Friday, 19 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Bocah Perempuan 11 Tahun di Padang Kakinya Dirantai dan Dipasaksa Mengemis

Jumat, 12 Januari 2018 - 16:56:17 WIB - 5626
Bocah Perempuan 11 Tahun di Padang Kakinya Dirantai dan Dipasaksa Mengemis
Seorang Petugas Kepolisian berusaha melepaskan rantai yang membelit kaki ZR (11).


PADANG - ZR, bocah sebelas (11) tahun yang beralamat di Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi korban eksploitasi dan kekerasan. Bocah perempuan ini dipaksa mencari uang dengan cara mengemis, dimana pada malam harinya agar ia tidak kabur kakinya dirantai.

Aksi yang dilakukan oleh orang tuanya itu, akhirnya terungkap setelah ZR berhasil kabur dari rumah. ZR berhasil melarikan diri setelah mengecoh ibu kandungnya dengan alasan ingin buang air kecil. Dengan rantai yang masih terlilit di kaki kanannya, ZR terus berlari sejauh mungkin.

ZR yang berhasil melarikan diri dari rumahnya hingga ia sampai ke rumah salah seorang anggota polisi di Kecamatan Padang Barat.

"Anak ini cerdas, dia berhasil melarikan diri dari rumah dan menuju rumah salah seorang petugas di Padang Barat, kemudian baru diantarkan ke Polresta Padang," sebut Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Daeng Rahman, Jumat (12/1/2018).

Baca juga: Ayah Tiri dan Ibu Kandung di Padang yang Tega Merantai Anaknya Ditetapkan Jadi Tersangka

Daeng menjelaskan bahwa anak tersebut disuruh oleh orang tuanya mengemis, karena menolak makanya dia lari dari rumah.

Lebih lanjut Daeng mengatakan, untuk sementara anak tersebut dititipkan di unit PPA Satreskrim Polresta Padang dan akan dilakukan penyelidikan terhadap orang tua kemudian siapa saja yang terlibat dalam aksi kekerasan terhadap anak dibawah umur ini.

"Untuk saat ini kita akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku kekerasan terhadap anak dibawah umur ini, dan nantinya jika terbukti pelaku akan dikenakan dengan sangsi hukuman penjara minimal 5 tahun sesuai dengan Undang Undang No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak," kata Daeng.

Sementara itu, pengakuan dari ayah korban, Moriz, ia tidak tau sama sekali jika ZR dirantai oleh ibu kandungnya, karena ia sudah seminggu pergi melaut.

Selain itu kata Moris, dia dan ibu ZR telah lama bercerai dan keduanya sudah memiliki pasangan baru.

"Saya tidak mengetahui hal tersebut dan sudah seminggu saya tidak bertemu dengan ZR," ungkap Moriz. (Ril/Putra/AMOI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: hukum,kriminal,metro,padang,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ratna Sarumpaet Dipecat dari Timses Prabowo-Sandi

Ratna Sarumpaet Dipecat dari Timses Prabowo-Sandi

POLITIK - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak terima dengan aksi bohong salah satu juru...

Disaksikan Ribuan Pasang Mata Lokal dan Mancanegara, Pacu Jawi Kapolda Cup 2018 Ditabuh

Disaksikan Ribuan Pasang Mata Lokal dan Mancanegara, Pacu Jawi Kapolda Cup 2018 Ditabuh

TANAH DATAR - Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Drs. Fakhrizal, M.Hum membuka secara resmi...

Dijatuhi Sanksi Berat oleh PSSI, Begini Reaksi Pelatih Persib Bandung Mario Gomez

Dijatuhi Sanksi Berat oleh PSSI, Begini Reaksi Pelatih Persib Bandung Mario Gomez

BOLA - Duel panas antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Ahad...

Dua Pesantren Kebanggaan Muhammadiyah Gelar Laga Persahabatan

Dua Pesantren Kebanggaan Muhammadiyah Gelar Laga Persahabatan

LIMAPULUH KOTA -- Dua pesantren kebanggaan pesantren Muhammadiyah, Pondok Pesantren Modern (PPM) Al-Kautsar...

Hingga Tahun Ketiga, Program Imud Puskesmas Padang Pasir Sudah Edukasi 55 Ibu Muda di Padang

Hingga Tahun Ketiga, Program Imud Puskesmas Padang Pasir Sudah Edukasi 55 Ibu Muda di Padang

PADANG -- Dinas Kesehatan Kota Padang melalui Puskemas Padang Pasir meluncurkan inovasi Program Imud (Ibu Muda) Program...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media