Saturday, 26 May 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Marak Kasus Kekerasan pada Pemuka Agama, Ini Permintaan Prabowo kepada Pemerintah

Selasa, 13 Februari 2018 - 19:57:14 WIB - 747
Marak Kasus Kekerasan pada Pemuka Agama, Ini Permintaan Prabowo kepada Pemerintah
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (Kanan) dan Presiden Joko Widodo (Kiri)/foto: Kompas.com


Pilwako Kota Padang 2018

NASIONAL - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto prihatin atas kekerasan yang menimpa pemuka agama di sejumlah daerah dalam beberapa waktu belakangan. Prabowo meminta pemerintah segera mengambil tindakan untuk memulihkan dan menjamin keamanan bagi seluruh masyarakat, termasuk para pemuka agama.

"Kami benar-benar mengimbau pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk benar-benar memulihkan keamanan, menjamin keamanan semua pihak. Semua unsur apalagi tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama," kata Prabowo saat menghadiri Rakornas Pengurus Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) Gerindra, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Selasa (13/2) dikutip dari laman CNN Indonesia.

Prabowo mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap pihak-pihak yang ingin menciptakan kerusuhan. Menurut dia, masyarakat harus menahan diri agar tak terpancing oleh gerakan yang berpotensi memecah belah bangsa.

"Kita harus waspada adanya unsur-unsur yang ingin menimbulkan kekisruhan di masyarakat kita, saling curiga, menebarkan perpecahan dan ini yang harus kita waspada," tutur Prabowo.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu percaya bahwa semua agama mengajarkan perdamaian, toleransi dan sikap saling menghormati antarsesama manusia.

"Agama yang benar selalu menganjurkan perdamaian, kedamaian, rasa saling rukun, saling menghormati dan saling mengasihi di antara semua rakyat kita," ujarnya.

Aksi penyerangan terhadap pemuka agama terjadi sejak akhir Januari lalu. Ada sejumlah penyerangan yang dialami pemuka agama.

Aksi pertama terjadi di Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung. Pimpinan Ponpes KH Umar Basri dianiaya usai melaksanakan Salat Subuh, pada 27 Januari lalu.

Kemudian penyerangan terjadi terhadap pengurus Persis Ustaz Prawoto pada 1 Februari 2018. Terakhir, pada Minggu (11/2) penyerangan terjadi di Gereja Santa Lidwina Bedog, Sleman, Yogyakarta. Pelaku membawa pedang dan melukai empat orang yang tengah beribadah. Polisi menembak pelaku karena terus menyerang jemaat dan petugas.(cn)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/cnn
Tag: indonesia,metro,nasional,peristiwa,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

KPU RI Tetapkan Anggota KPU Provinsi Sumbar, Duo Inkumben Bertahan

KPU RI Tetapkan Anggota KPU Provinsi Sumbar, Duo Inkumben Bertahan

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah melakukan penetapan terhadap anggota KPU Provinsi...

Polisi: Korban Meninggal Saat Bagi-bagi Sembako di Monas Alami Keterbelakangan Mental

Polisi: Korban Meninggal Saat Bagi-bagi Sembako di Monas Alami Keterbelakangan Mental

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, dua anak korban tewas yang ditemukan di sekitar...

Terungkap, Ini Alasaan Mantan PM Najib Razak ke Indonesia Setelah Pemilu Malaysia

Terungkap, Ini Alasaan Mantan PM Najib Razak ke Indonesia Setelah Pemilu Malaysia

INTERNASIONAL - Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak mengaku bahwa ia hanya ingin rehat dan menikmati liburan...

Minta-minta di ATM SPBU Bandar Buat Padang, Anak Punk Ditertibkan Satpol PP

Minta-minta di ATM SPBU Bandar Buat Padang, Anak Punk Ditertibkan Satpol PP

PADANG - Seorang anak jalanan diduga sebagai "Anak Punk" dengan Vespa Gembel-nya dianggap membuat masyarakat...

Inilah Rincian Benda Seberat 4 Kg yang Diduga Bom di Mesjid Ikhsan Tanah Datar Sumbar

Inilah Rincian Benda Seberat 4 Kg yang Diduga Bom di Mesjid Ikhsan Tanah Datar Sumbar

TANAH DATAR - Sebuah benda yang diduga bom yang sempat membuat geger masyarakat Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
minangkabaunews social media