Wednesday, 23 May 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Gubernur DKI Anies Baswedan Siap Kembalikan Duit Pulau Reklamasi, Ini Kata Gerindra

Senin, 15 Januari 2018 - 14:01:13 WIB - 21832
Gubernur DKI Anies Baswedan Siap Kembalikan Duit Pulau Reklamasi, Ini Kata Gerindra
Gubernur DKI Anies Baswedan


Pilwako Kota Padang 2018

JAKARTA - Gubernur DKI Anies Baswedan siap mengembalikan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) ke pengembang pulau reklamasi bila Hak Guna Bangunan (HGB) yang telah diberikan ke pengembang dibatalkan negara. Uang yang dipakai untuk membayar ke pengembang adalah uang rakyat.

"Sumber pendanaan legal tentu hanya dari APBD yang notabene uang rakyat," kata anggota Fraksi Partai Gerindra DKI, Syarif, kepada, Senin (15/1/2018).

Diperkirakan uang BPHTB yang harus dikembalikan ke pengembang pulau reklamasi di Teluk Jakarta tembus Rp 400 miliar. Sekretaris Komisi Bidang Pemerintahan DPRD DKI ini menilai tak akan timbul kerugian apabila Pemerintah Provinsi DKI membayar BPHTB ke pengembang.

"Ruginya di mana? Justru akan menguntungkan Pemprov," ujar Syarif.

Keuntungan yang didapat yakni Pemprov DKI bisa lebih leluas menata ulang pemanfaatan Pulau D hasil reklamasi. "Untuk kepentingan rakyat sebanyak-banyaknya," kata Syarif.

Sebelumnya, Anies menyatakan siap menanggung segala konsekuensi bila nantinya Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencabut HGB pulau reklamasi dari pengembang. Konsekuensi itu termasuk pengembalian duit BPHTB ke PT Kapuk Naga Indah selaku pengembang proyek.

"Pokoknya semua konsekuensinya kalau sudah dibatalkan prosesnya akan kita lakukan, semua konsekuensinya," kata Anies saat ditanya kesiapan Pemprov DKI mengembalikan BPHTB PT Kapuk Naga Indah, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Selasa (9/1) lalu.

Pakar hukum dan politisi, Yusril Ihza Mahendra, menyoroti soal konsekuensi ini. Duit rakyat akan digunakan untuk mengembalikan duit ke pengembang. Gubernur Anies dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno harus bisa mempertanggungjawabkan kebijakan penggunaan duit rakyat semacam ini. Yusril menilai pulau reklamasi itu sudah menghabiskan puluhan triliun Rupiah.

"Pakai uang APBD ujung-ujungnya pakai uang rakyat. Apa berani Gubernur dan Wagub mempertanggungjawabkan itu kepada rakyat?" kata Yusril lewat sambungan telepon dalam diskusi Reklamasi dan Investasi yang diadakan Populi Center dan Smart FM Network, di Restoran Gado-gado Boplo, Jl Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1) lalu.(dt)

Editor/Sumber: Iklas Bakri/detik
Tag: indonesia,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Temuan Bayi di Depan Pagar Rumah, Warga Bukittinggi Buncah

Temuan Bayi di Depan Pagar Rumah, Warga Bukittinggi Buncah

BUKITTINGGI - Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Rahmat Natun melalui KBO Ipda Romy HK mengatakan, warga telah...

Polisi: Korban Meninggal Saat Bagi-bagi Sembako di Monas Alami Keterbelakangan Mental

Polisi: Korban Meninggal Saat Bagi-bagi Sembako di Monas Alami Keterbelakangan Mental

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, dua anak korban tewas yang ditemukan di sekitar...

DPRD Kota Pariaman Setujui Empat Ranperda Menjadi Perda

DPRD Kota Pariaman Setujui Empat Ranperda Menjadi Perda

PARIAMAN - Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar pimpin rapat paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir...

KPU RI Tetapkan Anggota KPU Provinsi Sumbar, Duo Inkumben Bertahan

KPU RI Tetapkan Anggota KPU Provinsi Sumbar, Duo Inkumben Bertahan

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah melakukan penetapan terhadap anggota KPU Provinsi...

Memasuki Ramadhan, Es Kepal Milo Racikan Istimewa Diminati Penikmat Kuliner Kota Batusangkar

Memasuki Ramadhan, Es Kepal Milo Racikan Istimewa Diminati Penikmat Kuliner Kota Batusangkar

TANAH DATAR - Belakangan ini sedang viral jajanan kekinian dengan bahan dasar es serut yang diberi semacam fla milo,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
minangkabaunews social media