Wednesday, 12 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Miris, Nenek Berusia Hampir Satu Abad di Pariaman Ini Hidup Sebatang Kara dan Terlunta-lunta

Rabu, 07 Maret 2018 - 19:17:26 WIB - 4942
Miris, Nenek Berusia Hampir Satu Abad di Pariaman Ini Hidup Sebatang Kara dan Terlunta-lunta
Nenek Andam Dewi (96).


PARIAMAN - Andam Dewi (96) seorang nenek tua renta hidup sebatang kara tanpa saudara di Dusun Kajai, Desa Koto Marapak, Pariaman Timur Sumatera Barat (sumbar).

Lusuh dan kumuh tampaknya kata inilah yang tepat diucapkan jika kita melihat kondisi orang tua yang sudah lumpuh dan tidak bisa mendengar itu.

Betapa tidak rumah yang ia tempati se-ukuran kandang ayam 3 x 4, tidak hanya digunakan sebagai tempat beristirahat saja, akan tetapi jika sewaktu-waktu jika dimalam hari ia takut keluar maka, segala sesuatu yang berkaitan dengan pembuagan air besar dan kecil terpaksalah di lakukan dalam rumahnya.

Saat Minangkabaunews berkunjung ke rumah nenek Andam, Rabu (7/3/2018) tampaklah kondisi yang memprihatinkan itu, di lokasi ini kita mendapati nenek berusia hampir satu abad tersebut ditemani oleh seorang anak laki-laki sulungnya yang sudah lanjut usia juga Herman (65).

Herman sendiri mengatakan bahwa ibunya itu mengalami tuli dan lumpuh semenjak 10 tahun yang lalu semenjak kematian ayahnya.

"Ibu (red) memang sudah tidak bisa mendengar dan beraktivitas semenjak sepuluh tahun yang lampau usai ayah meninggal," ujarnya.

Herman sendiri hanya bisa menani dan melayani ibunya itu, ketika di malam hari usai ia pulang dari ladangnya.

"Kalau siang saya bertani, malam baru bisa kerumah ibu (red) untuk menjaganya, itupun saya tidur dipondok sebelah lagi hasil bantuan gempa 2009," ungkap Herman.

Ia mengutarakan, dikarenakan Herman memiliki tanggung jawab juga terhadap anak istrinya yang berada di Dusun Pakasai, Desa Padusunan, maka ia tidak bisa setiap malam untuk ke sana.

"Untuk bantuan dari pemerintah baru Raskin (Beras Miskin) yang diterima ibu (red) kalau bisa WC dan kebutuahan listrik serta air, juga harus terpenuhi dan terpasang di dalam rumah karena inilah yang sangat dibutuhkan di saat kondisi sekarang," tutur Herman.

Ia berharap Pemerintah setempat dengan secepatnya membantu kebutuhan yang sangat diperlukan itu, dikarenakan makin hari kondisi rumah dan ibunya terus memprihatinkan. (Warman)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,pariaman,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kawa Daun Asal Tanah Datar, Masuk Rekor Muri

Kawa Daun Asal Tanah Datar, Masuk Rekor Muri

Batusangkar, Sumatera Barat-Daun kopi yang dikeringkan (disangai) dan diolah menjadi minuman, memang memiliki cita rasa...

Puncak HJK Padang Panjang Diawali Dengan Rapat Paripurna

Puncak HJK Padang Panjang Diawali Dengan Rapat Paripurna

...

Disperdaginnaker Pasaman Ajak LKPS Hasilkan Generasi Muda yang Terampil Siap Berkerja

Disperdaginnaker Pasaman Ajak LKPS Hasilkan Generasi Muda yang Terampil Siap Berkerja

PASAMAN -- Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman melangsungkan kegiatan Pembinaan Lembaga...

Lagi Marak Layanan Pinjaman dengan Konsep Peer-to-Peer Lending, Apa Itu?

Lagi Marak Layanan Pinjaman dengan Konsep Peer-to-Peer Lending, Apa Itu?

BISNIS - Pinjaman merupakan solusi keuangan yang, bagi banyak orang, efektif. Apalagi dengan bertambahnya keinginan dan...

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP  Padang Sita Miras Tanpa Izin Edar

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Padang Sita Miras Tanpa Izin Edar

PADANG -- Jelang Natal dan Tahun baru, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar operasi penyakit masyarakat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media