Saturday, 19 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Tiba di Solok Sumbar, Jokowi Larang Kartu PKH Digunakan Beli Rokok

Kamis, 08 Februari 2018 - 19:47:42 WIB - 1187
Tiba di Solok Sumbar, Jokowi Larang Kartu PKH Digunakan Beli Rokok
Presiden Jokowi membagikan KIP dan PKH di kabupaen Solok, Sumbar, Kamis (8/2)


SOLOK - Setibanya di GOR Tuanku Tablang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) setelah menempuh perjalanan Kabupaten Dharmasraya - Kabupaten Solok, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo disambut ribuan pelajar pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP)dan ibu-ibu pemegang kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Kamis (8/2/2018).

Sebanyak 1.173 KIP dibagikan kepada para pelajar mulai dari SD hingga SMA/SMK dan program kesetaraan pada kesempatan tersebut. Melalui kebijakan KIP, pemerintah berharap agar seluruh anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak.

"Kita syukuri bahwa pemerintah bisa memberikan Kartu Indonesia Pintar ini, agar anak-anak semuanya bisa bersekolah," ujar Presiden.

Terdapat tiga skema pembiayaan bagi para pelajar melalui KIP itu. Kepada para pelajar tingkat SD, diberikan dana bantuan sebesar Rp450 ribu per tahun. Untuk pelajar SMP, diberikan Rp750 ribu. Sedangkan untuk tingkat SMA maupun SMK, diberikan dana bantuan sebesar Rp1 juta.

Sementara itu kepada 1.500 penerima PKH, Presiden mengatakan bahwa dana yang tersedia pada kartu PKH (Program Keluarga Harapan) ini adalah Rp1,89 juta.

Dana yang ada di PKH hanya boleh digunakan untuk keperluan gizi dan pendidikan anak-anak. "Beli rokok boleh? Tidak boleh," ujar Kepala Negara.

Tampak hadir mendampingi Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Idrus Marham, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Bupati Solok Gusmal dan Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago.

Sebelum tiba di GOR Tuanku Tablang, Kabupaten Solok, sepanjang perjalanan antara Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Solok, tidak kurang dari sepuluh kali, iring-iringan mobil kepresidenan berhenti karena Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ingin menyapa dan membagi-bagikan buku tulis, syal batik serta perlengkapan bayi kepada masyarakat yang telah menunggu iring-iringan mobil tersebut. (Romeo)

Editor/Sumber: Romeo
Tag: padang,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Balai Bahasa Sumatra Barat Gelar Penyuluhan Penggunaan Bahasa Media Indonesia di Tanah Datar

Balai Bahasa Sumatra Barat Gelar Penyuluhan Penggunaan Bahasa Media Indonesia di Tanah Datar

TANAH DATAR -- Penyuluhan penggunaan bahasa media Indonesia yang diselenggarakan Balai Bahasa Sumatra Barat dibuka...

Optimalkan Literasi Media Untuk Tangkal Hoaks dan Radikalisme

Optimalkan Literasi Media Untuk Tangkal Hoaks dan Radikalisme

Oleh : Zulkarnain Fuad Menimbulkan kepanikan dan ketakutan massal adalah salah satu alasan penting aksi teror...

Kabut Asap Kembali Selimuti Solok, Warga Diminta Gunakan Masker Saat Keluar Rumah

Kabut Asap Kembali Selimuti Solok, Warga Diminta Gunakan Masker Saat Keluar Rumah

SOLOK - Kabut asap kembali selimuti wilayah Solok, dan kondisinya sudah merangkak pada taraf membahayakan. Tebalnya...

Alat Kelengkapan DPRD Sumbar Ditetapkan, PKS Tak Dapat Kursi Ketua Komisi

Alat Kelengkapan DPRD Sumbar Ditetapkan, PKS Tak Dapat Kursi Ketua Komisi

PADANG -- Sejumlah nama-nama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat yang duduk di kursi pimpinan...

Usia Kebupaten Mentawai Genap 20 Tahun, Bupati: Mentawai Harus Menjadi Daerah yang Maju

Usia Kebupaten Mentawai Genap 20 Tahun, Bupati: Mentawai Harus Menjadi Daerah yang Maju

MENTAWAI - Pada 4 Oktober 2019 kemarin, Kabupaten Kepulauan Mentawai genap 20 tahun, bagi pemerintah dan masyarakat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media