Saturday, 26 May 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Pro Kontra Zakat PNS, Ini Kata Jokowi

Senin, 12 Februari 2018 - 06:39:05 WIB - 1761
 Pro Kontra Zakat PNS, Ini Kata Jokowi
Presiden Joko Widodo


Pilwako Kota Padang 2018

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan penjelasan tentang wacana pengumpulan zakat yang diambil dari gaji aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) beragama Islam. Dia menyatakan wacana tersebut sama sekali belum dibicarakan di tingkat kabinet.

"Jadi, dalam rapat KNKS (Komite Nasional Keuangan Syariah), yang kita bicarakan adalah yang berkaitan dengan keuangan syariah, bisnis syariah, dan ekonomi syariah," ujar dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Jokowi mengungkapkan, dalam rapat tersebut sesungguhnya tak disinggung soal pengumpulan zakat yang dikhususkan melalui pungutan sukarela dari gaji ASN.

"Belum ada. Jadi masih wacana, belum ada rapatnya, belum ada rapat terbatasnya, belum ada keputusannya," lanjut dia.

Oleh sebab itu, Jokowi mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap wacana pengumpulan zakat dari gaji PNS.

"Jangan dipolemikkan. Belum ada keputusan apa-apa kok," tandas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sebelumnya, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki menyebutkan, pihaknya tengah mempersiapkan rancangan peraturan presiden (perpres) yang berisi beberapa poin tentang pelaksanaan program pemotongan gaji PNS untuk zakat.

"Perpres ini juga mengatur bagaimana mekanismenya, serta siapa yang mengelola dan mendayagunakan uang zakat hasil potongan gaji ASN," ungkapnya, Sabtu (10/2).

Meskipun saat ini Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) berposisi sebagai pihak pengelola, Mastuki menyampaikan bahwa negara masih membuka pintu bagi pihak di luar pemerintah untuk ikut kerja sama mengatur dana zakat hasil potongan gaji aparatur negara.

"Kini masih Baznas dan Laznas, tapi nanti kita akan cari lembaga lainnya yang bisa mengurus dana sumbangan zakat dari para ASN. Masyarakat pun bisa ikut berpartisipasi," ujarnya.(lp6)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: ekonomi,indonesia,metro,pariwisata,sosial

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Rupiah Pagi ini Dibuka, di Rp14.175 per Dolar AS, Diramal Kian Terperosok

Rupiah Pagi ini Dibuka, di Rp14.175 per Dolar AS, Diramal Kian Terperosok

EKONOMI - Nilai tukar rupiah kembali melemah di posisi Rp14.175 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan...

Cegah Pungutan Liar, Belasan Juru Parkir GOR Agus Salim Padang Dibina Satgas Saber Pungli

Cegah Pungutan Liar, Belasan Juru Parkir GOR Agus Salim Padang Dibina Satgas Saber Pungli

PADANG - Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kota Padang melakukan pembinaan terhadap 13 orang...

TSR 8 Pemko Padang Sosialisasi Ajakan Ke TPS dan Antisipasi Ancaman Radikal di Rawang

TSR 8 Pemko Padang Sosialisasi Ajakan Ke TPS dan Antisipasi Ancaman Radikal di Rawang

PADANG - Tim 8 Safari Ramadhan Pemko Padang mengunjungi masyarakat Kelurahan Rawang Kecamatan Padang Selatan, tepatnya...

Ratusan Massa Serikat Buruh Indonesia Pasaman Barat Demo di DPRD dan Kantor Bupati

Ratusan Massa Serikat Buruh Indonesia Pasaman Barat Demo di DPRD dan Kantor Bupati

PASAMAN BARAT - Ratusan masa yang mengatasnamakan Serikat Buruh Indonesia (SBI) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar)...

Jelang Ramadan 1439 H, DPR Minta Pemerintah Jaga Pasokan Energi

Jelang Ramadan 1439 H, DPR Minta Pemerintah Jaga Pasokan Energi

NASIONAL - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rofi Munawar meminta Pemerintah...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
minangkabaunews social media