Tuesday, 22 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Sijunjung

Diduga Usai Mengkonsumsi Pensi dan Langkitang, Puluhan Warga Sijunjung Keracunan

Selasa, 06 Februari 2018 - 06:15:09 WIB - 1455
Diduga Usai Mengkonsumsi Pensi dan Langkitang, Puluhan Warga Sijunjung Keracunan
Puluhan warga Sijunjung dirawat di Puskesmas Muaro Gambok diduga keracunan usai mengkonsumsi Pensi dan Langkitang


SIJUNJUNG - Diduga usai makan pensi dan langkitang, puluhan warga Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) keracunan.

Hingga Senin sore (5/2) sekira pukul 16.00 WIB, sudah tercatat sebanyak 33 orang keracunan akibat makanan ini.

Saat ini puluhan korban keracunan makanan itu dirawat di Puskesmas Muaro Gambok, dan dua orang diantaranya terpaksa dirujuk ke RSUD Sijunjung, karena diduga gejala berlebihan dan shock.

"Sejak Minggu (4/2) malam sekitar pukul 21.00 WIB para korban keracunan ini sudah dirawat, dan hingga Senin pagi (5/2) hingga sore korban keracunan terus bertambah," ujar salah seorang petugas yang enggan disebutkan namanya saat menangani kasus keracunan ini.

Petugas tersebut mengatakan, semua keluhan yang dirasakan korban dan penyebabnya sama. "Muntah-muntah dan diare dengan riwayat makanan sama, makan pensi dan langkitang," kata petugas itu.

Dari ke-33 korban keracunan makanan tersebut, diantaranya 6 orang anak-anak, 8 orang remaja dan 19 orang dewasa. "Diiantara pasien sudah ada yang pulang setelah mendapatkan perawatan. Yang tersisa ada enam orang lagi dan itu pun pasien yang masuk siang dan sore tadi,"ujar dr.Fani kepada Pasbana.com.

Informasi yang diperoleh di lapangan, makanan pensi dan lengkitang itu dibeli warga dari pedagang di Muaro. Setelah menikmati makanan tersebut korban merasa mual-mual, muntah, sakit kepala dan diare.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Sijunjung drg. Ezwandra, BSc mengatakan, agar masyarakat selalu waspada setiap hendak membeli makanan, sehingga tidak terjadi keracunan makanan seperti saat ini.

"Soal makanan yang diduga menyebabkan korban keracunan itu sudah kita amankan. Kini sample makanan langkitang dan pensi itu sudah dibawa ke Laboratorium Kesehatan Padang. Dan kita tinggal menunggu hasilnya," jelas Ezwandra.

Ditempat terpisah Paur Humas Polres Sijunjung Iptu. Nasrul, mengatakan, untuk mengetahui lebih jelas soal makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan ini, pihak terkait akan membawa ke labor BPOM Padang.

"Saat ini masih dalam pengumpulan informasi dan pengumpulan data. Namun, belum diketahui secara jelas terkait soal penjual makanan tersebut. Dan pihak Kepolisian tengah mengumpulkan informasi termasuk menunggu hasil penelitian labor BPOM Padang," pungkasnya. (Nal/Del/AMOI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: daerah,metro,peristiwa,sijunjung,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Inilah Dua Tanggung Jawab Besar Kader Muhammadiyah Menurut Tokoh Muhammadiyah Darul Siska

Inilah Dua Tanggung Jawab Besar Kader Muhammadiyah Menurut Tokoh Muhammadiyah Darul Siska

TANAH DATAR -- Muhammadiyah adalah organisasi masyarakat yang paling berpengaruh di Sumatera Barat. Namun di balik itu...

Doni Monardo Akan Dilantik Jokowi Besok Pagi, Inilah Sosok Kepala BNPB Baru

Doni Monardo Akan Dilantik Jokowi Besok Pagi, Inilah Sosok Kepala BNPB Baru

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo dijadwalkan melantik kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru di...

10 Caleg Lolos Jadi CPNS, Inilah Sikap KPU Sumbar

10 Caleg Lolos Jadi CPNS, Inilah Sikap KPU Sumbar

...

 Perekaman E-KTP Belum Maksimal, Kemendagri Turunkan Relawan ke Daerah Tujuan

Perekaman E-KTP Belum Maksimal, Kemendagri Turunkan Relawan ke Daerah Tujuan

NASIONAL - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi melepas 138 relawan yang akan bertugas jemput bola perekaman dan...

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria Asal Agam Akhiri Hidupnya di Tempat Aneh

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria Asal Agam Akhiri Hidupnya di Tempat Aneh

AGAM - Warga Jorong Andaleh, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media