Friday, 19 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Kesehatan

Kemenkes Dinilai Masih Lamban Tangani Wabah Difteri

Jumat, 12 Januari 2018 - 17:10:41 WIB - 273
Kemenkes Dinilai Masih Lamban Tangani Wabah Difteri
Ilustrasi


JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai NasDem Amelia Anggraini mengatakan secara tegas bahwa Kementerian Kesehatan sangat lamban dalam mengantisipasi wabah virus difteri.

Padahal, Kementerian yang dipimpin oleh Nila Moeloek sudah dua kali melakukan upaya penanganan namun kurang mendapatkan respon dari masyarakat.

"Buktinya, dua kali antisipasi dari Kemenkes ini dianggap angin lalu di daerah," ujarnya dalam Rapat Kerja antara Komisi IX dan Kementerian Kesehatan di Kompleks Parlemen, Senayan, kemaren.

Legislator NasDem Dapil Jawa Tengah VII ini juga menyoroti lemahnya pengawasan. Padahal sudah keluar surat UM.01 .05/1/3274/2017 tentang perlunya tindakan segera terhadap wabah difteri.

"Ada 14 kasus, berarti pelaksanaan ORI belum efektif, dan bagaimana sistem evaluasinya? Dan bagaimana pelaksanaan imunisasi rutin di Indonesia," tanya Amel.

Amel juga menyoroti soal masih minimnya pemahaman masyarakat tentang virus difteri. Mereka tidak paham salah satu bentuk pencegahan virus difteri adalah lewat imunisasi.

"Belum lagi sebagian masyarakat memahami imunisasi ini hukumnya haram. Bagaimana edukasi tentang difteri ini?" Ucapnya.

Dalam hematnya, agar virus mematikan ini tidak terus berlanjut, perlu kiranya dikaji ulang keberadaan UU tentang Karatina Kesehatan. Hal ini untuk meminimalisir daerah yang terjangkit saat wabah ini kembali.

"UU Karantina kesehatan perlu ditinjau ulang agar dapat bergerak cepat saat ada KLB," pungkasnya.(ND)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: indonesia,kesehatan,legislator,metro,nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kabar Korban Gempa Palu Lakukan Penjarahan, Jokowi: Jangan Mempermasalahkan Hal Kecil

Kabar Korban Gempa Palu Lakukan Penjarahan, Jokowi: Jangan Mempermasalahkan Hal Kecil

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta kepada masyarakat agar tidak mempermasalahkan terkait kabar ada warga korban...

APBD Perubahan 2018 Kota Pariaman disahkan sebesar Rp715 Milyar

APBD Perubahan 2018 Kota Pariaman disahkan sebesar Rp715 Milyar

PARIAMAN -- DPRD Kota Pariaman mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Pariaman tahun...

Jaringan Pulih Lebih dari 90 Persen, Indosat Ooredoo Layani Masyarakat Palu dan Donggala

Jaringan Pulih Lebih dari 90 Persen, Indosat Ooredoo Layani Masyarakat Palu dan Donggala

JAKARTA - Layanan Indosat Ooredoo di wilayah gempa bumi di Palu dan Donggala dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat...

Hilang Saat Memancing, Remaja Padang Pariaman Ditemukan Tak Bernyawa

Hilang Saat Memancing, Remaja Padang Pariaman Ditemukan Tak Bernyawa

PADANG PARIAMAN - Agil Mawardi (13) warga Dusun Palak Pisang Nagari Balah Aia Kecamatan VII Koto, Sungai Sariak, Padang...

DPD KNPI Kota Pariaman Terancam Dibekukan

DPD KNPI Kota Pariaman Terancam Dibekukan

PARIAMAN - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Barat instruksikan DPD KNPI Kota Pariaman melaksanakan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media