Monday, 18 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Miris, Nenek Berusia Hampir Satu Abad di Pariaman Ini Hidup Sebatang Kara dan Terlunta-lunta

Rabu, 07 Maret 2018 - 19:17:26 WIB - 5081
Miris, Nenek Berusia Hampir Satu Abad di Pariaman Ini Hidup Sebatang Kara dan Terlunta-lunta
Nenek Andam Dewi (96).


PARIAMAN - Andam Dewi (96) seorang nenek tua renta hidup sebatang kara tanpa saudara di Dusun Kajai, Desa Koto Marapak, Pariaman Timur Sumatera Barat (sumbar).

Lusuh dan kumuh tampaknya kata inilah yang tepat diucapkan jika kita melihat kondisi orang tua yang sudah lumpuh dan tidak bisa mendengar itu.

Betapa tidak rumah yang ia tempati se-ukuran kandang ayam 3 x 4, tidak hanya digunakan sebagai tempat beristirahat saja, akan tetapi jika sewaktu-waktu jika dimalam hari ia takut keluar maka, segala sesuatu yang berkaitan dengan pembuagan air besar dan kecil terpaksalah di lakukan dalam rumahnya.

Saat Minangkabaunews berkunjung ke rumah nenek Andam, Rabu (7/3/2018) tampaklah kondisi yang memprihatinkan itu, di lokasi ini kita mendapati nenek berusia hampir satu abad tersebut ditemani oleh seorang anak laki-laki sulungnya yang sudah lanjut usia juga Herman (65).

Herman sendiri mengatakan bahwa ibunya itu mengalami tuli dan lumpuh semenjak 10 tahun yang lalu semenjak kematian ayahnya.

"Ibu (red) memang sudah tidak bisa mendengar dan beraktivitas semenjak sepuluh tahun yang lampau usai ayah meninggal," ujarnya.

Herman sendiri hanya bisa menani dan melayani ibunya itu, ketika di malam hari usai ia pulang dari ladangnya.

"Kalau siang saya bertani, malam baru bisa kerumah ibu (red) untuk menjaganya, itupun saya tidur dipondok sebelah lagi hasil bantuan gempa 2009," ungkap Herman.

Ia mengutarakan, dikarenakan Herman memiliki tanggung jawab juga terhadap anak istrinya yang berada di Dusun Pakasai, Desa Padusunan, maka ia tidak bisa setiap malam untuk ke sana.

"Untuk bantuan dari pemerintah baru Raskin (Beras Miskin) yang diterima ibu (red) kalau bisa WC dan kebutuahan listrik serta air, juga harus terpenuhi dan terpasang di dalam rumah karena inilah yang sangat dibutuhkan di saat kondisi sekarang," tutur Herman.

Ia berharap Pemerintah setempat dengan secepatnya membantu kebutuhan yang sangat diperlukan itu, dikarenakan makin hari kondisi rumah dan ibunya terus memprihatinkan. (Warman)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,pariaman,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

267 CPNS di Mentawai Diyatakan Lulus, Bupati Akan Serahkan SK

267 CPNS di Mentawai Diyatakan Lulus, Bupati Akan Serahkan SK

MENTAWAI - Sebanyak 267 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dinyatakan lulus seleksi berdasarkan pengumuman Bupati...

Pasar Batusangkar Raih Penghargaan Ramah Lingkungan, Presiden Janjikan Bantuan Rp 50 Miliar

Pasar Batusangkar Raih Penghargaan Ramah Lingkungan, Presiden Janjikan Bantuan Rp 50 Miliar

TANAH DATAR - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito menindaklanjuti rencana revitalisasi...

5 Alasan HP Oppo F9 Banyak Diminati

5 Alasan HP Oppo F9 Banyak Diminati

TEKNOLOGI - HP Oppo F9 hadir sebagai salah satu pilihan handphone di Indonesia dengan spesifikasi memuaskan. Zaman...

TMMD ke-104 2019 Kodim 0319/Mentawai, Pasiter Bagikan 1000 Bibit Tanaman Buah Kepada Masyarakat

TMMD ke-104 2019 Kodim 0319/Mentawai, Pasiter Bagikan 1000 Bibit Tanaman Buah Kepada Masyarakat

MENTAWAI - Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0319/Mentawai Kapten Inf Syahrial menyerahkan bantuan bibit tanaman...

Ajax Amsterdam Singkirkan Real Madrid di Liga Champions

Ajax Amsterdam Singkirkan Real Madrid di Liga Champions

BOLA - Nasib Real Madrid di Liga Champions harus terhenti di babak 16 besar. Adalah Ajax Amsterdam yang membuat Madrid...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media