Monday, 20 Aug 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Pro Kontra Zakat PNS, Ini Kata Jokowi

Senin, 12 Februari 2018 - 06:39:05 WIB - 1865
 Pro Kontra Zakat PNS, Ini Kata Jokowi
Presiden Joko Widodo


NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan penjelasan tentang wacana pengumpulan zakat yang diambil dari gaji aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) beragama Islam. Dia menyatakan wacana tersebut sama sekali belum dibicarakan di tingkat kabinet.

"Jadi, dalam rapat KNKS (Komite Nasional Keuangan Syariah), yang kita bicarakan adalah yang berkaitan dengan keuangan syariah, bisnis syariah, dan ekonomi syariah," ujar dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Jokowi mengungkapkan, dalam rapat tersebut sesungguhnya tak disinggung soal pengumpulan zakat yang dikhususkan melalui pungutan sukarela dari gaji ASN.

"Belum ada. Jadi masih wacana, belum ada rapatnya, belum ada rapat terbatasnya, belum ada keputusannya," lanjut dia.

Oleh sebab itu, Jokowi mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap wacana pengumpulan zakat dari gaji PNS.

"Jangan dipolemikkan. Belum ada keputusan apa-apa kok," tandas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sebelumnya, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki menyebutkan, pihaknya tengah mempersiapkan rancangan peraturan presiden (perpres) yang berisi beberapa poin tentang pelaksanaan program pemotongan gaji PNS untuk zakat.

"Perpres ini juga mengatur bagaimana mekanismenya, serta siapa yang mengelola dan mendayagunakan uang zakat hasil potongan gaji ASN," ungkapnya, Sabtu (10/2).

Meskipun saat ini Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) berposisi sebagai pihak pengelola, Mastuki menyampaikan bahwa negara masih membuka pintu bagi pihak di luar pemerintah untuk ikut kerja sama mengatur dana zakat hasil potongan gaji aparatur negara.

"Kini masih Baznas dan Laznas, tapi nanti kita akan cari lembaga lainnya yang bisa mengurus dana sumbangan zakat dari para ASN. Masyarakat pun bisa ikut berpartisipasi," ujarnya.(lp6)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: ekonomi,indonesia,metro,pariwisata,sosial

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kompetisi Cik Uniang Cik Ajo Kota Pariaman Diserbu Pelajar dan Mahasiswa

Kompetisi Cik Uniang Cik Ajo Kota Pariaman Diserbu Pelajar dan Mahasiswa

PARIAMAN - Sebanyak 117 peserta terdiri dari 31 orang laki-laki dan 61 orang perempuan yang berasal dari kalangan...

Jelang Idul Adha 2018, Dinas Pertanian Pastikan Hewan Kurban di Padang Bebas Anthrax

Jelang Idul Adha 2018, Dinas Pertanian Pastikan Hewan Kurban di Padang Bebas Anthrax

PADANG -- Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Padang melakukan upaya pemeriksaan rutin...

HUT Kota Padang ke-349 Sebagai Momentum Kenang Kembali Peristiwa Heroik 7 Agustus 1669

HUT Kota Padang ke-349 Sebagai Momentum Kenang Kembali Peristiwa Heroik 7 Agustus 1669

PADANG -- DPRD Kota Padang menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke 349 Kota Padang, di Aula Sidang...

Nyabu Dalam Kamar Penginapan, Wanita Paruh Baya di Padang Panjang Diamankan Polisi

Nyabu Dalam Kamar Penginapan, Wanita Paruh Baya di Padang Panjang Diamankan Polisi

PADANG PANJANG - Wanita paruh baya, HY (43) salah seorang warga Kota Solok diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres...

KIP Salurkan Ribuan Buku Tulis di Pariaman

KIP Salurkan Ribuan Buku Tulis di Pariaman

PARIAMAN - Keluarga Intelektual Piaman (KIP) meringankan beban siswa setingkat Sekolah Dasar (SD) yang berada di dua...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media