Monday, 20 Aug 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Marak Penyerangan Pemuka Agama, Ini Tanggapan Pesiden Jokowi

Selasa, 13 Februari 2018 - 04:27:53 WIB - 324
Marak Penyerangan Pemuka Agama, Ini Tanggapan Pesiden Jokowi
Presiden Jokowi


NASIONAL - Presiden Joko Widodo menegaskan, tidak ada tempat bagi kelompok intoleran di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan terkait beberapa peristiwa penyerangan umat dan pemuka agama yang tengah beribadah di beberapa daerah di Indonesia, akhir-akhir ini.

"Tidak ada tempat bagi mereka yang tidak mampu bertoleransi di negara kita, Indonesia. Apalagi dengan cara-cara kekerasan. Berujar saja tidak, apalagi dengan kekerasan," ujar Jokowi saat dijumpai wartawan di Kementerian Luar Negeri Jakarta, Senin (12/2/2018).

Jokowi menegaskan, konstitusi di Indonesia menjamin kebebasan setiap warga negara dalam memeluk agama dan keyakinan.

Oleh sebab itu, negara tidak akan memberikan tempat atau mendukung kelompok atau orang yang mengembangkan dan menyebarkan praktik intoleransi di Indonesia.

"Masyarakat kita ini sudah puluhan tahun hidup bersama dengan pemeluk keyakinan yang beragam dan berbeda-beda," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi mengaku sudah menginstruksikan Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk melakukan penegakkan hukum terhadap orang atau kelompok yang melakukan tindakan intoleransi.

"Sudah saya perintahkan agar aparat tindak tegas dan negara menjamin penegakkan konstitusi secara konsisten," ujar Jokowi.

Sejumlah kekerasan terhadap pemuka agama terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Pimpinan Pesantren Al Hidayah KH Umar Bisri bin Sukrowi di Cicalengka, Bandung, diserang. Saat tengah berzikir, seorang pria masuk masjid dan langsung menganiaya Umar Bisri, Sabtu (27/1/2018).

Pada Minggu (11/2/2018), orang tak dikenal menyerang Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta saat misa dilaksanakan.

Umat yang sedang menghadiri misa terluka, begitu pula dengan Pastor Karl-Edmund Prier SJ, biasa dipanggil Romo Prier, yang sedang memimpin misa. (kp)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kajian Konsep Islam Nusantara Dijadikan Subtema 1, BIC III IAIN Batusangkar, Ini Penjelasan Panitia

Kajian Konsep Islam Nusantara Dijadikan Subtema 1, BIC III IAIN Batusangkar, Ini Penjelasan Panitia

TANAH DATAR - Beredarnya pro kontra penyelenggaraan BATUSANGKAR INTERNASIONAL CONFRENCE III (BIC-3) IAIN Batusangkar...

KPU Umumkan DCS, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Payakumbuh Layangkan Somasi ke Internal

KPU Umumkan DCS, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Payakumbuh Layangkan Somasi ke Internal

PAYAKUMBUH - Wakil Ketua DPD Partai Golongan Karya Kota Payakumbuh, Yusra Maiza, kembali melayangkan surat perihal...

KIP Salurkan Ribuan Buku Tulis di Pariaman

KIP Salurkan Ribuan Buku Tulis di Pariaman

PARIAMAN - Keluarga Intelektual Piaman (KIP) meringankan beban siswa setingkat Sekolah Dasar (SD) yang berada di dua...

Padang Pariaman Punya Cerita, Ketua Geng Kena Lemparan Batu, Anak Buah Serang Warung Nasgor

Padang Pariaman Punya Cerita, Ketua Geng Kena Lemparan Batu, Anak Buah Serang Warung Nasgor

PADANG PARIAMAN - Satpol PP Padang Pariaman kembali mengamankan lima remaja yang melalukan penyerangan ke sebuah pondok...

Hingga Dini Hari Tadi, Lombok Digoyang 22 Gempa Susulan

Hingga Dini Hari Tadi, Lombok Digoyang 22 Gempa Susulan

NASIONAL - Usai gempa 7 SR yang terjadi pada Minggu 19 Agustus 2018 pukul 21.56 WIB, Lombok masih diguncang lindu...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media