Wednesday, 12 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Kecelakaan Proyek Infrastruktur Pemerintah Terus Terjadi, Presiden Jokowi Angkat Bicara

Selasa, 20 Februari 2018 - 17:36:54 WIB - 268
Kecelakaan Proyek Infrastruktur Pemerintah Terus Terjadi, Presiden Jokowi Angkat Bicara
Tiang Tol Becakayu ambruk, Selasa (20/2/2018) dini hari.


JAKARTA - Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait sejumlah kecelakaan konstruksi pada proyek infrastruktur pemerintah yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kasus terbaru terjadi pada pekerjaan konstruksi Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Selasa (20/2/2018) dini hari.

Insiden pada proyek yang digarap PT Waskita Karya (Persero) Tbk ini membuat tujuh orang terluka.

"Ya tadi pagi saya sudah sampaikan ke Kementerian PU, pengawasannya agar diperketat," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/2/2018) dikutip dari laman Kompas.com.

Menurut Jokowi, pengawasan harus diperketat terutama konstruksi yang berada di atas ketinggian seperti fly over, LRT, dan jalan tol layang.

Diharapkan, dengan pengawasan yang ketat itu, maka potensi kelalaian dan kesalahan bisa diantisipasi.

"Memang pekerjaan itu pekerjaan detil. Tidak mungkin itu diawasi sambil lalu. Itu sudah saya sampaikan tadi pagi," ucap Jokowi.

Jokowi pun tak mempermasalahkan apabila instruksi yang ia berikan itu kemudian diterjemahkan sebagai moratorium atau penghentian sementara selurih proyek jalan tol layang di Indonesia.

"Ini keputusan (moratorium) di Kementerian PU untuk saya kira untuk evaluasi total. Karena memang pekerjaannya banyak sekali, buanyak sekali," kata Jokowi.

Kepala Negara menambahkan, tiap proyek pemerintah yang dikerjakan saat ini memiliki target selesai yang berbeda-beda.

Ada yang baru ditargetkan selesai pada 2023. Namun ada juga yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat, seperti proyek yang berkaitan untuk Asian Games Agustus 2018 di Palembang dan Jakarta.

"Tapi apapun, pekerjaan yang dikerjakan secara normal atau secara cepat semuanya butuh pengawasan, manajemen kontrol yang tepat, yang detil. Tadi pagi saya sampaikan ke Kementerian PU seperti itu," ucap Jokowi.

Imbas kembali terjadinya kecelakaan konstruksi pada proyek infrastruktur, pemerintah menyatakan menunda sementara pelaksanaan proyek konstruksi tol layang (elevated) di Indonsia.

"Untuk itu, pertama seperti ditugaskan oleh Pak Menteri untuk memoratorium seluruh pekerjaan kami yang elevated," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, moratorium dilaksanakan hingga seluruh kontraktor yang menggarap tol layang dapat memastikan prosedur operasional standar yang diterapkan sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. (kp)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/kompas.com
Tag: indonesia,metro,nasional,peristiwa

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Triathlon 2018: 8 Negara Lintasi Destinasi Wisata Kota Pariaman

Triathlon 2018: 8 Negara Lintasi Destinasi Wisata Kota Pariaman

PARIAMAN - Hari pertama gelaran Pariaman international Triathlon 2018 berlangsung semarak. Walikota Pariaman Genius...

Ratusan Mobil Jenis Hardtop Padati Objek Wisata Ngarai Sianok

Ratusan Mobil Jenis Hardtop Padati Objek Wisata Ngarai Sianok

...

Sahabat Lansia Indonesia Akan Adakan Seminar Kesehatan Klibsa Tahun 2018

Sahabat Lansia Indonesia Akan Adakan Seminar Kesehatan Klibsa Tahun 2018

JAKARTA - Komunitas Lansia Indonesia Bahagia Sejahtera dan Aktif (KLIBSA) dan Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia...

Pelanggan Telkomsel Sumbar Kecewa Berat, Ternyata Ini Penyebabnya..

Pelanggan Telkomsel Sumbar Kecewa Berat, Ternyata Ini Penyebabnya..

PADANG -- Puluhan pelanggan mendatangi kantor GraPARI Padang, mereka mempertanyakan jaringan internet yang mati sejak...

PMI Kota Bukittinggi Mengadakan Jumbara PMR Se Sumatera Barat

PMI Kota Bukittinggi Mengadakan Jumbara PMR Se Sumatera Barat

BUKITTINGGI - Kegiatan Jumpa Bhakti dan Gembira (Jumbara) Palang Merah Indonesia (PMR) Wira se Sumatera Barat yang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media