Sunday, 23 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

KPK Amankan 14 Orang dan Uang 1 Milyar Dugaan Penyuapan Persetujuan DPRD Lampung Tengah

Kamis, 15 Februari 2018 - 16:34:24 WIB - 293
KPK Amankan 14 Orang dan Uang 1 Milyar Dugaan Penyuapan Persetujuan DPRD Lampung Tengah
Juru bicara KPK, Febridiansyah konferensi pers, Kamis (15/2)


LAMPUNG TENGAH - Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 14 orang kasus indikasi penyuapan Pemkab dengan DPRD di Lampung Tengah, Rabu (14/2/2018) malam.

Belasan orang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, membenarkan tim KPK mengamankan 14 orang terkait kegiatan OTT di Lampung Tengah.

Belasan orang itu diamankan dari dua lokasi, Lampung dan Jakarta.

Kami (KPK) amankan 14 orang. Ada yang di Lampung dan di Jakarta," kata Febri dalam konferensi pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/2/2018) dini hari.

Febri mengatakan ke-14 orang yang diamankan terdiri dari berbagai unsur di pemerintahan, mulai dari eksekutif hingga legistalif.

Ada pula yang berlatar belakang pihak swasta.

"Unsur (yang diamankan) ada anggota DPRD, pejabat Pemda, pegawai Pemda dan swasta," ujar Febri.

Febri menepis kabar yang menyebutkan adanya kepala daerah yang terkena OTT tersebut.

"Tidak ada kepala daerah yang kami amankan sampai detik ini," kata Febri.

KPK menyita uang tunai sebesar Rp 1 miliar dari OTT tersebut.

KPK menjelaskan diduga uang tersebut adalah hadiah antara Pemkab dan DPRD Lampung Tengah.

"Kami amankan sejumlah uang juga di Lampung. Ada sekitar Rp 1 Miliar yang kami amankan," katanya.

Febri menjelaskan adanya indikasi penyuapan antara Pemkab dan DPRD setempat di mana Pemkab memerlukan persetujuan dari DPRD.

Febri menyampaikan uang Rp 1 miliar diduga menjadi hadiah dari pihak Pemkab untuk DPRD Lampung Tengah.

"Indikasi ya terkait dengan adanya kebutuhan persetujuan terhadap DPRD. Jadi pihak Pemkab meminta persetujuan pada DPRD, kemudian dilakukanlah sejumlah upaya untuk pemberian hadiah atau janji tersebut," katanya.

Febri menyebut KPK menemukan uang tunai pecahan Rp 100.000 yang ditemukan dalam kardus.

Ada dugaan kebutuhan persetujuan antara Pemkab Lampung Tengah dengan DPRD.

Persetujuan itu terkait pinjaman daerah ke perseroan di Pusat.

"Ada kebutuhan persetujuan antara Pemkab dengan DPRD untuk kebutuhan pinjamman derah ke perseroan di Pusat," kata dia.
"Perseroan yang ada di pusat kan perlu persetujuan DPRD sehingga ada pihak tertentu yang mencoba memberi ke anggota DPRD," jelasnya.

"Nanti proses lebih lanjut yang dibawa ke kantor KPK akan kami sampaikan. Kemungkinan besok pagi (hari ini) sekali sudah sampai," imbuhnya.

Sebelumnya beredar isu santer seorang kepala daerah yang juga calon gubernur Lampung ikut terciduk dalam operasi yang menghebohkan tersebut. (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Setelah UAS, Giliran Pengajian Ustaz Adi Hidayat yang Minta Dihentikan

Setelah UAS, Giliran Pengajian Ustaz Adi Hidayat yang Minta Dihentikan

NASIONAL - Kajian agama Ustaz Adi Hidayat (UAH) di sebuah masjid di kawasan Cinere, Jakarta Selatan, Kamis, (6/9/2018),...

Tips Hemat Pulsa Listrik dengan Tepat

Tips Hemat Pulsa Listrik dengan Tepat

TECHNO -- Saat ini memang sudah lebih banyak orang yang memilih untuk menggunakan pulsa listrik di rumahnya dan salah...

Peserta Senam Gemu Famire Pecahkan Rekor MURI, Tumpah Ruah di Pantai Kata Pariaman

Peserta Senam Gemu Famire Pecahkan Rekor MURI, Tumpah Ruah di Pantai Kata Pariaman

PARIAMAN - Memperingati HUT TNI ke-73 Tahun 2018 di wilayah Kodim 0308 Pariaman, senam Gemu Famire yang di fasilitasi...

Beri Perhatian pada Generasi Milenial, Amora Lubis Serahkan Bantuan Komputer ke SMKN 1 Pasaman

Beri Perhatian pada Generasi Milenial, Amora Lubis Serahkan Bantuan Komputer ke SMKN 1 Pasaman

PASAMAN BARAT - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat daerah pemilihan IV Amora Lubis, Kunjungi Sekolah Menengah...

Nilai Rupiah Anjlok, Jokowi Akhirnya Buka Suara

Nilai Rupiah Anjlok, Jokowi Akhirnya Buka Suara

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) disebabkan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media