soal Kriminalisasi, Fahri Hamzah Minta Jokowi Turun Tangan

NASIONAL - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menilai Presiden Joko Widodo perlu turun tangan untuk...

Mukhlis Rahman jadi Narasumber Apel Gabungan Danramil dan Babinsa Kodim 0308 Pariaman

Mukhlis Rahman jadi Narasumber Apel Gabungan Danramil dan Babinsa Kodim 0308 Pariaman

PARIAMAN - Mukhlis Rahman menjadi narasumber dalam acara apel Danramil dan Babinsa Kodim 0308 Pariaman di ruang...

Kebakaran di Payakumbuh, Pabrik Kerupuk Nyaris Jadi Abu

Kebakaran di Payakumbuh, Pabrik Kerupuk Nyaris Jadi Abu

PAYAKUMBUH - Peristiwa kebakaran terjadi di Kota Payakumbuh untuk pertama kalinya dalam tahun 2018, Peristiwa yang...

Pilwana Padang Pariman, 5 Bacawalna Gadur Sudah Ambil Formulir

Pilwana Padang Pariman, 5 Bacawalna Gadur Sudah Ambil Formulir

PADANG PARIAMAN - Hari ke-5 pendaftaran dan pengambilan formulir Calwana Gadur, sebanyak 1 orang dari 5 yang mendaftar...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media